Identifikasi Komunitas Plankton Pada Tambak Ikan Bandeng pada Desa Wangen, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur

Authors

DOI:

https://doi.org/10.46576/jai.v5i2.8583

Keywords:

Fitoplankton, Indeks Biologi, Kelimpahan, Tambak, Zooplankton

Abstract

Wilayah Kabupaten Lamongan dikenal memiliki kapasitas yang cukup besar dalam pengembangan sektor perikanan, mencakup aktivitas budidaya serta pemanfaatan perairan umum. Area budidaya tersebar pada berbagai tipe lahan, meliputi tambak seluas 1.745,40 ha, sawah tambak 23.454,73 ha, serta kolam dengan luas 341,66 ha.Tujuann Penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton dan zooplankton yang ada pada tambak ikan bandeng pada Desa Wangen, Ke. Glagah, Kab. Lamongan. Metode yang digunakan adalah kombinasi sampling lapangan dan analisis laboratorium. Teknik analisa data menghitung Indeks Keanekaragaman, Indek Kelimpahan, Indek Keseragaman, dan Indek Dominansi. Untuk software dalammengolah data, yang digunakan adalah perhitungan dengan Excel. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa komunitas fitoplankton pada periode pagi didominasi oleh Chlorella sp. dengan distribusi kelimpahan tertinggi tercatat pada stasiun 3 sebesar 777 individu/L. Nilai tersebut kemudian diikuti oleh stasiun 1 sebesar 629,85 individu/L, sementara stasiun 2 menunjukkan nilai terendah, yaitu 533,65 individu/L. Pada periode sore, terjadi pergeseran pola kelimpahan di mana stasiun 1 mencatat nilai tertinggi sebesar 2.624 individu/L, diikuti stasiun 3 sebesar 715 individu/L, sedangkan stasiun 2 tetap menunjukkan nilai paling rendah sebesar 21 individu/L. Selain Chlorella sp., keberadaan fitoplankton lain seperti Golenkinia sp. juga terdeteksi dalam hasil identifikasi.Sementara itu, komposisi zooplankton didominasi oleh Ostracoda sp. yang menunjukkan kelimpahan relatif lebih tinggi dibandingkan takson lainnya. Pada pengamatan pagi, nilai maksimum ditemukan di stasiun 1 sebesar 5,2 individu/L, sedangkan pada sore hari sebesar 3,9 individu/L. Menariknya, keberadaan organisme ini tidak terdeteksi pada stasiun 2 baik pada pengamatan pagi maupun sore. Secara umum, dinamika nilai indeks keanekaragaman, keseragaman, serta dominansi plankton yang diamati berdasarkan variasi waktu mengindikasikan bahwa parameter biologis tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pendekatan dalam mengevaluasi kondisi kualitas perairan tambak. Kesimpulan pada penelitian ini adalah fitoplankton di dominasi jenis Chlorella sp. dan untuk jenis zooplankton di dominasi jenis Ostracoda sp.

Author Biography

  • Yora Utami Putri Pertiwi, Universitas Islam Lamongan
    Manajemen Sumberdaya Perairan

References

Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. (2024). Profil perikanan Kabupaten Lamongan tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Lamongan.

El-Kahawy, R. M., & Mabrouk, M. S. (2023). Benthic foraminifera as bioindicators for the heavy metals in the severely polluted Hurghada Bay, Red Sea coast, Egypt. Environmental Science and Pollution Research, 30, 70437–70457. https://doi.org/10.1007/s11356-023-27242-4

Harliani, M., Nurfadilah, N., & Bulan, D. E. (2025). Studi hubungan kelimpahan fitoplankton dan ketersediaan nutrien pada tambak di Kampung Pegat Batumbuk, Kalimantan Timur menggunakan generalized Poisson regression. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(4), 1085–1092. https://doi.org/10.14710/jil.23.4.1085-1092

Ningrum, S. U., Rahmawati, L., Nisa, A. C., Wulandari, H., Nisa, C. A., Apriyanti, Z. N., & Febriyantiningrum, K. (2024). Kelimpahan fitoplankton sebagai penentu indikator kualitas ekosistem perairan estuari di kawasan konservasi mangrove Baros, Bantul, D.I. Yogyakarta. Biology Natural Resources Journal, 3(2). https://doi.org/10.55719/binar.v3i2.1351

Nontji, A. (2008). Plankton laut. LIPI Press.

Nur, M., Rosyadi, R., Jabbar, F. M. A., & Hadi, K. (2023). Pemberian pupuk organik cair (POC) dengan dosis berbeda terhadap kelimpahan Chlorella sp. Jurnal Dinamika Pertanian, 39(1), 113–120.

Pitriana, P., & Rahmatia, D. (2008). Bioekspo: Menjelajah alam dengan biologi. Jatra Graphics.

Sartika, N., Kurnia, T. I. D., Nurmasari, F., Ardiyansyah, F., & Meilana, Y. K. (2024). Kelimpahan dan pola distribusi zooplankton di perairan Pulau Santen Banyuwangi. Jurnal Biosense, 7(1), 139–153.

Tambaru, R., Haris, A., Samawi, M. F., & Luthfiyah, I. A. (2023). Analisis kelayakan nutrien anorganik jenis N, P, dan Si untuk kehidupan fitoplankton di perairan pesisir Tompotana Takalar Sulawesi Selatan. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 15(1). https://doi.org/10.20885/jstl.vol15.iss1.art5

Wohe, A., Nurfadilah, N., & Bulan, D. E. (2025). Analisis keterkaitan nutrien dan dinamika fitoplankton di tambak SECURE Kampung Pegat Batumbuk Kalimantan Timur. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan. https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/kelautan/article/view/10492

Yuniarti, A., Fakhri, M., Arifin, N. B., & Hariati, A. M. (2023). Effects of various nitrogen sources on the growth and biochemical composition of Chlorella sp. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 15(2), 448–457. https://doi.org/10.20473/jipk.v15i2.43182

Zainuri, M., Indriyawati, N., Syarifah, W., & Fitriyah, A. (2023). Korelasi intensitas cahaya dan suhu terhadap kelimpahan fitoplankton di perairan estuari Ujung Piring Bangkalan. Buletin Oseanografi Marina, 12(1), 20–26. https://doi.org/10.14710/buloma.v12i1.44763

Zhang, Y., Yin, Z., Wang, Y., Li, G., Zhang, D., Yang, J., Chen, L., Gu, H., Qin, Y., & Tian, T. (2024). Zooplankton structure and ecological niche differentiation of dominant species in Tahe Bay, Lushun, China. Sustainability, 16(19), 8590. https://doi.org/10.3390/su16198590

Downloads

Published

2026-06-09

Issue

Section

Articles