PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS BAGI GURU SD IT TAMAN CAHAYA SIANTAR

Authors

  • Dian Armanto State University of Medan image/svg+xml
  • Edi Suprayetno AKADEMI PERNIAGAAN DAN PERUSAHAAN APIPSU MEDAN
  • Kurniawan Sinaga Unversitas Tjut Nyak Dhien Medan
  • Abdi Sugiarto Unversitas Tjut Nyak Dhien Medan

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1225

Keywords:

Pelatihan, instrument Penilaian, HOTS

Abstract

Intrumen penilaian pembelajaran yang berkualitas merupakan alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar siswa. Pelatihan penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru SD IT Taman Cahaya Siantar dalam menyusun instrumen penilaian berbasis HOTS. Kegiatan Pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh para guru dikarenakan masih rendahnya kompetensi guru dalam mendesain instrument penilaian sesuai standar kurikulum. Melalui kegiatan ini para guru diberikan wawasan sekaligus kemampuan secara teknis dalam menyusun instrumen penilaian. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi lima bagian, yaitu kegiatan pre-test, eksplorasi, elaborasi, konfirmasi dan post-test. Pada tahap pre-test para peserta mengerjakan soal yang berkaitan dengan penilaian berbasis HOTS, pada tahap eksplorasi narasumber melalukan brainstorming kepada peserta yang berkaitan dengan penilaian berbasis HOTS. Setelah melakukan brainstorming narasumber melakukan kegiatan elaborasi, yaitu penjelasan materi tentang penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS. Pada tahap konfirmasi, peserta pelatihan diarahkan untuk membentuk kelompok dan melakukan diskusi dalam menyusun instrumen penilaian berbasis HOTS. Tahap selanjutnya perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelompok lainnya. Pada tahap post-test peserta mengerjakan soal yang berkaitan dengan materi pelatihan dengan hasil terdapat peningkatan nilai post-test dengan nilai peningkatan 59,52% dimana hasil rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 74,60 dari nilai rata-rata pre-test 44,40 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil pelatihan ini secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan guru SD IT Taman Cahaya Siantar dalam mendesain instrumen penilaian berbasis HOTS

References

Chen, C.-H., & Tzeng, G.-H. (2011). Creating the aspired intelligent assessment systems for teaching materials. Expert Systems with Applications, 38(10), 12168–12179. https://doi.org/10.1016/j.eswa.2011.03.050

Ghiani, G., Manni, E., & Romano, A. (2017). Training offer selection and course timetabling for remedial education. Computers & Industrial Engineering, 111, 282–288. https://doi.org/10.1016/j.cie.2017.07.034

Gregory, S. (2011). Assessment of Higher Order Thinking Skills. Current Perspectives on Cognition, Learning and Instruction (D. H. Robinson (ed.)). Information Age Publishing, Inc. https://eric.ed.gov/?id=ED527631

Kantar, L. D. (2014). Assessment and instruction to promote higher order thinking in nursing students. Nurse Education Today, 34(5), 789–794. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2013.08.013

Narayanan, S., & Adithan, M. (2015). Analysis Of Question Papers In Engineering Courses With Respect To Hots (Higher Order Thinking Skills). American Journal of Engineering Education (AJEE), 6(1), 1–10. https://doi.org/10.19030/ajee.v6i1.9247

Nurhiyanti, R. P., & Christiana, E. (2013). Pengaruh Tingkat Keharonisan Keluarga Dengan Motivasi Belajar Siswa Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin Siswa Di SMA. Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling, 1(1).

Pratiwi, P. H. (2017). PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH PENILAIAN PEMBELAJARAN SOSIOLOGI BERORIENTASI HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS). Jurnal Cakrawala Pendidikan, 36(2). https://doi.org/10.21831/cp.v36i2.13123

Razak, M., Hala, Y., & Taiyeb, A. M. (2016). Efektifitas Pendekatan Saintifik Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Peserta Didik Kelas XII IPA SMA Negeri 4 Watampone. Sainsmat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 5(1), 58–73. https://doi.org/https://doi.org/10.35580/sainsmat5130502016

Safi’i, I., & Amar, F. (2019). Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Berstandar HOTS bagi Guru-Guru SD di Wilayah Banyudono. Abdimas Dewantara, 2(2), 149–157.

Saputra, H. (2016). Pengembangan Mutu Pendidikan Menuju Era Global: penguatan mutu pembelajaran dengan penerapan HOTS (High Order Thinking Skills). Smiles Indonesia Instutite.

Setiawati, W., Asmira, O., Ariyana, Y., Bestary, R., & Pudjiastuti, A. (2019). Buku penilaian berorientasi higher order thinking skills. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. http://repositori.kemdikbud.go.id/15158/1/Buku Penilaian HOTS.pdf

Sulaiman, T., Muniyan, V., Madhvan, D., Hasan, R., Syrene, S., & Rahim, A. (2017). Implementation of Higher Order Thinking Skills in Teaching Of Science: A Case Study in Malaysia. International Research Journal of Education and Sciences, 1(1), 1–3. https://www.masree.info/wp-content/uploads/2019/11/Implementation-of-Higher-Order-Thinking-Skills-in-Teaching-of-Science.pdf

Supriyadi. (2013). EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. UNG Press. file:///C:/Users/User/Downloads/Evaluasi-Pembelajaran-Bahasa-Indonesia.pdf

Syafa’ah, H. K., & Handayani, L. (2015). PENGEMBANGAN METACOGNITIVE SELF ASSESSMENT UNTUK MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR EVALUASI DALAM MEMBACA TEKS SAINS BERBAHASA INGGRIS. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 4(1), 43–48. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/upej.v4i1.4742

Tarhan, S., Bacanlı, H., Dombaycı, M. A., & Demir, M. (2011). Quadruple Thinking: Hopeful Thinking. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 12, 568–576. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.02.069

Downloads

Published

2021-07-11

Issue

Section

Articles