PENGUATAN GENERASI ANTI-STUNTING DI KOTA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i2.2544Keywords:
Anti-Stunting, Balita, Kader Perempuan, Keluarga, Sehat MentalAbstract
Peterongan merupakan salah satu kelurahan di Kota Semarang yang membutuhkan penanganan dan pencegahan stunting. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ialah menguatkan generasi anti-stunting di Kelurahan Peterongan, Kota Semarang. Pengabdian terdiri dari tiga program yang saling berkaitan. Pertama, program peningkatan asupan gizi berupa pemberian telur kepada 234 balita selama tujuh bulan. Kedua, program pelatihan pemberdayaan perempuan kepada 27 kader. Ketiga, program pelatihan kesehatan mental kepada 36 remaja. Hasil menunjukkan bahwa pemberian telur pada balita sebagai penanganan sekaligus pencegahan stunting telah meningkatan berat badan dan tinggi badan balita. Perempuan kader pemberdayaan memperoleh wawasan tentang peran perempuan dalam pengasuhan positif di keluarga. Remaja sebagai generasi muda yang kelak akan membentuk keluarga menjadi lebih sadar urgensi merawat kesehatan fisik dan mental guna pencegahan stunting sejak dini. Efek positif dari pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan secara lebih luas dalam bentuk kebijakan publik
References
Akbari, M., Seydavi, M., Palmieri, S., Mansueto, G., Caselli, G. & Spada, M.M. (2021). Fear of missing out (FoMO) and internet use: A comprehensive systematic review and meta-analysis. Journal Behavioral Addictions, 10(4), 879–900. https://doi.org/10.1556/2006.2021.00083
Alfaruqy, M.Z. (2018). Keluarga, sebuah perspektif psikologi. Dalam E.S. Indrawati & M.Z. Alfaruqy (eds.). Pemberdayaan keluarga dalam perspektif psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
Bappenas. (2018). Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di kabupaten/kota. Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional
Ekholuenetale, M., Barrow, A., Ekholuenetale, C.E., & Tudeme, G. (2020). Impact of stunting on early childhood cognitive development in Benin: Evidence from demographic and health survey. Egyptian Pediatric Association Gazette, 68(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s43054-020-00043-x
Emilda, S. (2019). Analisis kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 11(21), 93-101. https://doi.org/10.52047/jkp.v11i21.104
Fitri, R. J., Huljannah, N., Rochmah, T. N. (2022). Program pencegahan stunting di Indonesia: A systematic review. Media Gizi Indonesia, 17(3), 281-292. https://doi.org/10.204736/mgi.v17i3.281–292
Gupta, M., & Sharma, A. (2021). Fear of missing out: A brief overview of origin, theoretical underpinnings and relationship with mental health. World Journal Clinical Cases, 9(19), 4881-4889. https://dx.doi.org/10.12998/wjcc.v9.i19.4881
Kemenkes. (2021). Buku saku hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota tahun 2021. Kemenkes.
Meidiani, H.S., Nurhidayah, I., & Lukman, M. (2020). Pemberdayaan kader kesehatan tentang pencegahan stunting pada balita. Media Karya Kesehatan, 3(1), 82-90. https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.26415
Noviasty, R., Indriani, M., Rahayu, F. & Firdaus. (2020). Eduwhap remaja siap cegah stunting dalam wadah kumpul sharing remaja. Logista Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 494-501.
Nugraheny, D.E. (2020). Jokowi: Target di 2024 angka “stunting†di bahwa 14 persen. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2022/03/24/11392941/jokowi-target-di-2024-angka-stunting-di-bawah-14-persen
Onifade, O. M., Otegbayo, J.A., Akinyemi, J.O., Oyedele, T.A. & Akinlade, A.R. (2016). Nutritional status as a determinant of cognitive development among preschool children in South-Western Nigeria. British Food Journal, 118(7), 1568 – 1578. http://dx.doi.org/10.1108/BFJ-11-2015-0445
Purwanti, R. (2019). Peningkatan kapasitas kader posyandu: Cegah stunting dengan perbaikan gizi 1000 HPK. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 182–189. https://doi.org/10.29313/ethos.v7i2.4430
Rahayu, A., Noor, M.S., Yulidasari, F., Rahman, F., Putri, A. O. (2017). Buku ajar kesehatan reproduksi remaja & lansia. Airlangga University Press.
Refanthira, N. & Hasanah, U. (2019). Adolescent problem in psychology: a review of adolescent mental health studies. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 395, 16-20. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200120.004
Remes, O., Mendes, J.F., Templeton, P. (2021). Biological, psychological, and social determinants of depression: a review of recent literature. Brain Sciences, 11(1633), 1-33. https://doi.org/10.3390/brainsci11121633
Rustantina & Elliana, D. (2014). Hubungan pengetahuan ibu tentang Kartu Kembang Anak (KKA) dengan praktek stimulasi perkembangan pada balita 1-3 tahun di Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Puji Lestari RW I Kelurahan Ngijo Kecamatan Gunungpati Semarang. Jurnal Kebidanan, 3(2), 48-54. https://doi.org/10.26714/jk.3.2.2014.48-54
Sakti, H. (2020). Policy brief DP2K Kota Semarang: Pengasuhan positif berbasis Pancasila. DP2K Kota Semarang.
Santrock, J.W. (2018). Life-span development (17th ed.). McGrawHill.
WHO. (2021). Levels and trends in child malnutrition. WHO.
Wijayanti, H.N., & Fauziah, A. (2019). Dampak pelatihan PMBA pada kader posyandu dalam meningkatkan status gizi anak stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(25), 1–9. https://doi.org/10.35473/jgk.v11i25.17
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
