Akurasi Afiksasi: Strategi Minimalisasi penyimpangan Morfologis dalam Laporan Praktikum Mahasiswa Psikologi
DOI:
https://doi.org/10.46576/92j5qw23Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penyimpangan morfologis, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menjelaskan penerapan strategi akurasi afiksasi dalam laporan praktikum mahasiswa Program Studi Psikologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik simak dan catat yang kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan morfologis meliputi kesalahan penggunaan prefiks, sufiks, dan reduplikasi. Kesalahan dominan berupa penulisan prefiks di- yang dipisah, kesalahan sufiks -nya dan -kan, serta reduplikasi tanpa tanda hubung. Faktor penyebabnya meliputi ketidaktelitian, interferensi bahasa lisan, konteks penulisan nonformal, kurangnya pembiasaan terhadap kaidah ejaan, dan keterbatasan waktu dalam pengerjaan laporan ilmiah. Penerapan strategi akurasi afiksasi melalui pembimbingan dosen, penggunaan PUEBI dan KBBI, pembelajaran mandiri, serta penyuntingan rutin terbukti efektif dalam meminimalisasi kesalahan dan meningkatkan kualitas penulisan. Selain itu, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dalam kajian morfologi serta menjadi referensi praktis bagi mahasiswa dan pendidik dalam penggunaan bahasa Indonesia ilmiah secara tepat dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aulia Hanifah Azzahra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jika makalah Anda diterima, penulis yang diidentifikasi sebagai penulis resmi yang sesuai untuk makalah tersebut akan menerima email yang meminta mereka untuk masuk ke Layanan Penulis.

