SOSIALISASI PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT DALAM KEGIATAN USAHA TANI BERKELANJUTAN DI SMK NEGERI 1 RUNDENG
DOI:
https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1968Kata Kunci:
Pengelolaan Lahan Gambut, Usaha Tani, Pertanian BerkelanjutanAbstrak
Jumlah lahan gambut di Indonesia saat ini mencapai 22,5 juta hektar. Bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia saat ini memaksa masyarakat mulai melakukan aktivitas pertanian di atas lahan gambut. SMK Negeri 1 Rundeng adalah sebuah sekolah menegah kejuruan yang berada di kecamatan Rundeng Kota Subulussalam provisnsi Aceh. Sebagian besar kecamatan Rundeng terdiri dari lahan gambut. Lahan gambut di kecamatan Rundeng telah mengarah pada kerusakan akibat dari kegiatan pertanian yang dilakukan oleh petani dengan cara mengeringkan air diatas permukaan lahan gambut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kepahaman kepada siswa SMK Negeri 1 Rundeng tentang bagaimana pengelolaan lahan gambut dalam kegiatan usaha tani berkelanjutan. Dalam kegiatan sosialisasi, materi yang disampaikan meliputi , partama : menyampaikan meteri dari definisi lahan gambut, kedua : menyampaikan materi fungsi dari lahan gambut dan ketiga : manyampaikan cara melakuakan kegiatan usaha tani yang benar diatas lahan gambut. Dari hasil sosialisasi didapatkan bahwa pertama : sebelum dilakukan sosialisasi, sebagian besar siswa tidak mengetahui apa definisi dari lahan gambut, dan setelah dilakukan sosialisasi seluruh siswa mengetahui definisi dari lahan gambut, kedua : sebelum dilakukan sosialisasi, para siswa tidak mengetahui fungsi dari lahan gambut, dan setelah dilakukan sosialisasi, seluruh siswa mengetahui tentang fungsi dasar dari lahan gambut yaitu terutama sebagai cadangan karbon dan cadangan air, ketiga : sebelum dilakukannya sosialisasi, siswa tidak mengetahui tentang cara bertani yang benar diatas lahan gambut, setelah dilakuan sosialisasi, siswa mulai mngerti tentang bagai mana cara Bertani yang benar diatas lahan gambut, terutama dalam mempertahankan air gambut serta tidak melakukan pembakaran dalam pembersihan lahan pertanian
Referensi
Agus, F. dan I. G. M. Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian Dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah Dan World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor. Indonesia. 36 hal.
Andriesse, J.P. 1992. Constrain and Opportunities for Alternative Use Options of Tropical Peatland.Dalam: B.Y. Aminuddin (Eds). Proc. of the Int. Symp.on Tropical Peatland, Kuching, Sarawak, Malaysia, 6-10 May 1991. Hal.1-6.
Fatkhullah, M., Mulyani, I., & Imawan, B. (2021). Strategi Pengembangan Masyarakat Petani Lahan Gambut melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Analisis Pendekatan Penghidupan Berkelanjutan. Journal of Social Development Studies, 2(2), 15–29. https://doi.org/10.22146/jsds.2186
Firmansyah, H., Yulianti, M., & Alif, M. (2017). Strategi Komunikasi dalam Penguatan Kapasitas Kelembagaan pada Pengelolaan Lahan Gambut Melalui Peningkatan Sumberdaya Manusia di Sektor Pertanian Kalimantan Selatan. Journal Of Communication Studies Vol, 2(1), 119–131.
Irma, W., Gunawan, T., & Suratman, S. (2018). Pengaruh Konversi Lahan Gambut Terhadap Ketahanan Lingkungan di DAS Kampar Provinsi Riau Sumatera. Jurnal Ketahanan Nasional, 24(2), 170. https://doi.org/10.22146/jkn.36679
Mulyani, A., & Agus, F. (2018). Kebutuhan dan Ketersediaan Lahan Cadangan Untuk Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1), 1. https://doi.org/10.21082/akp.v15n1.2017.1-17
Noor, M., Nursyamsi, D., Alwi, M., & Fahmi, A. (2014). Prospek Pertanian Berkelanjutan di Lahan Gambut: dari Petani ke Peneliti dan Peneliti ke Petani. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 69–79.
Nugraha, R. P., Fauzi, A., & Ekayani, M. (2019). Analisis Kerugiam Ekonomi pada Lahan Gambut di Kecamatan Pusako, dan Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. JURNAL EKONOMI PERTANIAN , SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN ( Journal of Agriculture , Resource , and Environmental Economics ), 2(3), 1–11.
Pirngadi, R. S. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEDIAAN PETANI DALAM MEMBAYAR JASA LINGKUNGAN AIR PADI SAWAH. Jurnal Agrifo, 4(1), 51–57.
Pirngadi, R. S., Supriana, T., & Zen, Z. (2018). VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA ALAM BERBASIS NILAI GUNA PADA SUB DAS AIR SARAP DALAM KAWASAN DAS KRUENG KLUET. Prosiding Kearifan Lokal Dalam Keberagaman Untuk Pembangunan Indonesia, 415–420.
Ramdhan, M. (2018). Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Kebijakan Restorasi Lahan Gambut Di Kalimantan Tengah. Jurnal RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN, 4(1), 60. https://doi.org/10.20957/jkebijakan.v4i1.20066
Rauf, A. (2016). Dampak Kebakaran Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Di Lahan Gambut Kabupaten Aceh Barat Daya Terhadap Sifat Tanah Gambut. Jurnal Pertanian Tropik, 3(3), 256–266. https://doi.org/10.32734/jpt.v3i3.2985
Sawerah, S., Muljono, P., & Tjitropranoto, P. (2016). Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran Lahan Gambut di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Penyuluhan, 12(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i1.11323
Suriadikarta, D. a. (2020). Teknologi pengelolaan lahan gambut berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 12, 197–212.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright and License Statement
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is published under the terms of Creative Commons Attribution-Share Alike. According to the license under the Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
The copyright on each article belongs to the author. Users may freely read, print, copy and distribute the material/work in any form, media or format, provided that the author and Reswara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat are properly credited or cited. Authors are also allowed to post published articles on other website/database systems.
Authors are allowed to distribute the published article to colleagues, post it on an open website - non-commercial, reuse parts or extracts of the article in other works, and make text & data additions. However, authors are not allowed to send their manuscript to other scientific journals after it has been decided to be reviewed by reviewers at Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (RJPKM).
Reswara Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International.







_copy.jpg)
.png)
