SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN POSYANDU KEMBOJA KELURAHAN TASIKMADU KOTA MALANG DALAM MENCEGAH STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1124Keywords:
Sosialiasi, Pendampingan, Stunting, Kelurahan, TasikmaduAbstract
Stunting telah menjadi masalah Kelurahan Tasikmadu. Disini ada 25 balita terindikasi stunting. Karena itu perlu ada sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat Tasikmadu. Tujuan dari kegiatan ini adalah menemukan akar masalah dan solusi dalam pencegahan stunting. Mitra dalam kegiatan ini adalah Posyandu Kemboja dan PKK Kelurahan Tasikmadu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi dan simulasi. Hasil kegiatannya yaitu pemberian tablet pada ibu hamil untuk tambah darah sejak dinyatakan hamil, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, posyandu pro aktif mendatangi keluarga balita supaya mengikuti program imunisasi dasar lengkap, pemberian vitamin A, memperbaiki pola pikir dan pola asuh untuk balita. Selain itu, keluarga balita menjadi prioritas penerima program kampung tangguh pangan dan kesehatan di Kelurahan Tasikmadu
References
Aryastami, N. K. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4). https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
Bishwakarma, R. (2011). Spatial Inequality in Children Nutrition in Nepal: Implications of Regional Context and Individual/Household Composition [University of Maryland, College Park, United States]. https://drum.lib.umd.edu/handle/1903/11683
Djunaedy, M. F. (2020, November 12). Dinkes Kota Malang Misi Perangi Stunting. Kabarmalang.Com. https://kabarmalang.com/14085/dinkes-kota-malang-misi-perangi-stunting
Fikadu, T., Assegid, S., & Dube, L. (2014). Factors associated with stunting among children of age 24 to 59 months in Meskan district, Gurage Zone, South Ethiopia: a case-control study. BMC Public Health, 14(1), 800. https://doi.org/10.1186/1471-2458-14-800
Kurniasih, D., & Soekirman. (2011). Sehat & bugar berkat gizi seimbang. Penerbitan Sarana Bobo.
Lestariningsih, S. (2000). Gizi Prima Bayi dan Balita, Seri Ayah Bunda. Yayasan Aspirasi Pemuda.
Nasikhah, R., & Margawati, A. (2012). FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 – 36 BULAN DI KECAMATAN SEMARANG TIMUR. Journal of Nutrition College, 1(1), 176–184. https://doi.org/10.14710/jnc.v1i1.738
Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20473/mgi.v10i1.13-19
Paudel, R., Pradhan, B., Wagle, R., Pahari, D., & Onta, S. (2013). Risk Factors for Stunting Among Children: A Community Based Case Control Study in Nepal. Kathmandu University Medical Journal, 10(3), 18–24. https://doi.org/10.3126/kumj.v10i3.8012
Rahman, F., & Tarigan, J. S. R. (2020). Inovasi Pemerintahan: Menuju Tata Kelola Pemerintahan Daerah Ideal. Intrans Publishing.
Riskesdas. (2013). RISET KESEHATAN DASAR 2013. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf
Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275. https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.813
Sjahmien, M. (2003). Ilmu Gizi Jilid 2. PT Bharatara Niaga Media.
Teshome, B., Kogi-Makau, W., Getahun, Z., & Taye, G. (2010). Magnitude and determinants of stunting in children underfive years of age in food surplus region of Ethiopia: The case of West Gojam Zone. Ethiopian Journal of Health Development, 23(2). https://doi.org/10.4314/ejhd.v23i2.53223
Ulfah, I. F., & Nugroho, A. B. (2020). Menilik Tantangan Pembangunan Kesehatan di Indonesia: Faktor Penyebab Stunting di Kabupaten Jember. JURNAL SOSIAL POLITIK, 6(2), 201–213. https://doi.org/10.22219/sospol.v6i2.12899
Zaif, R. M., Wijaya, M., & Hilmanto, D. (2017). Hubungan antara Riwayat Status Gizi Ibu Masa Keha milan dengan Pertumbuhan Anak Balita di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Jurnal Sistem Kesehatan, 2(3). https://doi.org/10.24198/jsk.v2i3.11964
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
