Implementasi Collaborative Learning Community dalam Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Guru Berbasis Digital.
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.5302Keywords:
Collaborative Learning Community, Keterampilan Kolaborasi, Kompetensi Sosial, Kolaborasi Digital, Model Kompetensi GuruAbstract
Keterampilan kolaborasi merupakan bagian dari kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh seorang guru. Guru melakukan kolaborasi untuk mencapai peningkatan kualitas pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan belajar siswa. Komunikasi efektif, pengorganisasian tugas, hingga inisiatif berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan pembelajaran menjadi sub-indikator kompetensi sosial yang harus dicapai oleh seorang guru. Namun, keterampilan kolaborasi yang dilakukan guru saat ini masih belum mencapai sub-indikator yang diharapkan dalam model kompetensi sosial. Oleh sebab itu, dilakukan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi guru berbasis digital melalui implementasi collaborative learning community. Guru SMP Swasta Letjen Jamin Gintings' Berastagi merupakan mitra kegiatan dengan jumlah partisipan sebanyak 15 orang guru. Kegiatan dilaksanakan dengan tiga metode, yakni sosialisasi dan workshop, observasi dan pendampingan praktik, serta refleksi. Angket keterampilan kolaborasi digunakan sebelum dan setelah kegiatan, serta dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan kolaborasi guru sebesar 81,25% (kategori sangat baik). Hasil kegiatan merekomendasikan bahwa penerapan collaborative learning community meningkatkan keterampilan kolaborasi guru dengan sangat baik dan dapat dilanjutkan pada kegiatan yang lebih luas dengan fokus pada kegiatan refleksi yang berkelanjutan
References
Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara.
Díaz-Sacco, A., & Muñoz-Salinas, Y. (2024). Conditions and opportunities for teacher collaboration during the implementation of a professional development programme. Professional Development in Education, 1–15. https://doi.org/10.1080/19415257.2024.2405617
Hidayat, M. L., Astuti, D. S., Hariyatmi, Prayitno, H. J., & Anif, S. (2022). Pelatihan Kecakapan Kolaborasi Digital bagi Guru-Guru IPA Sekolah Menengah di Jawa Tengah. Jurnal Warta LPM, 25(2), 263–274. http://journals.ums.ac.id/index.php/warta
Jurkowski, S., & Abramczyk, A. (2024). Collaboration in in-service teacher training - the missing link between empirical evidence and practice? Journal of Education for Teaching, 50(4), 550–563. https://doi.org/10.1080/02607476.2024.2327062
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Saku Rapor Pendidikan untuk Satuan Pendidikan: Rapor Pendidikan Identifikasi, Benahi, dan Refleksi. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan. Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan .
Ohle-Peters, A., Ludewig, U., & McElvany, N. (2024). Can we foster pre-service teachers’ competences for digital collaboration? Frontiers in Education, 9. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1455074
Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2020). Peraturan Dikrektur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 6565/B/GT/2020 Tentang Model Kompetensi dalam Pengembangan Profesi Guru.
Pettersson, F. (2018). On the issues of digital competence in educational contexts – a review of literature. Education and Information Technologies, 23(3), 1005–1021. https://doi.org/10.1007/s10639-017-9649-3
Ramadhani, R., Eliawati, T., Meizar, A., & Pakpahan, R. B. (2024). Implementasi collaborative learning community dalam meningkatkan kemampuan manajemen pembelajaran literasi dan numerasi guru sekolah menengah pertama. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(5), 5350–5361.
Robutti, O., Trouche, L., Cusi, A., Psycharis, G., Kumar, R., & Pynes, D. (2024). Tools and resources used/designed for teacher collaboration and resulting from teacher collaboration. In H. Borko & D. Potari (Eds.), Teachers of Mathematics Working and Learning in Collaborative Groups (pp. 203–274). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-56488-8_5
Schulze, J. R. (2024). Effects of Teacher Collaboration and Tandem Compositions on Pre-Service Teachers’ Professional Self-Concepts in Inclusive Education. Springer Fachmedien Wiesbaden. https://doi.org/10.1007/978-3-658-45143-1
Slakmon, B., & Abdu, R. (2024). Learning to notice collaboration: examining the impact of professional development on mathematics teachers’ enhanced awareness in CSCL settings. International Journal of Computer-Supported Collaborative Learning, 19(2), 137–155. https://doi.org/10.1007/s11412-024-09423-6
Suzer, E., & Koc, M. (2024). Teachers’ digital competency level according to various variables: A study based on the European DigCompEdu framework in a large Turkish city. Education and Information Technologies. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12711-1
Wang, H., & Sang, L. (2024). Interdisciplinary competence of primary and secondary school teachers: a systematic literature review. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2378277
Wang, H.-H., Charoenmuang, M., Knobloch, N. A., & Tormoehlen, R. L. (2020). Defining interdisciplinary collaboration based on high school teachers’ beliefs and practices of STEM integration using a complex designed system. International Journal of STEM Education, 7(1), 3. https://doi.org/10.1186/s40594-019-0201-4
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.

