PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA NELAYAN MELALUI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI SOLUSI MENGURANGI BEBAN BELANJA RUMAH TANGGA DIKAMPUNG NELAYAN INDAH
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v1i1.536Abstrak
Ketergantungan masyarakat akan laut yang menjadi satu satunya mata pencarian, menyebabkan tingkat ekonomi masyarakat masih berada dibawah garis kemiskinan, khususnya di kampung nelayan indah. Tingginya kebutuhan hidup tidak sebanding dengan pendapatan yang didapat dari hasil melaut. Pendapatan dari hasil melaut jauh menurun dari apa yang didapat nelayan selama ini. Dengan memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah yang ada, maka pekarangan atau halaman rumah akan diberdayakan menjadi kebun mini dengan menanam komoditas pertanian yang dibutuhkan sehari-hari untuk mengurangi beban belanja keluarga. Pemanfaatan pekarangan sangatlah tepat untuk memenuhi pangan dan gizi keluarga, mengingat selama ini pekarangan dan lahan disekitar lainnya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal lahan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai penghasil pangan, dalam memperbaiki gizi keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Manfaatnya sangat besar, terutama bagi masyarakat golongan ekonomi lemah. Untuk itu, Pemerintah telah menganjurkan agar memanfaatkan setiap jengkal tanah termasuk lahan tidur, galengan, maupun tanah kosong yang tidak produktif. Manfaat lain yang diperoleh adalah berkurangnya pengeluaran keluarga sekaligus dapat memberikan tambahan pendapatan keluarga jika hasil yang diperoleh telah melebihi kebutuhan pangan keluarga. Melalui pemanfaatan pekarangan ini diharapkan akan terbentuk suatu kawasan yang kaya sumber pangan yang diproduksi sendiri dari hasil pemanfaatan pekaranganReferensi
Alex. S, 2015, Seri Pertanian Modern, Kreatif Bertanam Cabai Dalam Pot, Yogyakarta, Penerbit Pustaka Baru Press.
Didin Saripudi, 2010, Interpretasi Sosiologis Dalam Pendidikan, Bandung, Penerbit Karya Putra Darwati.
Kusnadi, Drs. M.A., 2002, Konflik Sosial Nelayan Kemiskinan dan Perebutan Sumber Daya Ikan, Yogyakarta, LKIS.
Kecamatan Medan Labuhan Dalam Angka, 2015, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan..
Mubyarto, 1984, Nelayan dan Kemiskinan, Studi Ekonomi Antropologi di Dua Desa Pantai,Jakarta, Yayasan Agro Ekonomika.
Rahardjo Adisasmita, 2006, Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan, Yogjakarta, Graha Ilmu.
Soelaiman, M. Munandar, Dinamika Masyarakat Transisi: Mencari Alternatif Teori
Sosiologi dan Arah Perubahan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1998).
Profil Kelurahan Nelayan Indah Tahun 2000
Purnomo, 2004, Pembaharuan Desa, Yogyakarta, Penerbit Pustaka Jogja.
Zubaedi, Pengembangan Masyarakat Wacana & Praktik, (Jakarta: Kencana, 2013)
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.
