PEMBERDAYAAN GENERASI MILENIAL DALAM KELOMPOK NELAYAN MELALUI MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH TANGKAP MENJADI PRODUK EKONOMI KREATIF
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v5i1.3659Kata Kunci:
Pemberdayaan, Generasi Milenial, Limbah, Produk Ekonomi KreatifAbstrak
Kehidupan nelayan selalu identik dengan kesan kumuh dan kemiskinan. Kekumuhan itu disebabkan belum adanya manajemen pengolahan limbah yang baik. Limbah hasil tangkap nelayan sering dibuang disekitar pemukiman. Selain itu ikan-ikan kecil hasil tangkapan nelayan hanya dijual murah atau hanya dijadikan ikan asin. Kehidupan nelayan sangat bergantung dengan hasil laut, pada saat cuaca sedang tidak memungkinkan kelaut, maka para nelayan ini sering tidak memiliki penghasilan. Keberadaan kelompok nelayan sebagai wadah sekaligus rumah bagi komunitas nelayan seharusnya menjadi sarana penting untuk membentuk relasi sosial sesama nelayan dan meningkatkan kemampuan/pengetahuan nelayan. Keberadaan generasi milenial terbanyak menjadi bonus demografi yang bisa menjadi motor penggerak perekonomian nelayan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pemberdayaan peran generasi milenial dalam kelompok nelayan melalui manajemen pengolahan limbah hasil tangkap menjadi produk ekonomi kreatif. Dengan adanya kegiatan ini masalah lingkungan kumuh akan teratasi dengan baik, selain itu dengan adanya produk ekonomi kreatif yang dihasilkan dan dibentuk kelompok usaha bersama (KUBE) serta koperasi yang terintegrasi digital marketing akan memberikan kekuatan ekonomi kelompok nelayan “Sejahtera Bengkulu” sebagai mitra, dengan jumlah 23 orang anggota nelayan dari kalangan generasi milenial. Kegiatan ini mencakup pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan metode pendekatan Partisifatory Action Riset (PAR). Hasil kegiatan ini: (1) tersedianya Sumber daya terampil dalam pengolahan limbah hasil tangkap menjadi produk ekonomi kreatif. (2) Produk kreatif hasil olahan limbah (3) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) (4) Koperasi (5) Integrasi digital marketing
Referensi
Abida, ndah W., Muhsoni, F. F., & Siswanto, A. D. (2019). Limbah ikan sebagai alternatif umpan buatan untuk alat Tangkap pancing tonda. Jurnal Kelautan, 2(1), 15–19.
Achmad W, R.W., Poluakan, M.V., Dikayuana, D., Wibowo, H., Raharjo, S.T. (2019). POTRET GENERASI MILENIAL PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial. 2(2): 187-197. https://doi.org/10.24198/focus.v2i2.26241
Dedi. (2023). Pendapatan Kelompok Nelayan Sejahtera.
Devi Asiati, N. N. (2016). Kemitraan Di Sektor Perikanan Tangkap: Strategi Untuk Kelangsungan Usaha Dan Pekerjaan. Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(2). https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jki.v11i2.204
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu. (2022). BERITA ACARA HASIL VALIDASI NASIONAL PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP.
Imron, M. (2003). KEMISKINAN DALAM MASYARAKAT NELAYAN. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 5(1), 63–82.
M. A. Harahap, & Soemitra, A. (2022). Studi Literatur Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan. L-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 4(4), 1186–1198. https://doi.org/https://doi.org/10.47467/alkharaj.v4i4.889
Netriwinda, Yaswinda, Movitaria, M. A. (2022). EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF DENGAN MODEL CIPP DI NAGARI PANDAM GADANG KECAMATAN GUNUANG OMEH. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8).
Paraginangin, et al. (2005). Karekteristik Mutu Gelatin yang di produksi dari tulang ikan patin (pangasisus hypopthalmus) Secara expansi asam. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 9(2).
Prihatini, J., Elungan, P.C., Rifai, M. (2022). PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN MELALUI PROGRAM SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU DI DESA DALUM KECAMATAN SALIBABU KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD: (Studi Kelompok Nelayan Pada Koperasi Teluk Lawasan Indah). J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan). 7(1): 20-44.
https://doi.org/10.33701/j-3p.v7i1.2489
Puspita Veny, Fauzan, D. T. (2020). Peran Generasi Milenial Dalam Pengembangan Industri Kreatif Sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Bengkulu. Pareto : Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Public. Universitas Prof Dr. Hazairin, SH, 3(2), 51–66. https://doi.org/https://doi.org/10.32663/pareto.v3i2.1490
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62–71. https://doi.org/https://doi.org/10.37905/AKSARA.6.1.62-71.2020
Rosyadi, M.A., Syarifuddin, Ariessaputra, S., Syuhada, K. & Ramdan, D. (2023). Peningkatan Literasi Digital dan Sosial Melalui Fasilitasi Pembentukan dan Aktivasi Kelompok Nelayan Muda Desa Kuranji Dalang. Jurnal Pepadu, 4(2), 254-262. https://doi.org/10.29303/pepadu.v4i2.2369
Salmiah, N. S. (2017). Kesadaran Masyarakat Nelayan terhadap Pendidikan Anak. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial, 4(1). https://doi.org/10.31289/jppuma.v4i1.298
Statistik, B. P. (2023). Kota Bengkulu dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.
