PENGUATAN IDENTITAS, JATI DIRI, DAN KAPASITAS MASYARAKAT ADAT WAROPEN DI PROVINSI PAPUA BARAT

Authors

  • Hugo Warami Universitas Papua
  • Hermanus Sikoway Universitas Papua
  • Yan P. Makabori Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Polbangtan Manokwari
  • Elisabeth L.M. Sanggenafa Universitas Papua
  • Kaleb A. Yenusi Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i1.2079

Keywords:

Penguatan, Identitas, Jati Diri, Kapasitas, Waropen

Abstract

Kelembagaan masyarakat adat Waropen secara legal berdasarkan peraturan perundang-undangan belum terbentuk di Provinsi Papua Barat. Untuk itu, kegiatan ini menjadi urgensi yang harus dilakukan dalam rangka penguatan dan penataan kelembagaan adat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk (1) membangun kesadaran dan solidaritas sosial; (2) mendorong kohesivitas sosial yang harmoni; (3) membentuk organisasi modern berbasis adat; (4) membangun organisasi sebagai benteng penerus nilai dan tradisi luhur; dan (5) ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Luarannya adalah diharapkan berkontribusi dalam (1) memahami wilayah dan karateristik budaya Waropen yang sama dan berbeda pada setiap kampung, keret dan rumah; dan (2) menyusun kelengkapan organisasi lembaga adat dan kemasyarakatan dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Waropen. Mitra dalam kegiatan ini adalah (1) Pemerintah Provinsi Papua Barat, (2) Pemerintah Kabupaten Waropen, (3) Pemerintah Kabupaten Manokwari, dan (4) Dewan Adat Daerah Suku Waropen Provinsi Papua. Metode kegiatan ini adalah participatory learning and action (PLA) dengan paradigma sosio-etnografis agar dapat belajar pada komunitas, menempatkan nilai yang sama antara pengetahuan dan pengalaman masyarakat adat, dan kapasitasnya dalam memberikan solusi atas masalah yang mempengaruhinya. Bentuk kegiatannya terdiri atas: (1) Musyawarah Besar, dan Pengukuhan. Hasil kegiatannya adalah terbentuknya kelembagaan: (1) Struktur Organisasi dan Tata Kerja Adat, (2) Peradilan Adat, dan (3) Kerukunan Keluarga Waropen

Author Biography

  • Hugo Warami, Universitas Papua
    Sastra Indonesia

References

Darmawan, D., Alamsyah, P., & Ila Rosmilawati. (2020). Participatory Learning and Action untuk Menumbuhkan Quality of Life pada Kelompok Keluarga Harapan. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 4(2), 160–169. https://doi.org/10.15294/PLS.V4I2.41400

Dharmojo. (2016). Waropen dalam Khazanah Budaya Papua (The Papuas of Waropen) (Terjemahan). Pasuruan: Pedati.

Hardyanto. (2018). Indonesia Bahasa Dunia. Indonesia Bahasa Dunia. http://setkab.go.id/indonesia-bahasa-dunia)

Napier. Alison; Simister, N. (2017). Participatory Learning and Action (PLA). Intrac for Civil Society, 1–3. https://www.intrac.org/wpcms/wp-content/uploads/2017/01/Participatory-learning-and-action.pdf

Silmi, F. A. (2017). Participatory Learning And Action (PLA) di Desa Terpencil: Peran LSM PROVISI Yogyakarta dalam Pemberdayaan Masyarakat di Lubuk Bintialo Sumatra Selatan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, 1(1), 83–102. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/JPM.2017.011-05

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Waropen, Pub. L. No. 129, 1 (2002).

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua, 1 (2021).

Usmani, D. P. (2014). Pelayaran Orang Biak Numfor Sebelum Abad 19: Suatu Tinjauan Maritim. Jurnal Jnana Budaya, 19(2), 199–216.

Warami, H. (2013). Khazanah Pengetahuan Lokal Etnik Waropen-Papua. Langua: Journal of Linguistics Research, 2(2), 1–7.

Warami, H. (2020a). Papua Barat Sebagai Provinsi Konservasi. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 5(11), 197–204. https://doi.org/10.47405/MJSSH.V5I11.535

Warami, H. (2020b). The Codification of Native Papuan Languages in The West Papua Province: Identification and Classification of Native Papuan Languages. Journal of Arts and Humanities, 9(10), 40–48. https://doi.org/10.18533/JAH.V9I10.1990

Warami, H. (2020c). Identity of Speech Community in Biak Numfor Papua: Anthropolinguistic Study Perspective. ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia, 284–303. https://doi.org/10.31947/ETNOSIA.V5I2.11195

Warami, H. (2021). Assistance in the preparation of academic study materials on traditional villages in West Papua Province: conservation and development of customary peoples. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 65–73. https://doi.org/10.12928/JP.V5I1.2996

Warami, H. (2022). Sufado Bawa Waropen Papua Barat: Ndi Sowosio, Ndi Korako (No. 1; 1).

Yenusi, B. R. (2016). Wacana Sistem Kepercayaan Masyarakat Waropen Dalam Narasi Munaba (Analisis Antropologi Sastra). Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana. Bulentin Linguistik. https://ojs.unud.ac.id/index.php/linguistika/article/view/23710

Downloads

Published

2023-01-20

Issue

Section

Articles