PENINGKATAN PERAN SISWA DALAM PEMANFAATAN SAMPAH MELALUI GERDU KONSER LISAN DI MI TAWANG KOTA SEMARANG

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v1i2.582

Kata Kunci:

Waste, Gerdu Konser Lisan, Students

Abstrak

Produksi sampah di Kota Semarang saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pemanfaatan sampah merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang dapat mempengaruhi banyaknya jumlah sampah. Peran Siswa sekolah dasar di era sekarang akan memberikan dampak pada masa mendatang sehingga jumlah sampah sangat dapat diminimalisir. Kegiatan GERDU KONSER LISAN (Gerakan Edukasi Konservasi dan Literasi) ini memberikan perhatian lebih untuk melakukan pemanfaatan sampah. Kegiatan ini menarik perhatian siswa sekolah dasar untuk membuka wawasan terhadap pentingnya memanfaatkan sampah terlebih dahulu. Pemanfaatan sampah organik dan sampah anorganik dapat diolah menjadi berbagai hal yang bermanfaat minim diperhatikan oleh generasi muda di era sekarang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mendidik dan melatih siswa sekolah dasar menggunakan model learning by doing berdasarkan dengan taraf perkembangan siswa. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dapat peduli terhadap permasalahan sampah yang ada dan mampu mengembangkan kreativitasnya dalam pemanfaatan sampah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kepedulian siswa terhadap pentingnya mengelolah sampah sebelum dibuang ke TPA. Keberhasilan ini dirasakan akan membawa dampak positif bagi siswa karena secara tidak langsung akan berpotensi meningkatkan nilai tambah dalam aspek Pendidikan, aspek lingkungan dan aspek ekonomi

Biografi Penulis

  • Uswatun Khasanah, Universitas Negeri Semarang
    Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Semarang
  • Avisha Fitriani, Universitas Negeri Semarang
    Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Semarang
  • Eva Fauzi, Universitas Negeri Semarang
    Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Semarang
  • Desi Wulandari, Universitas Negeri Semarang
    Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar,  Fakultas Ilmu Pendidikan,  Universitas Negeri Semarang

Referensi

Buku :

Ananda, Rusydi. dan Abdillah. (2018). Pembelajaran Terpadu Karakteristik, Landasan, Fungsi, Prinsip, dan Model. Medan.

Faizah.dkk. (2017). Psikologi Pendidikan Aplikasi Teori di Indonesia. Malang: UB Press.

Komalasari,Kokom dan Didin. (2017) Pendidikan Karakter Konsep dan Aplikasi Living Values Education. Bandung: PT Refika Aditama.

National Education Association. (1969) Audiovisual Instruction Department, New Media and College Teaching. Wahington, D.C.: NEA.

Jurnal :

Jailan, dkk. (2016) Sistem Pengelolaan dan Upaya Penanggulangan Sampah di Keluarahan Dufa-Dufa Kota Ternate. Jurnal BIOeduKASI, 4 (2),

Krisnani, dkk. (2017). Perubahan Pola Pikir Masyarakat mengenai sampah melalui pengelolaan sampah organik dan non organik di desa genteng, kecamatan sukasari, kab. Sumedang Jurnal Penelitian dan PPM, Vol 4, No. 2. 2442-448X.

Kurniawan, Machful Indra. (2015). Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar. JOURNAL PEDAGOGIA Volume. 4, No. 1,

Ramdhani, Muhammad Ali. (2014) Lingkungan pendidikan dalam implementasi pendidikan karakter. Universitas Garut Ramdhani : Jurnal Pendidikan Vol. 08. 28-37. 01.

Sari, Putri Nilam. (2016), Analisis Pengelolaan sampah padat di kecamatan banuhampu kabupaten agam. Jurnal kesehatan masyarakat andalas. htt://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jkma/.

Shofiyatun,Nana, (2018) dan Sapriya. Pengenalan Eco-Literacy Melalui Media Pembelajaran Dari Sampah Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan.Vol 1, 76-87.

Internet :

CNN Indonesia. (2018). Riset: 24 Persen Sampah di Indonesia Masih Tak Terkelola. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180425101643-282-293362/riset-24-persen-sampah-di-indonesia-masih-tak-terkelola.

Diterbitkan

2020-07-02

Terbitan

Bagian

Articles