KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DALAM PENGUKURAN KINERJA BUMDES PADA PROGRAM KETAHANAN PANGAN

Penulis

  • Pepi Apriliani Universitas Cipasung Tasikmalaya
  • Dewi Ratnasari Astuti Universitas Cipasung Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.46576/5ag32m74

Kata Kunci:

Balance Scorecard, BUMDes, Food Security, Key Performance Indicator, Performance Measurement

Abstrak

Under the Regulation of the Minister of Villages Number 2 of 2024, village governments are required to allocate food security funds involving Village-Owned Enterprises (BUMDes). BUMDes X in Tasikmalaya faces accountability challenges due to limited human resources and a history of past business closures. This study aims to design and implement a Key Performance Indicator (KPI) framework using the Balanced Scorecard (BSC) method to comprehensively evaluate BUMDes performance. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. A SWOT analysis yielded 15 specific KPIs categorized into the four BSC perspectives. During the initial operational period, the performance evaluation resulted in a total score of 65,87, classifying it as "Good" (yellow indicator). The Internal Business Process perspective achieved the highest score (19,13) with an 82,1% target achievement rate—driven by budget efficiency—despite production delays caused by weather conditions. Conversely, the Financial perspective recorded the lowest score (14,73) with a 52.6% target achievement rate, due to limitations in distribution and stock availability. The study recommends supply chain partnerships and the adoption of harvesting and drying technologies to optimize the sustainability of the BUMDes.

 

Melalui Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024, pemerintah desa diwajibkan mengalokasikan dana ketahanan pangan yang melibatkan BUMDes. BUMDes X di Tasikmalaya menghadapi tantangan akuntabilitas karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan riwayat penutupan usaha di masa lalu. Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan kerangka kerja Indikator Kinerja Utama (KPI) menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) untuk mengevaluasi kinerja BUMDes secara komprehensif. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil analisis SWOT menghasilkan 15 KPI spesifik yang dibagi menjadi empat perspektif BSC. Pada periode operasional awal, evaluasi kinerja menunjukkan skor total 65,87, yang mengkategorikannya sebagai "Baik" (indikator kuning). Perspektif Proses Bisnis Internal mencapai skor tertinggi (19,13) dengan pencapaian target 82,1% karena efisiensi anggaran, meskipun terjadi keterlambatan produksi akibat faktor cuaca. Sebaliknya, perspektif keuangan memperoleh skor terendah (14,73) dengan pencapaian target 52,6% karena keterbatasan distribusi dan ketersediaan stok. Studi ini merekomendasikan kemitraan rantai pasokan dan teknologi pemanen dan pengeringan untuk mengoptimalkan keberlanjutan BUMDes.

Referensi

Abbas, Y. E., Program, M. S., Tinggi, S., Ekonomi, I., Damanik, D., Program, M. S., Tinggi, S., & Ekonomi, I. (2023). Analisis Varians Atas Perhitungan Biaya Standar Sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi Pada Usaha Paving Block PT . Jaya Mandiri. Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 2(3).

Aprillia, A. R., Cahyono, D., & Nastiti, A. S. (2021). Systematic Literature Review (SLR): Keberhasilan dan Kegagalan Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jurnal Akuntansi Terapan Dan Bisnis, 1(1), 35–44.

Ardhiana, & Riani. (2019). Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani : Pendekatan Stochastic.

Aurelia, A., Dewi, K., Studi, P., Bisnis, A., Ilmu, F., Politik, I., Pembangunan, U., Veteran, N., Timur, J., Studi, P., Bisnis, A., Ilmu, F., Politik, I., Pembangunan, U., Veteran, N., & Timur, J. (2024). Analisis Efektivitas Pelaksanaan Pelatihan Dan Pengembangan Karyawan Di Lingkungan PT IMST Maharani Ikaningtyas karyawan yang kompeten , terampil , dan termotivasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital, 1(3), 85–92.

Chaeroni, A. M., Masiva, B. R., Firdausiyah, F., & Sodiq, A. (2024). Pengukuran kinerja, sebagai landasan penting dalam mengelola keberhasilan suatu organisasi, terus. Sultra Journal of Economic and Business, 145–157.

Haris, M., & Zulfatillah, A. (2024). Evaluasi Kinerja Organisasi Berdasarkan Analisis Balanced Scorecard : Studi Kasus BUMDES Martajasah Kabupaten Bangkalan. 10, 497–509.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations Management (12th ed.). Pearson Education. https://sophora.id/wp-content/uploads/2023/08/operations-management-12ed-jay-heizer-pdfdrive-.pdf

Kaplan, R., & Norton, D. (2000). Balanced Scorecard Menerapkan Strategi Menjadi Aksi. Erlangga.

Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 145 Tahun 2022 Tentang Formula Pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa/Badan Usaha Milik Desa Bersama (2022). file:///C:/Users/LENOVO/Downloads/Kepmendesa-145-2022-Formula Pemeringkatan BUM Desa BUM Desa Bersama.pdf

Kirani, S., & Handayani, M. (2024). Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Alat Penilaian Kinerja Manajerial Sektor Publik ( Studi Kasus Pada Bumdes Usaha Sejahtera Desa Kandat ). Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi, 1(2), 138–149.

Limbong, A. C. (2023). Penggunaan Metode Balanced Scorecard (BSC) untuk Pengukuran Kinerja pada UMKM XYZ. Journal of Industrial and Manufacture Engineering, 7(November), 217–223.

Pemerintah Desa Pulosari. (2025). Peran Bumdes Sebagai Infrastruktur Perwujudan Kedaulatan Pangan. Https://Pulosari.Id/Peran-Bumdes-Sebagai-Infrastruktur-Perwujudan-Kedaulatan-Pangan/.

Peraturan Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025, 1 (2025).

Peraturan Pemerintah. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa. 0865.

Prasedio, M. D., & Suryadi, A. (2020). Pengukuran Kinerja Perusahaan dengan Balance Scorecard dan Objective Matrix di PT. XYZ. Jurnal Manajemen Indutri Dan Teknologi, 01(04), 81–90.

Raktin, P., Kasus, S., Mantul, C., & Tabalong, K. (2025). Analisis Penerapan Biaya Standar sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi Raktin (Studi Kasus Cemilan Mantul Kabupaten Tabalong). 8.

Ramadhan, R., & Khumaidi. (2025). Riyan Ramadhan Peran Bumdes Dalam Pengelolaan Program Ketahanan Pangan Di Desa Pucangsari Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan Riyan Ramadhan. 114–126.

Rana Pradhana, F. (2022). Perancangan Key Performance Indicator pada Program Layanan UMKM Layak Menggunakan Metode SWOT, Baalanced Scorecard, Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus PT Jamkrindo Kantor Cabang Yogyakarta). Universitas Islam Indonesia.

Rozi, F., Sari, M., & Astuty, W. (2021). Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi, Pengawasan Internal Dan Key Performance Indicators (Kpi) Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Bekerja Sebagai Variabel Moderating Di Perum Perumnas Regional I Medan. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis, 21(2), 270–280. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/9453

Sari, I. P., Paulina, S., Studi, P., Publik, A., Tinggi, S., & Administrasi, I. (2025). Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Rantau Keminting Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Manajemen Sumber Daya Manusia, 179–189.

Setiya, T., & Hamzah, A. P. (2025). Kesiapan BUM DESMA LKD Perintis di Serang dalam Implementasi Panduan Laporan Keuangan. Jurnal Bina Akuntansi, 12(2), 141–152.

Tri Wahyuni, E., & Ismail, D. (2021). Tantangan institusionalisasi dan akuntabilitas bumdes di tasikmalaya. 2, 74–86.

Usman, & Wirayuda, P. (2025). Penilaian Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sepakat Kecamatan Plampang Menggunakan Konsep Balance Scorecard. 171–180.

Wahyono, T. (2025). Kebijakan HPP GKP dan HET Beras Serta Kerawanan Pangan di Kaltim. Niaga Asia. https://www.niaga.asia/kebijakan-hpp-gkp-dan-het-beras-serta-kerawanan-pangan-di-kaltim/

Zakiah Nafsi, K. (2024). Penerapan Metode Balance Scorecard sebagai Tolok Ukur Penilaian Kinerja Organisasi Nirlaba (Studi Kasus pada LAZ Amal Syuhada Yogyakarta).

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-07

Terbitan

Bagian

Artikel