IMPLEMENTASI MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES IBU PKK RW 21 PURWANTORO MALANG

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.948

Kata Kunci:

Harmonis, Keluarga, Stress

Abstrak

Fenomena kasus perceraian yang terjadi di RW 21 Kelurahan Purwantoro menjadi latar belakang pengabdian ini. Terdapat 3 kasus perceraian yang terjadi di lingkup Ibu-Ibu PKK RW 21. Perlu adanya tindakan agar angka kasus perceraian tidak meningkat dan meresahkan. Perceraian yang terjadi disebabkan oleh ketidakharmonisan keluarga karena sering terjadinya pertengkaran, perdebatan, bahkan kekerasan antar anggota keluarga berdampak buruk pada meningkatnya tingkat stress yang dirasakan oleh anggota keluarga. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan pemahaman bagi ibu-ibu PKK RW 21 Kelurahan Purwantoro Kota Malang untuk menurunkan tingkat stress dengan menciptakan keluarga yang harmonis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pre-test, transfer pengetahuan, tanya jawab dan diskusi studi kasus serta post-test pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebanyak 68% (27 orang) peserta tidak mengetahui tentang tingkat stress, sedangkan setelah dilakukan pemberian materi hanya tersisa 28% (11 orang) peserta yang belum memahami. Dengan demikian dapat disiimpulkan terdapat perbedaan pengetahuan yang dimiliki oleh peserta setelah pemberian materi dan diskusi, terlihat bahwa terdapat peningkatan jumlah peserta sebanyak 40% yang mengerti dan mengetahui tentang tingkat stress setelah pemberian materi dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini telah berhasil dalam meningkatkan pengetahuan tentang tingkat stress bagi ibu-ibu PKK RW 21 Kelurahan  Purwantoro kota Malang

Referensi

Arintina, Y. C., & Fauziah, N. (2015). Keharmonisan Keluarga Dan Kecenderungan Berperilaku Agresif Pada Siswa SMK. Jurnal Empati, 4(1). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/13142

Azis, S. (2015). Pendidikan Keluarga: Konsep Dan Strategi (N. Islami (ed.); 1st ed.). Gava Media.

Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan : Perkembangan Peserta Didik. Pustaka Setia.

Helmawati. (2014). Pendidikan Keluarga (1st ed.). Remaja Rosdakarya Office.

Mawarpury, M., & Mirza. (2017). RESILIENSI DALAM KELUARGA: PERSPEKTIF PSIKOLOGI. Psikoislamedia : Jurnal Psikologi, 2(1), 96–106. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v2i1.1829

Ni’mah, N. (2018). Pengaruh Keharmonisan Dalam Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Anak Di Desa Braja Sakti Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung [IAIN Metro]. http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1425

Nurhiyanti, R. P., & Christiana, E. (2013). Pengaruh Tingkat Keharonisan Keluarga Dengan Motivasi Belajar Siswa Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin Siswa Di SMA. Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling, 1(1).

Putri, K. A. K., & Sudhana, H. (2013). Perbedaan Tingkat Stres Pada Ibu Rumah Tangga yang Menggunakan dan Tidak Menggunakan Pembantu Rumah Tangga. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1). https://doi.org/10.24843/JPU.2013.v01.i01.p10

Qodratilah, M. T. (2011). Kamus Bahasa Indonesia Untuk Pelajar (1st ed.). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Riyadi, A., & Sudarmo, P. (2013). Bimbingan Konseling Perkawinan Dakwah Dalam Membentuk Keluarga Sakinah. Ombak.

Tirtawinata, C. M. (2013). Mengupayakan Keluarga yang Harmonis. Humaniora, 4(2), 1141–1151. https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i2.3555

Zahrok, S., & Suarmini, N. W. (2018). Peran Perempuan Dalam Keluarga. Proseding SEMATEKSOS, 61–65.

Diterbitkan

2021-07-11

Terbitan

Bagian

Articles