PENINGKATAN PENGETAHUAN PENTINGNYA SUPLEMEN BESI (FE) DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA PELAJAR PUTRI SMA DI JAYAPURA

Elfride Irawati Sianturi, Viona S Longe, Yuliance Nawipa, Rizka Agustine Susilowati, Nur Fadilah Bakri

Abstract


Angka kejadian stunting di Indonesia meningkat setiap tahunnya dan Provinsi Papua menunjukkan peningkatan yang relatif tinggi dibanding provinsi lainnya. Perlunya penanganan yang komprehensif dari berbagai sektor menjadi hal yang perlu diprioritaskan. Salah satu target utama pencegahan stunting selain ibu hamil dan anak di bawah umur 5 tahun adalah perlunya pencegahan sedini mungkin pada perempuan muda yang telah memulai siklus menstruasi. Sehingga siswi-siswi terutama di sekolah menengah menjadi salah satu prioritas dalam program pencegahan stunting yang komprehensif. Hal ini didasarkan bahwa mereka rentan mengalami anemia selama mendapatkan siklus tersebut ditambah lagi dengn kurangnya asupan makanan yang sehat. Hal ini bila tidak ditangani segera maka perempuan akan mengalami masalah kurang energi kronis (KEK). Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan informasi apa stunting itu, bahaya stunting serta apa yang perlu dilakukan agar kejadian stunting tidak terjadi terutama pentingnya suplemen Fe pada siswi-siswi SMA di Jayapura. Program ini diikuti oleh 19 siswi, sebelum dan sesudah kegiatan disebarkan kuesioner untuk menilai keefektifan program ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswi. Hasil yang diperoleh bahwa ada peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya suplemen Fe di antara siswi-siswi yang mengikuti program ini. Diharapkan pelatihan ini akan berdampak bahwa siswi-siswi mengerti bahwa mereka sangat riskan mengalami anemia. Hal ini akan menyebabkan kemungkinan mereka akan melahirkan anak dengan risiko mengalami stunting. Selain itu mereka diharapkan menjadi agen informasi kepada siswi-siswi lain mengenai angka kejadian KEK dapat dicegah dengan mengkomsumsi tablet suplemen Fe setidaknya selama mereka mendapatkan periode menstruasi.

Keywords


Anemia; Suplemen Fe; Perempuan Jayapura

Full Text:

PDF

References


Akrom, A., Hidayati, T., Kencana, O. W., Kurniawan, N. U., & Bintarum, P. (2022). Infection and undernutrition increase the risk of stunting among rural children. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 11(3), 920–926. https://doi.org/10.11591/ijphs.v11i3.21592

Anonim. (2013). Improving child nutrition. In (UNICEF), United Nations Children’s Fund.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 14(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

BPS. (2021). Laporan Indeks Khusus Penanganan Stunting 2019-2020. In Badan Pusat Statistik.

Dinas Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Diabetes Mellitus, 87–90. https://doi.org/1 Desember 2013

Fahmida, U., Rumawas, J. S. P., Utomo, B., Patmonodewo, S., & Schultink, W. (2007). Zinc-iron, but not zinc-alone supplementation, increased linear growth of stunted infants with low haemoglobin. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 16(2), 301–309.

Figueiredo, A. C. M. G., Gomes-Filho, I. S., Batista, J. E. T., Orrico, G. S., Porto, E. C. L., Cruz Pimenta, R. M., dos Santos Conceição, S., Brito, S. M., Ramos, M. de S. X., Sena, M. C. F., Vilasboas, S. W. S. L., Seixas da Cruz, S., & Pereira, M. G. (2019). Maternal anemia and birth weight: A prospective cohort study. Plos One, 14(3), e0212817. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0212817

Gera, T., Shah, D., Garner, P., Richardson, M., & Sachdev, H. S. (2016). Integrated management of childhood illness (IMCI) strategy for children under five. Cochrane Database of Systematic Reviews. https://doi.org/10.1002/14651858.CD010123.pub2

Iftikhar, A. (2018). Maternal Anemia and its Impact on Nutritional Status of Children Under the Age of Two Years. Biomedical Journal of Scientific & Technical Research, 5(3), 4519–4522. https://doi.org/10.26717/bjstr.2018.05.001197

Irab, S. P., & Irmanto, M. (2020). Impact of Pandemic Covid-19 and Limitation Foods Toddlers Urban Papua Province of Indonesia. International Journal of Health Sciences (IJHS), 8(3), 21–28. https://doi.org/10.15640/ijhs.v8n3a4

Kementerian PPN/ Bappenas. (2018). Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Rencana Aksi Nasional Dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting, November, 1–51.

Manggala, A. K., Wiswa, K., Kenwa, M., Me, M., Kenwa, L., Agung, A., Dwinaldo, G., Jaya, P., Agung, A., & Sawitri, S. (2018). Risk factors of stunting in children aged 24-59 months. Paediatrica Indonesiana, 58(5), 205–212.

Mzumara, B., Bwembya, P., Halwiindi, H., Mugode, R., & Banda, J. (2018). Factors associated with stunting among children below five years of age in Zambia: Evidence from the 2014 Zambia demographic and health survey. BMC Nutrition, 4(51), 1–8. https://doi.org/10.1186/s40795-018-0260-9

Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158

Sari, V. M., Rahmatika, S. D., & Widayanti, W. (2022). The effect of giving blood supplement tablets to adolescent girls on increasing haemoglobin levels in Cirebon District to prevent stunting and develop a quality generation in Cirebon District. JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 10(1), 7. https://doi.org/10.21927/jnki.2022.10(1).7-15

Sianturi, E. I., Perwitasari, D. A., Soltief, S. N., Islam, M. A., Geboers, B., Taxis, K., Atiqul Islam, M., Geboers, B., Taxis, K., Islam, M. A., Geboers, B., & Taxis, K. (2020). Health literacy of people living with HIV in a rural area in Indonesia: A cross-sectional study. Health and Social Care in the Community, May 2019, 1–8. https://doi.org/10.1111/hsc.13075

Sukrat, B., & Sirichotiyakul, S. (2006). The prevalence and causes of anemia during pregnancy in Maharaj Nakorn Chiang Mai Hospital. Journal of the Medical Association of Thailand = Chotmaihet thangphaet, 89 Suppl 4, S142–S146.

Tarini, N. W. D., Sugandini, W., & Sulyastini, N. K. (2020). Prevalence of Anemia and Stunting in Early Adolescent Girls. 394(Icirad 2019), 397–402. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200115.065

Titaley, C. R., Ariawan, I., Hapsari, D., & Muasyaroh, A. (2013). Determinants of the Stunting of Children in Indonesia : A Multilevel Analysis of the 2013 Indonesia Basic Health Survey. Nutrients, 11, 1160.

UNICEF. (2020). Situasi anak di Indonesia. In Unicef Indonesia.

Wulandari, R. D., Laksono, A. D., Kusrini, I., & Tahangnacca, M. (2022). The Targets for Stunting Prevention Policies in Papua, Indonesia: What Mothers’ Characteristics Matter? Nutrients, 14(3), 1–10. https://doi.org/10.3390/nu14030549




DOI: https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i1.2325

Article Metrics

Abstract view : 167 times
PDF – 96 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Elfride Irawati Sianturi, Viona S Longe, Yuliance Nawipa, Rizka Agustine Susilowati & Nur Fadilah Bakri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat telah terindex pada

   JournalStories Main logo  

MEMBER OF

RJI Main logo 

  Crossref Sponsoring Member Badge 

JOURNAL CITATION

  


RESWARA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT published by :

LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id

 

Creative Commons License
Reswara : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/reswara/index.