Diagnosa Kualitas Jaringan Internet menggunakan Logika Fuzzy (Studi Kasus : Balai Besar Wilayah I Medan)

fauzi mahardika, Kahfi Nur Hidayat

Abstract


Internet telah menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang ketersediaan informasi yang tepat waktu, mendapatkan jaringan internet yang baik dapat ditinjau dari kualitas jaringan internet. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian kualitas jaringan internet di Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah I Medan berdasarkan data traffic jaringan yang didapatkan pada portal monitoring traffic jaringan BMKG dengan pengembangan sistem diagnosa ini menggunakan logika fuzzy. logika fuzzy yang dikembangkan pada sistem menggunakan ping time, lost time, dan down time sebagai variabel input dengan fungsi keanggotaan variabel  input ping time dengan kriteria bagus, sedang, dan jelek, sedangkan fungsi keanggotaan variabel input lost time dengan kriteria sangat bagus, bagus, sedang, dan jelek, untuk variabel input down time hanya memiliki satu  fungsi keanggotaan.  Untuk variabel output berupa kualitas jaringan internet  disertai dengan nilai reliability, maintainbility, dan avability (RMA) dengan fungsi keanggotaan kualitas jaringan internet jelek, sedang, bagus, dan sangat bagus. Hasil pengujian sistem yang dilakukan terhadap jaringan internet yang ada pada Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan menunjukkan keluaran sistem diagnosa kualitas jaringan intenet yang sangat baik, sehingga sistem diagnosa kualitas jaringan ini dapat dimanfaatkan.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.46576/syntax.v2i1.1289

Article Metrics

Abstract view : 129 times
PDF – 61 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING:

 

 

 

 Lisensi Creative Commons

Syntax: Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.