Kepastian dan Perlindungan Hukum Vendor terhadap Keterlambatan Pembayaran BUMN Karya

Erizal Sitinjak, Ningrum Natasya Sirait, Robert Robert

Abstract


Pembangunan infrastruktur nasional menempatkan BUMN Karya sebagai pelaksana utama proyek sekaligus pengorganisasi hubungan kerja dengan vendor, pemasok, dan subkontraktor. Dalam praktiknya, keterlambatan pembayaran oleh BUMN Karya menimbulkan persoalan hukum mengenai kepastian waktu pembayaran, perlindungan hak tagih, keberlangsungan usaha, serta keseimbangan posisi tawar para pihak dalam hubungan kontraktual. Artikel ini membahas pengaturan hukum mengenai kewajiban pembayaran BUMN Karya kepada vendor, efektivitas perlindungan hukum atas keterlambatan pembayaran, serta bentuk perlindungan hukum yang lebih efektif bagi vendor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data utama yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta didukung oleh informasi lapangan melalui wawancara dengan informan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban pembayaran BUMN Karya kepada vendor telah memiliki dasar hukum dalam KUH Perdata, hukum jasa konstruksi, hukum BUMN, hukum perseroan terbatas, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Namun, pengaturannya masih bersifat umum, tersebar, dan belum membentuk rezim khusus yang menjamin pembayaran tepat waktu. Perlindungan hukum secara formal tersedia melalui negosiasi, somasi, gugatan wanprestasi, arbitrase, dan PKPU, tetapi belum efektif secara substantif karena dipengaruhi oleh ketimpangan posisi tawar, sentralisasi keputusan pembayaran, hambatan administrasi, praktik cicilan di luar kontrak, lemahnya dokumentasi, dan ketergantungan vendor pada hubungan kerja dengan BUMN Karya. Artikel ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum vendor perlu diperkuat melalui klausul pembayaran yang jelas, SOP pembayaran vendor, transparansi status tagihan, pengakuan tagihan yang valid, dokumentasi kontraktual, addendum pembayaran, surat pengakuan utang, dan penyelesaian sengketa secara bertingkat.


Keywords


BUMN, Infrastruktur, Pembayaran, Proyek, Vendor

Full Text:

PDF

References


Buku

Agustin, I. W., & Hariyani, S. (2023). Pengelolaan infrastruktur kota dan wilayah. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Baskoro, S. E., et al. (2025). Perekonomian Indonesia: Dinamika dan tantangan global. Yogyakarta: Star Digital Publishing.

Fajar, M., & Achmad, Y. (2017). Dualisme penelitian hukum normatif dan empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum: Edisi revisi. Jakarta: Prenada Media.

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram: Mataram University Press.

National Archive Department for Business, Energy & Industrial Strategy. (2018). Creating a responsible payment culture: A call for evidence in tackling late payment. United Kingdom: Department for Business, Energy & Industrial Strategy.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). OECD guidelines on corporate governance of state-owned enterprises 2024. Paris: OECD Publishing.

Otto, J. M. (2002). Toward an analytical framework: Real legal certainty and its explanatory factors. In J. Chen, Y. Li, & J. M. Otto (Eds.), Implementation of law in the People’s Republic of China (pp. 23–34). The Hague: Kluwer Law International. https://doi.org/10.1163/9789004481183_005

Radbruch, G. (1950). Legal philosophy. In K. Wilk (Trans.), The legal philosophies of Lask, Radbruch, and Dabin (pp. 107–180). Cambridge, MA: Harvard University Press.

Rahardjo, S. (2003). Sisi-sisi lain dari hukum di Indonesia. Jakarta: Kompas.

Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

Shidarta. (2006). Moralitas profesi hukum: Suatu tawaran kerangka berpikir. Bandung: Refika Aditama.

Sholeh, M. N. (2025). Manajemen kontrak proyek konstruksi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Soekanto, S. (1986). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Jakarta: Rajawali.

Soekanto, S. (2005). Pengantar penelitian hukum. Jakarta: UI Press.

Sridadi, A. R. (2019). Aspek hukum dalam bisnis. Surabaya: Airlangga University Press.

U.S. Department of Transportation. (2013). Guidebook for risk assessment in public-private partnerships. Washington, DC: U.S. Department of Transportation. https://rosap.ntl.bts.gov/view/dot/29038

Yitani, J., et al. (2020). Reflections on the importance of PPP contract management and possible shortcomings in the region. Washington, DC: Inter-American Development Bank. https://publications.iadb.org/publications/english/document/Reflections-on-the-Importance-of-PPP-Contract-Management-and-Possible-Shortcomings-in-the-Region.pdf

Journal Articles

Aulia, M. Z. (2018). Hukum progresif dari Satjipto Rahardjo: Riwayat, urgensi, dan relevansi. Undang: Jurnal Hukum, 1(1), 159–185. https://doi.org/10.22437/ujh.1.1.159-185

Effendi, K. N., et al. (2023). Itikad baik atau kecakapan hukum perikatan. Jurnal Serina Sosial Humaniora, 1(1), 240.

Hamledari, H., & Fischer, M. (2020). Construction payment automation using blockchain-enabled smart contracts and reality capture technologies. arXiv. https://arxiv.org/abs/2010.15232

Hamledari, H., & Fischer, M. (2021). Measuring the impact of blockchain and smart contract on construction supply chain visibility. arXiv. https://arxiv.org/abs/2104.07532

Prasnowo, A. D., & Badriyah, S. M. (2019). Implementasi asas keseimbangan bagi para pihak dalam perjanjian baku. Jurnal Magister Hukum Udayana, 8(1), 69. https://artefacts-discovery.researcher.life/full_text/DA-2/c4/c433c3b997763b64ba5b45d5dd9220ca/full_text/9a90b6b8dde6c3a009f138f2cfd34ecd.pdf

Radbruch, G. (2006). Statutory lawlessness and supra-statutory law. Oxford Journal of Legal Studies, 26(1), 1–11.

Sinaga, N. A., & Darwis, N. (2015). Wanprestasi dan akibatnya dalam pelaksanaan perjanjian. Jurnal Mitra Manajemen, 7(2), 348. https://journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jmm/article/view/534/500

World Wide Web

Inter-American Development Bank. (2020). Reflections on the importance of PPP contract management and possible shortcomings in the region. Available online from: https://publications.iadb.org/publications/english/document/Reflections-on-the-Importance-of-PPP-Contract-Management-and-Possible-Shortcomings-in-the-Region.pdf

National Archive Department for Business, Energy & Industrial Strategy. (2018). Creating a responsible payment culture: Government response. Available online from: https://assets.publishing.service.gov.uk/media/5d1f256340f0b609ee5e1279/prompt-payment-cfe-govt-response.pdf

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). OECD guidelines on corporate governance of state-owned enterprises 2024. Available online from: https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2024/06/oecd-guidelines-on-corporate-governance-of-state-owned-enterprises-2024_68fa05cd/18a24f43-en.pdf

Transparency International Indonesia. (2023). Penilaian risiko korupsi infrastruktur di Indonesia. Available online from: https://ti.or.id/wp-content/uploads/2023/12/Laporan-Akhir-ICRAT_INA.pdf

Peraturan Perundang-Undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Housing Grants, Construction and Regeneration Act 1996, Part II.

Building and Construction Industry Security of Payment Act 2004. https://sso.agc.gov.sg/Acts-Supp/57-2004/Published?DocDate=20041208&ProvIds=pr9-

Construction Industry Payment and Adjudication Act 2012. https://www.aiac.world/wp-content/adjudication/CIPAAct-7.pdf

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Tesis

Holija, S. (2024). Tanggung jawab hukum vendor outsourcing dalam perjanjian kerja tenaga alih daya pada PT. POJ berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja [Tesis magister, Universitas Islam Riau]. http://etd.uir.ac.id/?p=show_detail&id=11217

Nababan, R. G. P. (2017). Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam pengadaan barang dan jasa di PT. Perkebunan Nusantara IV [Tesis magister, Universitas Sumatera Utara]. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/19089

Rokan, M. P. (2021). Pertanggungjawaban direksi perusahaan penyedia barang dan jasa terkait keterlambatan pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa: Studi PT. Cici Rokan Mulia [Tesis magister, Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/46151

Simanjorang, M. J. (2023). Analisis hukum terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai termohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU): Studi Putusan Nomor 22/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN Niaga Mdn [Tesis magister, Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/98712

Sitinjak, E. (2026). Kepastian dan perlindungan hukum bagi vendor terhadap keterlambatan pembayaran oleh BUMN Karya dalam pelaksanaan proyek infrastruktur [Tesis magister, Universitas Sumatera Utara].

Ubed, Y. (2015). Perlindungan hukum bagi pihak penyedia barang/jasa dalam kontrak pengadaan barang/jasa di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) [Tesis magister, Universitas Islam Indonesia].




DOI: https://doi.org/10.46576/lj.v7i1.9060

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF – 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Law Jurnal

Law Jurnal Terindex pada:

     

Member Of :

Google Scholar Citation

 

Diterbitkan oleh :

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Email : law_jurnal@dharmawangsa.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.