Peningkatan Efikasi Diri Penderita Hipertensi melalui Edukasi dan Pelatihan Manajemen Non-Farmakologis

Penulis

  • Yosi Oktarina Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Luri Mekeama Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Yulia Indah Permata Sari Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Andi Subandi Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Nurhusna Nurhusna Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v7i1.7357

Kata Kunci:

Edukasi, Efikasi Diri, Hipertensi, Non-Farmakologis

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan melalui manajemen farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu strategi non-farmakologis yang berperan penting adalah peningkatan efikasi diri pasien dalam melakukan perawatan diri. Hasil identifikasi awal di wilayah mitra menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi belum memiliki kesadaran dan kemampuan yang memadai dalam melakukan perawatan diri. Sehingga hal ini menjadi dasar perlunya intervensi berbasis manajemen non farmakologis untuk meningkatkan efikasi diri penderita hipertensi, sehingga akan berdampak pada kemampuan perawatan diri pasien. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan efikasi diri pada penderita hipertensi. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi identifikasi permasalahan mitra, penyusunan rencana intervensi, pelaksanaan edukasi kesehatan tentang hipertensi, serta pelatihan peningkatan efikasi diri melalui pendekatan manajemen non-farmakologis, Pengabdian dilakukan pada 20 orang penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian, Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor efikasi diri dari 3,29 menjadi 3,64 setelah intervensi. Adanya peningkatan efikasi diri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya dalam mengendalikan tekanan darah

Referensi

Afrioza, S., & Agustin, G. C. (2023). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Tekanan Darah Sistolik Dewasa di Kelurahan Sukatani Tangerang. Jurnal Kesehatan, 12(2). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v12i2.291

Deno, M. K., Bratajaya, C. N. A., & Hidayah, A. J. (2022). Efektifitas Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia di Paupire, Ende. Jurnal Kedokteran Meditek, 28(2), 169–176. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v28i2.2309

Falah, F., & Ariani, G. A. P. (2021). Edukasi Self Care Management dalam Meningkatkan Efikasi Diri dan Motivasi Mencegah Komplikasi pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila. Jurnal of Noncommunicable Diseases, 2(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.5236/jond.v2i2.534

Khasanah, M., Murfisari, R., Darmawan, W. D., & Kurniawan, W. E. (2024). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Nasional, 6(5). http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Khoirunissa, M., Naziyah, N., & Nurani, I. A. (2023). Hubungan Self Efficacy dengan Kepatuhan Perawatan Diri pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Kelurahan Ragunan. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.52020/jkwgi.v6i3.5520

Layuk, M. R., Syaipuddin, Z., & Jamaluddin, M. (2024). Pengaruh Metode Edukasi Audiovisual terhadap Self Management pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamangapa Kota Makassar. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(2), 2024.

Mertisa, M., Oktarina, Y., & Subandi, A. (2023). Hubungan Efikasi Diri Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Ners, 7(2), 1793–1800. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Oparil, S., Acelajado, M. C., Bakris, G. L., Berlowitz, D. R., Cífková, R., Dominiczak, A. F., Grassi, G., Jordan, J., Poulter, N. R., Rodgers, A., & Whelton, P. K. (2018). Hypertension. Nature Reviews. Disease Primers, 4. https://doi.org/10.1038/nrdp.2018.14

Poulter, N. R., Borghi, C., Parati, G., Pathak, A., Toli, D., Williams, B., & Schmieder, R. E. (2020). Medication adherence in hypertension. Journal of Hypertension, 38(4). https://journals.lww.com/jhypertension/Fulltext/2020/04000/Medication_adherence_in_hypertension.4.aspx

Rosyada, K., Aisyiah, A., & Wowor, T. J. F. (2022). The Effect of Progressive Muscle Relaxation Therapy on Lowering Blood Pressure in Adult Clients With Hypertension. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 3. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM

Ruing, P. M., Kurniawaty, Y., & Wardhani, I. K. (2023). Pengaruh Pelatihan terhadap Efikasi Diri Remaja SMA dalam Memberikan Resusitasi Jantung Paru. Jurnal Penelitian Kesehatan, 13(1).

Singh, S., Shankar, R., & Singh, G. P. (2017). Prevalence and Associated Risk Factors of Hypertension: A Cross-Sectional Study in Urban Varanasi. International Journal of Hypertension, 2017, 5491838. https://doi.org/10.1155/2017/5491838

Tan, F. C. J. H., Oka, P., Dambha-Miller, H., & Tan, N. C. (2021). The association between self-efficacy and self-care in essential hypertension: a systematic review. BMC Family Practice, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12875-021-01391-2

Wantini, N. A., Maydianasari, L., & Ngaisyah, R. D. (2024). Pelatihan Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Terapi Tertawa dalam Menurunkan Tekanan Darah Wanita Masa Klimakterium. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 543–550. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v5i2.4330

Warren-Findlow, J., Seymour, R. B., & Brunner Huber, L. R. (2012). The association between self-efficacy and hypertension self-care activities among African American adults. Journal of Community Health, 37(1), 15–24. https://doi.org/10.1007/s10900-011-9410-6

Diterbitkan

2026-01-05

Terbitan

Bagian

Articles