Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Pedalangan Semarang

Authors

  • Sri Noor Mintarsih Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Kun Aristiati Susiloretni Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Zuhria Ismawanti Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Ria Ambarwati Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Anggi Ariana Wijayanti Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.5151

Keywords:

Deteksi PTM, Kader, Pemberdayan

Abstract

Puskesmas Padangsari Kota Semarang telah mengembangkan Posbindu di kelurahan Pedalangan, namun belum berjalan sesuai harapan, khususnya keterampilan kader dalam melakukan kegiatan atropometri dan konseling gizi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas kader Posbindu yaitu memberdayakan kader melalui kegiatan penyegaran. Peran serta institusi pendidikan dalam hal ini Poltekkes Kemenkes Semarang diharapkan dapat memfasilitasi melalui kegiatan penyegaran tentang teknik antropometri gizi, edukasi dan konseling gizi faktor resiko PTM (penyakit tidak menular) bagi kader Posbindu. Metode pengabdian dalam bentuk penyegaran bagi kader kesehatan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader  dalam melaksanakan kegiatan Posbindu agar  berjalan secara rutin dan terpantaunya kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pengendalian PTM. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 dan 20 Juli 2024, diikuti oleh 10 kader kesehatan dari kelurahan Pedalangan di wilayah kerja Puskesmas Padangsari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader sebesar 12%, keterampilan dalam antropometri gizi (penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar perut)  meningkat 21%  dan keterampilan dalam melakukan konseling gizi meningkat 20%. Dengan demikian diharapkan kegiatan Posbindu dapat berjalan rutin dan terpantaunya kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pengendalian PTM

References

Al Rahmad, A. H. (2018a). Pengaruh Pemberian Konseling Gizi terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Darah. Jurnal Kesehatan, 9(2), 241–247.

Al Rahmad, A. H. (2018b). Pengaruh Pemberian Konseling Gizi terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Darah. Jurnal Kesehatan, 9(2), 241–247.

Dinihari, Y., A’ini, Z. F., & Solihatun, S. (2019). Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Penerapan Metode Konseling Gizi Dan Komunikasi Efektif Pada Kader Posyandu Kelurhan Pademangan Barat Jakarta Utara. Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 39–45.

Fadjri, T. K., & Jamni, T. (2020). Pemberdayaan kader posyandu melalui penerapan metode konseling gizi dan komunikasi efektif. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 103–107.

Imansari, A., Madanijah, S., & Kustiyah, L. (2021). Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Kader Melakukan Konseling Gizi Di Posyandu. Amerta Nutr, 5(1), 1.

Lestari, P., Kurniati, W. D., & Hidayati, A. H. (2023). Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri di Desa Meteseh, Boja, Kendal. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 594–601.

Lestari, R., Warseno, A., Trisetyaningsih, Y., Rukmi, D. K., & Suci, A. (2020a). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular Melalui Posbindu PTM. Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 48–55.

Lestari, R., Warseno, A., Trisetyaningsih, Y., Rukmi, D. K., & Suci, A. (2020b). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular Melalui Posbindu PTM. Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 48–55.

Mintarsih, S. N., Ismawanti, Z., Susiloretni, K. A., & Ambarwati, R. (2023). Pemberdayaan Kader Posbindu dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(2), 1262–1270.

Noya, F., Ramadhan, K., Tadale, D. L., & Widyani, N. K. (2021). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan kader posyandu remaja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(5), 2314–2322.

Nurbaya, N., Irwan, Z., & Najdah, N. (2022). Pelatihan keterampilan konseling pada kader posyandu di daerah lokus stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(1), 248–257.

Oktiawati, A., Satria, R. P., Itsna, I. N., & Risnanto, R. (2023). Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Kegiatan Bhakti Masyarakat Pramuli Kwaran Slawi Kabupaten Tegal. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, 4(2), 15–25.

Ranti, I. (2022a). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Kader Kesehatan POSBINDU. Jurnal Surya Masyarakat, 4(2), 253–256.

Ranti, I. (2022b). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Kader Kesehatan POSBINDU. Jurnal Surya Masyarakat, 4(2), 253–256.

Rofiqoch, I. (2020). Manajemen Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Jurnal Pengabdian Dharma Bakti, 3(2), 48–54.

Rohmayanti, R., Istutik, D., Islamiyah, I., Rahmawati, R., & Septiandani, Z. (2021). Pembentukan Kader Posbindu PTM Tingkatkan Skill Kader dan Partisipasi Warga Sebagai Upaya Mengatasi Penyakit Tidak Menular di Desa Rambeanak, Magelang. Community Empowerment, 6(3), 404–410

Downloads

Published

2025-01-28

Issue

Section

Articles