Terapi Trauma Healing Menggunakan Alat Permain Edukatif Untuk Anak Korban Bencana “Galodo” di Agam

Authors

DOI:

https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.4556

Keywords:

Alat Permainan Edukatif, Banjir Lahar Dingin, Terapi

Abstract

Kelompok anak usia dini merupakan kelompok usia yang rentan menghadapi permasalahan mental di daerah bencana, karena tempat bermain anak dipenuhi lumpur dan puing-puing bencana. Banjir lahar dingin atau yang disebut warga Sumatera Barat dengan istilah Galodo yang terjadi pada 12 Mei 2024 lalu memberikan rasa trauma bagi masyarakat yang berada di daerah terdampak bencana sekitar Gunung Marapi Sumatera Barat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk berpartisipasi dalam mendukung percepatan pemulihan mental anak usia dini (Taman Kanak-kanak dan SD Kelas Awal) dari trauma akibat bencana Galodo tersebut. Pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan persuasif kepada anak-anak korban Galodo, yang mana anak dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, lalu dilakukan pencerahan oleh anggota tim yang juga ahli bimbingan konseling. Kemudian dilakukan kegiatan bermain sambil belajar menggunakan alat permainan edukatif. Terapi bermain sambil belajar memberikan dampak yang sangat positif bagi mental anak-anak, yang mana  anak-anak usia dini berlomba-lomba untuk menyusun puzzle dalam bentuk angka dan huruf, serta saling berlomba untuk membacakan ayat-ayat pendek yang mereka hafal. Hasil pengabdian masyarakat ditunjukkan dari sikap anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan dan bergembira bersama selama kegiatan hingga akhir. Dari 12 anak yang mengikuti kegiatan tersebut hanya ada 1 anak atau 0,083 persen yang tidak mengikuti kegiatan bersama hingga akhir karena memilih untuk bermain sendiri APE di ruang pengungsian. Dilihat dari kecepatan dan ketepatan dalam penyusunan puzzle, anak perempuan dari kelompok SD dan TK lebih cepat dan tepat dalam menyelesaikan tugas. Tim pengabdian masyarakat memberikan doorprize berupa alat permainan edukatif dan uang tunai.

References

Azzahra, M., Partiwi, A., Azzahra, A., & Cantika Rahma, D. (2023). Intervensi Terapi Bermain Pasca Bencana Pada Anak: Literatur Review. Jurnal Keperawatan, 15(September), 1119–1130. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

BPMI Setpres. (2024). Tinjau Posko Pengungsi di Agam, Presiden Jokowi Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana. Htttp:Presidenri.Go.Id/. https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/tinjau-posko-pengungsi-di-agam-presiden-jokowi-serahkan-bantuan-bagi-warga-terdampak-bencana/

Fayed A, M. A., Maarif, S., Widodo, P., & Kusuma. (2023). Trauma healing anak pasca bencana gempa bumi cianjur 2022 dengan metode art therapy. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(5), 2190–2198. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/index

Firdausi, I. A., Mulyasih, R., Santi, E. T., Marthalena, Mardiana, S., Pitasari, D. N., Annisarizki, Rizka, D., & Putri, L. D. (2022). Pendampingan Trauma healing dan Edukasi Bencana Pada Anak-Anak Korban Bencana Banjir di Kelurahan Kasunyatan Kasemen Kota Serang. Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 91–98. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v4i2.5864

Hia, L.N. & Fitriana, E. (2022). IMPLEMENTASI TRAUMA HEALING DAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN PADA ANAK-ANAK PASCA BENCANA BANJIR DI KOTA PALANGKA RAYA. PROSIDING SEMINAR NASIONAL UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA "Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan". 1: 189-202. https://jurnal.uppr.ac.id/index.php/PUPPR/article/view/22

Jaya, C. A. Y., & Afifah, M. N. (2024). Korban Banjir Bandang Sumbar Capai 67 Orang, 20 Masih Hilang, 3 Belum Teridentifikasi. Artikel Media Massa. https://www.kompas.com/tren/read/2024/05/17/083000365/korban-banjir-bandang-sumbar-capai-67-orang-20-masih-hilang-3-belum?lgn_method=google&google_btn=onetap

Kemendikbudristek RI. (2021). Kebijakan Kurikulum untuk Membantu Pemulihan Pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi, 2021. https://drive.google.com/file/d/1r2vwr6eB9-9pRxc6y04d0oqai62CiEYf/view

Muhammad, B., Efendi, S., Pratiwi, I., Wizurai, N. A., Khoirul, M., & Waladul, A. (2022). Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TRAUMA HEALING TERHADAP BALITA DAN ANAK-ANAK DI POSKO KORBAN ERUPSI GUNUNG SEMERU SMPN 2 PASIRIAN, KABUPATEN LUMAJANG. 241–247.

Nurfadilah, et.al., (2021). Panduan APE Aman Bagi Anak Usia Dini. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, 1–68. https://paudpedia.kemdikbud.go.id/uploads/pdfs/TINY_20220222_100716.pdf

Nurrosyidah, I. H., et.al., (2022). Journal of community service. 1(2), 16–20.

Pramardika, D. D., Hinonaung, J. S. H., & Mahihody, A. J. (2020). Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Tingkat Kecemasan An. Jurnal Keperawatan, 1(1), 35–44.

Purnamasari, N. I., Ni’matul Jannah, F., Fatimah, N., Ar, Z. T., Wahyudi, M., Tinggi, S., Islam, A., & Surabaya, Y. (2023). Implementasi Trauma healing melalui Metode Mendongeng pada Anak-Anak Korban Erupsi Gunung Semeru. Lentera, 1(1), 59–74. http://sjdgge.ppj.unp.ac.id/index.php/Sjdgge/article/view/325%0Ahttp://sjdgge.ppj.unp.ac.id/index.php

Rahman, A. (2018). Analisa Kebutuhan Program Trauma healing untuk Anak-anak Pasca Banjir di Kecamatan Sungai Pua Tahun 2018: Implementasi Manajemen Bencana. Menara Ilmu, 12(7), 1–6.

Septian, A., Komala, E., Rahadian, A., Suryani, Y., Azkia, D., & Karnia, E. S. (2023). Implementasi Trauma healing dan Sekolah Alam Pasca Gempa Bagi Anak-anak di Cianjur. Jurnal Pengabdian Sains Dan Humaniora, 2(2), 107–115. https://doi.org/10.32938/jpsh.2.2.2023.107-115

Wetik, S. V., & Polii, G. B. (2023). Play Therapy Berbasis Trauma healing Pasca Bencana Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 385–391. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.118

Widyastuti, C., Widha, L., & Aulia, A. R. (2019). Play Therapy Sebagai Bentuk Penanganan Konseling Trauma healing Pada Anak Usia Dini. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 16(1), 100–111. https://doi.org/10.14421/hisbah.2019.161-0

Downloads

Published

2025-02-02

Issue

Section

Articles