Edukasi Perundungan Digital di SMKN 1 Minas
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.5164Kata Kunci:
Cyberbullying, Literasi Digital, Media sosialAbstrak
Cyberbullying telah menjadi masalah serius, terutama di kalangan remaja yang aktif menggunakan media digital. Seiring perkembangan teknologi, platform online dan media sosial membuka peluang baru untuk perundungan, sehingga penting dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya ini dan melatih literasi digital. Literasi digital mencakup pemahaman terhadap hoax, sementara literasi non-digital menekankan pada sikap menghadapi perundungan. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, sesi tanya jawab interaktif, pelatihan literasi digital, serta simulasi dan role playing. Sebelum pelatihan, 80% siswa tidak mengenal istilah cyberbullying meskipun mereka akrab dengan gawai. Sebagian kecil siswa yang memahami istilah tersebut mengetahuinya melalui media sosial seperti Instagram (65%), Facebook (10%), dan game online (3%). Setelah pelatihan, seluruh siswa memahami konsep cyberbullying dan bahayanya. Cyberbullying berdampak serius, termasuk meningkatkan risiko kecemasan, depresi, dan stres pada korban. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan multifaset yang mencakup pendidikan, legislasi, dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya cyberbullying dan pentingnya literasi digital. Upaya berkelanjutan harus dilakukan untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan inklusif
Referensi
admin. (2024, Juli ). Data Pokok Pendidikan: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Retrieved 2024, from https://dapo.kemdikbud.go.id/sekolah/0C63FCEAB5F3746858C5
Admin. (2024, Juli ). PUSDATIN KEMENDIKBUDRISTEK. Retrieved from Data Referensi KEMENBUDRISTEK: https://referensi.data.kemdikbud.go.id/pendidikan/dikdas/091100/2/all/all/all
Chan, G. H. (2020). A comparative analysis of online, offline, and integrated counseling among hidden youth in Hong Kong. Children and Youth Services Review, 114.
Harmona Daulay, D. S. (2023). Penyadaran Kesetaraan Dan Keadilan Gender Dalam Pendampingan Antisipasi Dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender Pada Guru, Siswa Dan Siswi Sekolah Smp Dan Sma Harapan 3 Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 29(3), 544-553.
Hidayana, R. M. (2021). Mailinda, R., & Hidayana, R. (2021). Perlindungan Hukum Korban Bullying Bagi Anak Di Bawah Umur Di Salah Satu Sekolah Menengah Pertama Negeri Di Balikpapan. Research Lembaran Publikasi Ilmiah, 4(2).
Laura J. Lambe, V. D. (2019). Standing up to bullying: A social ecological review of peer defending in offline and online contextsAggression and Violent Behavior. Aggression and Violent Behavior, 45, 51-74.
McLouglin, L., Spears, B., & Taddeo, C. (2018). The Importance of Social Connection for Cybervictims: How Connectedness and Technology Could Promote Mental Health and Wellbeing in Young People. International Journal of Emotional Education, 10(1), 5-24.
MJ Boulton, L. B. (2017). Perceived barriers that prevent high school students seeking help from teachers for bullying and their effects on disclosure intentions. J Adolesc, 56, pp. 40-51.
Muhammad Akbar, R. S. (2023). Pencegahan Perilaku Bullying Pada Anak Dengan Peningkatan Pengetahuan Melalui Sosialisasi Dan Pendampingan Terhadap Anak Kelurahan Bentiring Permai. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi Ipteks, 1(2), 77-87.
Sara Bastiaensens, H. V. (2014). Cyberbullying on social network sites. An experimental study into bystanders’ behavioural intentions to help the victim or reinforce the bully. Computers in Human Behavior,, 31, 259-271.
Smith, P. K. (2016). Bullying: Definition, Types, Causes, Consequences and Intervention. 10, pp. 519–532.
Spenser, L. B. (2016). “People think it’s a harmless joke”: young people’s understanding of the impact of technology, digital vulnerability and cyberbullying in the United Kingdom*. Journal of Children and Media, 11(1), pp. 20-35.
Stelly Martha Lova, S. W. (2023). Aktualisasi Pendidikan Literasi Digital Bagi Anak dan Remaja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 29(3), 517-523.
U.S., D. o. (2019). ). Student reports of bullying: Results from the 2015 school crime supplement to the national crime victimization survey. Institute of Education Sciences. Institute of Education Sciences
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
