UPAYA PENGENALAN APOTEKER CILIK KENAL OBAT (ACIKO) PADA SISWA SDN 2 GONILAN, SUKOHARJO
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i1.2370Kata Kunci:
Apoteker, Cilik, Obat, SiswaAbstrak
Edukasi kesehatan di bidang pendidikan usia dini sudah mulai berkembang terutama di jenjang sekolah dasar (SD). Rendahnya pengetahuan Siswa tentang profesi tenaga kesehatan menyebabkan anak kurang patuh dalam menjalani hidup sehat. Pelayanan kesehatan di SD N 2 Gonilan belum optimal sehingga diperlukan edukasi dan perbaikan pada program kesehatan. Oleh karena itu PKM ini bertujuan untuk membangun sistem pelayanan kesehatan di SDN 2 Gonilan dengan cara memberikan edukasi pengenalan profesi apoteker dan pengenalan obat. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini diharapkan siswa SDN 2 gonilan Sukoharjo dapat mengenal tentang obat seperti jenis obat, cara penggunaan obat dan jenis sediaan obat. Edukasi yang diberikan berupa penyuluhan terkait pengenalan profesi apoteker dan pengenalan obat yang diikuti oleh 22 siswa. Evaluasi dilihat dari jawaban siswa sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil menunjukkan sebelum dilakukan penyuluhan terdapat 7 siswa yang sudah memahami terkait profesi apoteker dan obat. Setelah dilakukan penyuluhan menunjukkan 22 siswa sudah mulai memahami terkait profesi apoteker dan pengenalan obat. Siswa antusias memberikan jawaban kuis terkait profesi apoteker dan pengenalan obat serta penggunaan obat. Dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa kegiatan ACIKO dapat menambah pengetahuan siswa terkait profesi apoteker dan obat.Referensi
Anbazhagan, S., Shanbhag, D., Antony, A., Bhanuprakash, K., Anbazhagan, S., Chandran, N., & Ramakrishna, G. (2016). Comparison of effectiveness of two methods of health education on cancer awareness among adolescent school children in a rural area of Southern India. Journal of Family Medicine and Primary Care, 5(2), 430. https://doi.org/10.4103/2249-4863.192357
Citra Palupi, K., Sa’pang, M., & Swasmilaksmita, P. D. (2018). Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Jurnal Abdimas, 5(1), 49–53.
Kemenkes. (2013). PMK No. 49 tahun 2013 ttg Komite Keperawatan RS.Jakarta.Indonesia.
Kurnia, N., Suswandari, M., Sari, N. K., & Suswandari, M. (2016). Effektivitas Program Apoteker Kecil ( Apcil ) Terhadap Pengetahuan Tanaman Obat Tradisional Keluarga Di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015 / 2016 Effectiveness Apoteker Small ( Apcil ) Plant Knowledge Of Traditional Family Medicine In Prim. March.
Lina, P. H. (2016). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Siswa Di Sdn 42 Korong Gadang Kecamatan Kuranji Padang Clean and Healty Living Behavior (Phbs) Students in Public Elementary Schools 42 Korong Gadang District Kuranji Padang. Jurnal Promkes, 4(1), 92–103.
Nana Syaodih Sukmadinata. (2005). Metode Pendidikan Penelitian. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Notoatmodjo, S. (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Bandung: Rineka Cipta.
Paratmanitya, Y., & Veriani, A. (2016). Kandungan bahan tambahan pangan berbahaya pada makanan jajanan anak sekolah dasar di Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 4(1), 49. https://doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(1).49-55
Pratama, A. N. W. (2013). Buku Saku Apoteker Kecil Untuk Siswa SD. In Program Ipteks bagi Masyarakat.
Supartini, Y. (2014). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak.Jakarta: EGC
Teramachi, H. (2013). Establishment of a “Correct us of medicines†educational program for health and phsycal education at junior high schools. Yakugaku Zasshi, 133, 1325–1334.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
