Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) di Desa Bantayan Kabupaten Aceh Timur

Susi Elliyana, Agus Putra AS, Siti Komariyah

Abstract


Udang vannamei (Litopenaues vannamei) merupakan spesies introduksi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan prevalensi ektoparasit yang menyerang udang vannamei di tambak Desa Bantayan Kabupaten Aceh Timur. Metode yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan secara acak pada 3 tambak. Pada masing- masing tambak berisi 1000 ekor udang, diambil sebanyak 5% dari total populasi tiap tambak diambil 50 ekor udang dan keseluruhan sampel yang diamati 150 udang vannamei yang kemudian diperiksa di Laboratorium Terpadu Universitas Samudra dengan pengamatan pada organ insang, kaki jalan, kaki renang, sirip ekor dan karapas. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 jenis ektoparasit yang menginfeksi udang vannamei, yaitu Zoothamnium sp., Epitylis sp., Vorticella sp. Jenis ektoparasit dengan prevelansi tertinggi adalah Epitylis sp. yang menyerang 64 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 42,66% dengan tingkat serangan umumnya kemudian diikuti oleh Vorticella sp. yang menyerang 45 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 30% dengan tingkat serangan umumnya dan paling rendah yaitu Zoothamnium sp. yang menyerang 40 ekor udang vannamei dengan prevalensi sebanyak 26,66% dengan tingkat serangan sering. Berdasarkan hasil perhitungan intensitas menyatakan nilai intensitas tertinggi terdapat pada ektoparasit Zoothamnium sp. dengan nilai 28,72 ind/ekor dengan tingkat serangan sedang yang menginfeksi sebanyak 40 individu. Jenis ektoparasit paling dominan ditemukan adalah Epitylis sp. sebanyak 42,95% yang terinfeksi pada udang vannamei 64 individu.


Keywords


Ektoparasit; Identifikasi; Prevalensi; Udang Vannamei

Full Text:

PDF

References


Dinisa. M.R. (2022). “Studi Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit pada Benur Udang Vannamei (Litopanaeus vannamei) di Beberapa Kolam Pembenihan Intensif Skala Rumah Tangga di Desa Kauman, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.” Skripsi 88.

Farabi, I.A., & Latuconsina, H. (2023). “Manajemen Kualitas Air pada Pembesaran Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) di UPT. BAPL (Budidaya Air Payau Dan Laut) Bangil Pasuruan Jawa Timur.” Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan 5(1):1–13.

Firdausi, P.A., & Rahman. (2019). “Metazoa Ektoparasitik Pada Ikan Koi (Cyprinus carpio) Di Daerah Sukabumi.” Metazoa Ektoparasitik Pada Ikan Koi (Cyprinus carpio) Di Daerah Sukabumi. PROSIDING. 149–55.

Istiqomah, N. R. (2019). “Prevalensi Ektoparasit Protozoa Pada Udang Windu (Penaeus monodon Fabricus, 1798) Di Tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.” Skripsi 54.

Jamil, M., AS, A. P., & Baihaqi, B. (2022). Introduksi Teknologi Mesin Pakan Udang Windu Pada Pokdakan Jasa Tambak Aceh Tamiang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6 (5).

Jenni, W., & Ambarwati R. (2018). “Identifikasi Jenis Protozoa Ektoparasit Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Di Lahan Pertambakan Tradisional Daerah Bangil.” LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi 7(2) :188-87.

Maheza, Ahdesty, Y., Hendri, M., Ningsih, N., Pratiwi, A.A., & Nur, M. (2025). “Ektoparasit Sebagai Ancaman Budidaya Udang Vannamei: Identifikasi dan Faktor Lingkungan di PT Dua Putra Perkasa, Bengkulu.” Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan 17(1):10–24.

Manoppo, H. (2014). “Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Budidaya Kesehatan Holistik Sains & Matematika.”

Nurussalma, (2022). “Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Udang Windu (Penaeus monodon) di Desa Bantayan Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur.” Jurnal Agroqua 17(2):115–25.

Nurlaila, Dewiyanti, I., & Wijaya, S. (2016). “Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Kabupaten Aceh Besar.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah 1(3):388–96.

Permen-KP-75, (2016). “Peraturan Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor No.75/Permen-KP/2016 Tentang Pedoman Umum Pembesaran Udang Windu (Penaeus monodon) dan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei).” Kkp 1–43.

Putra, A. S., Febri, S. P., AS, A. P., & Azmi, F. (2024). Physical, Chemical, and Biological Parameters of Water in Semi-intensive Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) Pond. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, 8 (2), 43-52.

Rivaldo, & Maryani, M.R. (2024). “Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Betok (Anabas testudineus) Di Kawasan Wisata Air Hitam Perairan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Jurnal Hasil Penelitian Bidang Ilmu Akuakultur. 9(2):164–72.

Samad, A. P. A., Jamil, M., Baihaqi, B., Fairus, F., & Achmad, A. (2023a). Edukasi Pokdakan Sinar Tambak Melalui Teknologi Pakan Udang Windu (Penaeus monodon). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(10), 2325-2330.

Samad, A. P. A., Junita, A., & Baihaqi, B. (2023b). Is it possible to use idle shrimp ponds for grouper farming?(A case study for Langsa and Aceh Tamiang). In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1221, No. 1, p. 012005). IOP Publishing.

Sumiati, (2022). “Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.” Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal 9(3):139.

Susilo, Anis, Martuti, T. K.N., dan Setiati, N. (2018). “Keanekaragaman Jenis Ektoparasit Pada Udang Windu Di Tambak Desa Langgenharjo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati.” Jurnal Life Science 7(1):1–8.

Sa’adah, W., & Milah K. (2019). “Permintaan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Di Kelompok Pembudidaya Udang AT-TAQWA Paciran Lamongan.” Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis 5(2):243.

Tulanga, (2024). “Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Betok (Anabas testudineus) Di Kawasan Wisata Air Hitam Perairan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan. 9(2):164–72.

Windari, R.N.N., Nur, A.B., Munir, M. ( 2022). “Identifikasi Ektoparasit Pada Budi Daya Udang Vannamei Dan Ikan Bandeng Dengan Teknik Polikultur. Jurnal Sains dan Matematika. 7(2):63–69.

Williams, 2016. “Intensitas Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Pisang (Penaeus Sp.) Yang Berasal Dari Tambak Budidaya Di Pantai Barat Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan 1:268–79.

Yuliarti, (2021). “Intensitas Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Yang Di Budidayakan Pada Tambak Di Kabupaten Gorontalo Utara.” (November).

Zulkarnain, (2022). “Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Protozoa Pada Udang Vannamei (Litopenaeus vanamei) Di Tambak Intensif Kuala Langsa.” Jurnal Kelautan Dan Perikanan Indonesia 2(2):80–85.




DOI: https://doi.org/10.46576/jai.v5i2.8354

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF – 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 by Author, Published by Study Program Aquaculture Faculty of Fisheries Dharmawangsa University

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal AQUACULTURE Indonesia [JAI] telah terindex pada

  

 

JOURNAL CITATION



JURNAL AQUACULTURE INDONESIA [JAI] published by :

PROGRAM STUDI AKUAKULTUR, FAKULTAS PERIKANAN, UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : jai_dw@dharmawangsa.ac.id

 

Creative Commons License

Jurnal AQUACULTURE Indonesia by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/akuakultur/index