UPAYA PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN PARIWISATA AIR TERJUN DAIT DAN SETEGUNG

Penulis

  • Wike Ellissi STKIP Pamane Talino
  • Ya’ Kurnia Irawan STKIP Pamane Talino
  • Ade Prastowo STKIP Pamane Talino
  • Maris Stella Arisinta STKIP Pamane Talino

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1838

Kata Kunci:

Pengelolan Sampah, Air Terjun, Pariwisata

Abstrak

Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat memiliki 23 air terjun yang indah yang dijadikan sebagai tempat wisata. Obyek wisata air terjun di Kabupaten Landak yang populer dan memiliki potensi untuk lebih dikembangkan lebih lanjut sebagai tujuan pariwisata adalah Air Terjun Setegung dan Air Terjun Dait. Tim pengabdian masyarakat melakukan observasi awal ke objek tempat pariwisata Air Terjun Dait dan Air Terjun Setegung. Tim memperoleh informasi bahwa terdapat potensi pencemaran lingkungan melalui penumpukkan sampah yang terdapat di objek tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui jenis sampah yang terdapat dikawasan air terjun dan menemukan solusi pengelolaan sampah dikawasan air terjun. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi yang dianalisis dengan deskripsi persentase. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan tim pengabdi menemukan beberapa jenis sampah di air terjun dait dan air terjun setegung seperti sampah plastik, kaca, kain, bahkan logam. Jenis-jenis sampah tersebut diantaranya adalah polyethylene terephthalate, low density polyethylene, polypropylene, polystyrene, fabricated metal product, kemasan kaca, dan pakaian. Selain itu, tim pengabdi masyarakat berhasil mengajak pemerintah dan masyarakat setempat terlibat dalam upaya pengelolaan sampah dengan terbentuknya kepengurusan pengelolaan sampah di area air terjun dait dan air terjun setegung. Kesadaran pengunjung juga terlihat dengan bebasnya area air terjun dari sampah

Referensi

Anggrraini, R., Alva, S., Kurniawan, T., & Yuliarty, P. (2018). Analisis Potensi Limbah logam/Kaleng, Studi Kasus di Keluarahan Meruya Selatan, Jakarta Barat. Jurnal Teknik Mesin, 7(2), 83–91. https://media.neliti.com/media/publications/275154-analisis-potensi-limbah-logamkaleng-stud-26250165.pdf

Astuti, A. D., Wahyudi, J., Ernawati, A., & Aini, S. Q. (2020). Kajian Pendirian Usaha Biji Plastik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 16(2), 95–112. https://doi.org/10.33658/jl.v16i2.204

Banowati, E. (2012). Pengembangan Green Community Unnes Melalui Pengelolaan Sampah. Indonesian Journal of Conservation, 1(1), 11–19. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijc/article/view/2060

Dawud, M., Namara, I., Chayati, N., & Taqwa, F. M. L. (2016). Analisis Sistem Pengendalian Pencemaran Air Sungai Cisadane Kota Tangerang Berbasis Masyarakat. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 6(November), 1–8. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/702

Iswanto, Sumarmadji, Wahyuni, E. T., & Sutomo, A. H. (2016). Timbulan Sampah B3 Rumah Tangga dan Potensi Dampak Kesehatan Lingkungan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(2), 179–188. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jml.18789

Marliani, N. (2015). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga (Sampah Anorganik) Sebagai Bentuk Implementasi dari Pendidikan Lingkungan Hidup. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 4(2), 124–132. https://doi.org/10.30998/formatif.v4i2.146

Martina, S. (2014). Dampak pengelolaan taman wisata alam kawah putih terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Jurnal Pariwisata, I(2), 81–89. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp/article/view/163

Nursakti, A. P. (2016). Memanfaatkan Sampah Botol Kaca Sebagai Bandul Aksesoris. E-Proceeding of Art & Design, 3(2), 206–218.

Undang-Undang No.18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. (n.d.). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

File Tambahan

Diterbitkan

2022-07-23

Terbitan

Bagian

Articles