Hubungan Pemahaman Ajaran Kristiani dengan Perilaku Sosial Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.46576/ma0kee36Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman ajaran Kristiani dengan perilaku sosial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Kristen, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert yang terdiri atas 20 item untuk variabel pemahaman ajaran Kristiani dan 20 item untuk variabel perilaku sosial mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman ajaran Kristiani memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku sosial mahasiswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,624 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 38,94% menunjukkan bahwa variasi skor perilaku sosial mahasiswa berkaitan dengan variasi skor pemahaman ajaran Kristiani, sementara sisanya berkaitan dengan faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, pemahaman terhadap nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, kepedulian, pengampunan, kejujuran, dan tanggung jawab, memiliki keterkaitan dengan perilaku sosial mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: pemahaman ajaran Kristiani, perilaku sosial, mahasiswa, pendidikan agama Kristen.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tumini Sipayung, Roma Sihombing

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jika makalah Anda diterima, penulis yang diidentifikasi sebagai penulis resmi yang sesuai untuk makalah tersebut akan menerima email yang meminta mereka untuk masuk ke Layanan Penulis.

