PENDAMPINGAN PEMASARAN DAN PENJUALAN PRODUK ANYAMAN RUMBAI UMKM RUMPUN MAS, DESA SIDANG EMAS, KABUPATEN BANYUASIN
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1152Keywords:
E-commerce, Media Sosial, Produk Anyaman, RumbaiAbstract
Rumbai adalah jenis tanaman air yang banyak tumbuh di wilayah Desa Sidang Emas, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Tanaman ini lazimnya digunakan sebagai bahan dasar produk anyaman seperti atap, tikar, bakul, dan tas. Namun ternyata, para perajin Desa Sidang Emas yang tergabung dalam UMKM Rumpun Mas belum mendapatkan manfaat ekonomi lebih dari produk yang dihasilkan. Hasil dari observasi dan diskusi kelompok terarah menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi oleh perajin dan UMKM Rumpun Mas terletak pada terbatasnya diversifikasi produk dan metode pemasaran serta penjualan yang pasif. Berdasarkan hal tersebut, maka tim pengabdian melakukan kegiatan pendampingan untuk meningkatkan inovasi produk termasuk pembuatan dan maksimalisasi media sosial dan aplikasi e-commerce. Pemilihan media sosial dan aplikasi e-commerce sebagai metode pemasaran dan penjualan berdasarkan pada realitas pertumbuhan media internet dan kuantitas pengguna yang semakin tinggi sehingga potensi untuk mempromosikan produk anyaman rumbai semakin luas. Pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa perajin mendapatkan pengetahuan baru terkait jenis dan model anyaman serta metode pemasaran. Satu produk baru yang dibuat adalah topi wisuda. Kemudian, selain tetap melaksanakan penjualan langsung, perajin dapat mempromosikan dan memasarkan produk mereka melalui media sosial Facebook dan Instagram serta beberapa aplikasi e-commerce. Dengan demikian, diharapkan penjualan produk anyaman para perajin dan UMKM Rumpun Mas semakin meningkat sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyakarat Desa Sidang Emas pada umumnya
References
Amalia, A. ., & Syawie, M. (2015). Pembangunan kemandirian desa melalui konsep pemberdayaan: Suatu kajian dalam perspektif sosiologi. Jurnal Sosio Informa, 1(2), 175 – 188. https://doi.org/https://doi.org/10.33007/inf.v1i2.146
Ansyah, A. B., Wahid, M., & Hartati, H. (2021). PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN DESA DIGITAL MELALUI KOMUITAS PEMUDA DI DESA PEMATANG JERING KABUPATEN MUARO JAMBI. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 13–19. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i1.913
Ariadi, A. (2019). Perencanaan pembangunan desa. Meraja Journal, 2(2), 135 – 147.
Evawarni. (2008). Kerajinan anyaman pandan di Jambi (A. W. S (ed.)). Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Hamid, H. (2018). Manajemen pemberdayaan masyarakat (T. S. Razak (ed.); 1st ed.). De La Macca.
Kemkominfo. (2019). Pertumbuhan e-Commerce Indonesia Capai 78 persen. https://kominfo.go.id/content/detail/16770/kemkominfo-pertumbuhan-e-commerce-indonesia-capai-78-persen/0/sorotan_media
Kemp, S. (2019). Digital 2019: Global Internet Use Accelerates. https://wearesocial.com/blog/2019/01/digital-2019-global-internet-use-accelerates
Noor, M. (2011). Pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS, I(2), 87 – 99. https://doi.org/https://doi.org/10.26877/civis.v1i2/Juli.591
Patria, A. S., & Siti, M. (2015). Kerajinan anyam sebagai pelestarian kearifan lokal. Jurnal Dimensi, 12(1), 1 – 10. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25105/dim.v12i1.65
Suharto. (2018). Pemberdayaan masyarakat desa dalam implementasi uu desa (Analisis implementasi UU no.6 tahun 2014 tentang desa. SENAS POLHI, 157–175. https://www.publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/SENASPOLHI/article/view/2431/2411
Widjajanti, K. (2011). Model pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 12(1), 15 – 27.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
