PENGGUNAAN TEH SERAI JAHE SEBAGAI PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH MENGGUNAKAN DAUN STEVIA SEBAGAI PEMANIS ALAMI
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1155Kata Kunci:
Daya Tahan Tubuh, Jahe, Serai, Stevia, Virus CoronaAbstrak
Desa Wisata Kampung Nglurah beralamatkan di Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Di desa wisata kampung Nglurah relatif aman dan tentram, namun ada konflik yang sampai hari ini terjadi yaitu adanya pandemi virus corona yang menyerang sistem pernafasan dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh seseorang melemah. Jika sistem kekebalan melemah, kemampuan untuk melindungi tubuh juga berkurang, sehingga patogen, termasuk virus dapat tumbuh dan berkembang dalam tubuh, dari itu perlu adanya upaya untuk menaikkan daya tahan tubuh dengan cara mengkonsumsi obat-obatan, berolahraga, ataupun dengan suplementasi makanan. Suplementasi bahan makanan alam yang mengandung imunostimulan salah satunya adalah serai dan jahe. Serai mengandung dua senyawa utama yang memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi yaitu citral dan geranial. Sedangkan jahe mengandung gingerol yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri dan antioksidan dapat memperkuat kekebalan tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penggunaan teh serai jahe sebagai penambah daya tahan tubuh menggunakan daun stevia sebagai pemanis alami ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penggunaan tanaman obat yang berada di lingkungan sekitar khususnya serai, jahe dan daun stevia. Harapannya masyarakat dapat memahami manfaat dari tanaman tersebut seperti serai dan jahe sebagai penambah daya tahan tubuh dan daun stevia sebagai pemanis alami yang aman untuk penderita diabetes. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, demonstrasi dan pelatihan, serta dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Guyub, Rukun, Dusun Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar dan diikuti oleh 30 orang peserta dari anggota Pokdarwis Sewu Kembang. Peserta sangat antusias dalam memperhatikan materi yang disampaikan dan dalam bertanya. Kegiatan ini menghasilkan produk teh celup serai jahe stevia yang didaftarkan HKI dan artikel ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Nasional
Referensi
Afrina, Nasution, A. I., & Rahmania, N. (2018). KONSENTRASI HAMBAT DAN BUNUH MINIMUM EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP Candida albicans. Cakradonya Dental Journal, 9(1), 55–61. https://doi.org/10.24815/cdj.v9i1.9879
Baratawidjaja, K. G., & Rengganis, I. (2010). Immunologi Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
BPOM. (2013). Pedoman Teknologi Formulasi Sediaan Berbasis Ekstrak Volume 2. Badan POM.
Kesehatan, D. (2007). Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Departeman Kesehatan RI.
Network, W. H. (2021). The dangers of Splenda and other artificial sweeteners. https://www.womenshealthnetwork.com/nutrition/the-dangers-of-splenda-and-other-artificial-sweeteners/
Raini, M., & Isnawati, A. (2011). KAJIAN: KHASIAT DAN KEAMANAN STEVIASEBAGAI PEMANIS PENGGANTI GULA. Media Litbang Kesehatan, 21(4).
School, H. M. (2019). The sweet danger of sugar. https://www.health.harvard.edu/heart-health/the-sweet-danger-of-sugar
Sendari, A. A. (2020). 12 Manfaat Air Rebusan Serai dan Jahe, Jaga Imunitas. Liputan 6. https://hot.liputan6.com/read/4210347/12-manfaat-air-rebusan-serai-dan-jahe-jaga-imunitas
Sinartani, T. (2020). Ramuan Rempah yang Disebut Pakar Ampuh Lawan Covid-19. https://tabloidsinartani.com/detail/indeks/family-style/12147-Ramuan-Rempah-yang-Disebut-Pakar-Ampuh-Lawan-Covid-19
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.
