EDUKASI DAN PEMBERIAN SUPLEMEN ZINK, MULTIVITAMIN DALAM PROGRAM STUNTING PADA BALITA DI BOJONEGORO
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i1.2266Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Stunting, Suplemen ZinkAbstract
Permasalahan stunting di Bojonegoro sebagai program yang perlu mendapatkan penanganan lebih serius. Peran ini tidak hanya Dinas Kesehatan sebagai pelaksana pemerintah di bidang kesehatan, masyarakat dan pihak swasta diharapkan juga mempunyai peranan aktif dalam mengatasi stunting. Prodi S1 Farmasi bersama mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Batokan Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro untuk membantu Puskesmas Kasiman dalam rangka keberhasilan program stunting di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan memberikan suplemn zink atau vitamin penambah nafsu makan untuk meminimalisir kondisi balita yang tergolong stunting bisa lebih baik lagi. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan Pebruari 2021 sampai dengan bulan September 2021 dengan melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan dan edukasi. Setiap bulan dilakukan monitoring perkembangan berat badan dan tinggi badan balita stunting. Dalam kegiatan ini memberikan edukasi dan monitoring setiap bulan bagaimana pola hidup sehat, asupsi gizi yang sehat, penggunaan suplemen zink dan multivitamin pada anak sekaligus pendampingan dalam meminum suplemen. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh balita masyarakat wilayah Desa Batokan, Dosen dan mahasiswa Farmasi Stikes Rajekwesi Bojonegoro. Tema yang diusung pada pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dan pendampingan suplemen zink dan vitamin nafsu makan berbasis bahan alam sesuai dengan keunggulan Prodi S1 Farmasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
References
AL-Rahmad, A. H., Miko, A., & Hadi, A. (2013). KAJIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DITINJAU DARI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, MP-ASI, STATUS IMUNISASI DAN KARAKTERISTIK KELUARGA DI KOTA BANDA ACEH. Jurnal Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, 6(2), 169–184.
Candra, A. (2017). Pengaruh Suplementasi Seng dan Zat Besi Terhadap Berat Badan dan Tinggi Badan Balita. JOURNAL OF NUTRITION AND HEALTH, 5(1), 37–44. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jnh.5.1.2017.37-44
Dewi, B. A., Utami, R., Setianto, R., Hikmah, S. N., & Maftukhin, A. (2022). Pemberian Suplemen Zinc Berpengaruh terhadap Perubahan Tinggi Badan dan Berat Badan Anak Balita Stunting Di Desa Batokan Kecamatan Kasiman Bojonegoro. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(2), 548–555. https://doi.org/10.35326/pencerah.v8i2.2226
Fikrina, L. T. (2017). Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Karangrejek Wonosari Gunung Kidul. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2–7.
Kasanah, U., & Muawanah, S. (2020). Efektifitas Pemberian Zinc Dalam Peningkatan Tinggi Badan (Tb) Anak Stunting Di Kabupaten Pati. Coping: Community of Publishing in Nursing, 8(3), 251. https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i03.p05
Kemenkes RI. (2018). Buletin Jendela dan Data InformasiKesehatan: Situasi Balita Pendek (Stunting).
Kementerian Kesehatan. (2018). Buku Saku: Pemantauan Status Gizi Tahun 2017 (p. 150). Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/wp-content/uploads/2018/01/Buku-Saku-Nasional-PSG-2017-Cetak-1.pdf
Khatimah, H. dkk. (2020). Suplemen Zinc Terhadap Pertumbuhan Bayi Umur 6-9 Bulan. Hasanuddin Journal of Midwifery, 2(1), 1–7.
Losong, N. H. F., & Adriani, M. (2017). Perbedaan Kadar Hemoglobin, Asupan Zat Besi, dan Zinc pada Balita Stunting dan Non Stunting. Amerta Nutrition, 1(2), 117. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i2.6233
Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor penyebab anak stunting usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(3), 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.art.p268-278
Pemerintah Kabupaten. (2020). Data Dinas Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (2020). Data Stunting Bojonegoro.
Puspitasari, F. D., Sudargo, T., & Gamayanti, I. L. (2014). HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK SEKOLAH DASAR DI DAERAH ENDEMIS GAKI. GIZI INDONESIA, 34(1), 52–60. https://doi.org/10.36457/gizindo.v34i1.101
Rahmawati, A. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Stunting pada Balita. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 6(3), 389–395. https://doi.org/10.26699/jnk.v6i3.art.p389-395
Teja, M. (2019). STUNTING BALITA INDONESIA DAN PENANGGULANGANNYA. In Info Singkat: Vol. XI (Issue 22). https://puslit.dpr.go.id/produk/info-singkat/page/8
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.

