Pendampingan Kader dalam Melaksanakan Program Home Visit Bagi Keluarga dengan Malaria
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v5i2.4605Keywords:
Home Visit, Kader, Malaria, Pemberdayaan KaderAbstract
Program eliminasi malaria memerlukan strategi holistik yang melibatkan partisipasi Masyarakat melalui pendampingan kader sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. pemahaman masyarakat tentang gejala malaria yang masih kurang, menunjukkan urgensi pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memperkuat peran kader malaria melalui pendampingan home visit sebagai langkah nyata dalam mendukung program eliminasi malaria. Metode pengabmas ini melibatkan wawancara mendalam dengan masyarakat di daerah endemis malaria, pelatihan kader, pendampingan home visit, simulasi peningkatan skil skrinning dan pengukuran tekanan darah. Hasilnya berfokus untuk meningkatkan kemampuan kader dalam melaksanakan peran pendampingan pasien dan keluarga dengan malaria. Selain itu, masih tingginya tingkat ketidakpahaman mengenai gejala malaria menjadikan kader memiliki peranan penting dalam memperkuat kebutuhan akan intervensi berbasis komunitas. Pendampingan dilakukan dengan meningkatkan pelatihan kader, mengembangkan materi pendidikan yang relevan, dan memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan komunikasi. Pendekatan ini menghasilkan pemahaman masyarakat yang meningkat, dengan kader menjadi penyuluh yang efektif. Pembahasan hasil pengabmas menunjukkan bahwa program pendampingan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan Pencegahan malaria di tingkat rumah tangga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya terus memperkuat peran kader sebagai jembatan antara pelayanan kesehatan dan masyarakat. Saran untuk pengembangan lebih lanjut antara lain intensifikasi program pelatihan kader, pemanfaatan teknologi yang lebih maju, dan peningkatan kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Dengan demikian, diharapkan program Pendampingan kader dalam melakukan kunjungan ke rumah dapat menjadi model yang efektif dalam mendukung upaya pemberantasan malaria dan peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhanReferences
Bloom, N., & Reenen, J. Van. (2023). The Global Fund Results Report 2023. NBER Working Papers, 89. Retrieved from http://www.nber.org/papers/w16019
Faizah, E. N., & Fibriana, A. I. (2016). Efektifitas Pembentukan Kader Malaria Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Kepala Keluarga Dalam Upaya Pengendalian Malaria Di Rw I Dan Rw Iii Desa Hargorojo Kabupaten Purworejo. Unnes Journal of Public Health, 5(2), 110. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i2.10108
Felicia, F., Latumahina, N., & Song, C. (2023). Tingkat pengetahuan tentang tindakan pencegahan malaria berdasarkan karakteristik masyarakat Kabupaten Merauke periode tahun 2022. 5(1), 52–58.
González-Sanz, M., Berzosa, P., & Norman, F. F. (2023). Updates on Malaria Epidemiology and Prevention Strategies. Current Infectious Disease Reports, 25(7), 131–139. https://doi.org/10.1007/s11908-023-00805-9
Harisma, I., Sasto, S., & Sandy, S. (2023). Factors Associated With Job Performance Among Community Malaria Workers in Papua. (July). https://doi.org/10.26911/FP.ICPH.09.2022.22
Kemenkes. (2020). Rencana Aksi Nasional Percepatan Eliminasi Malaria 2020-2024. 2026.
Kemenkes RI. (2023). Laporan Kinerja Semester I Tahun 2023.
Lappra, K. G., & Untung Sudharmono. (2021). The Peran Kader Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Bagaiserwar Sarmi Timur. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 113–121. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i2.2026
Mardani, Rahmadhani, D., & Yunita, alvita F. (2016). HUBUNGAN PERILAKU DAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEKAMBUHAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI ABANG KABUPATEN TEBO. 5(2), 62–70.
Roosihermiatie, B., Pratiwi, N. L., Rukmini, R., & P, W. J. (2016). Analysis of Implementation The Policy on Malaria Elimination in Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 18(3), 277–284. https://doi.org/10.22435/hsr.v18i3.4549.277-284
Sahetapy, D. W. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dengan Upaya Pencegahan Malaria Di Unit Maranatha Desa Nolloth. 2(1).
Talimbung, V. (2023). Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI), 2(3), 56–60. Retrieved from https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi
Utami, T. P., Hasyim, H., Kaltsum, U., Dwifitri, U., Meriwati, Y., Yuniwarti, Y., … Zulaiha, Z. (2022). Faktor Risiko Penyebab Terjadinya Malaria di Indonesia : Literature Review. Jurnal Surya Medika, 7(2), 96–107. https://doi.org/10.33084/jsm.v7i2.3211
WHO. (2021). World malaria report 2021 [Internet]. In World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/teams/global-malaria-programme/reports/world-malaria-report-2021
Wulandari, D. (2023). 21 Ribu Kasus Malaria Di Kota Jayapura, Tertinggi Di Distrik Muara Tami. Jubi Papua.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
