About the Journal

Focus and Scope

JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia merupakan jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan penelitian empiris kajian ilmiah (review) dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini di bidang akuakultur (budidaya perairan).

FOKUS JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia adalah produksi bidang akuakultur air tawar, payau maupun laut. Tak hanya fokus pada pertambahan kuantitas ikan melalui pembibitan, pemeliharaan, kesehatan, dan teknologi pakan, JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia juga menyangkut tentang kelestarian lingkungan di mana budidaya ikan tersebut dilakukan.

Adapun CAKUPAN dalam jurnal ini berkaitan dengan :

  • Teknologi dan Sistem Akuakultur.
  • Produksi Benih (Hatchery) dan Pembenihan Organisme Akuatik.
  • Nutrisi, Pakan, dan Teknologi Pakan Organisme Akuatik.
  • Manajemen Kesehatan Ikan dan Organisme Akuatik.
  • Penyakit Ikan, Parasitologi, Imunologi, dan Biosekuriti.
  • Genetika, Genomik, dan Pemuliaan Organisme Akuatik.
  • Reproduksi, Fisiologi, dan Endokrinologi Organisme Akuatik.
  • Mikrobiologi dan Bioteknologi Akuakultur.
  • Biologi, Ekologi, Fisika, dan Kimia Perairan.
  • Kualitas Air, Limnologi, Oseanografi Terapan, dan Pengelolaan Lingkungan Akuakultur.
  • Smart Aquaculture, Precision Aquaculture, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Decision Support System (DSS), dan Digital Aquaculture.
  • Recirculating Aquaculture System (RAS), Bioflok, Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA), Aquaponik, serta inovasi teknologi budidaya lainnya.
  • Akuakultur Berkelanjutan, Blue Economy, Circular Economy, Konservasi Sumber Daya Akuatik, Pengelolaan Wilayah Pesisir, dan pengembangan ekowisata berbasis sumber daya akuatik yang mendukung keberlanjutan sistem akuakultur.
  • Planktonologi, Produktivitas Perairan, dan Toksikologi Akuatik.
  • Teknologi Pascapanen, Keamanan Pangan, dan Pengolahan Hasil Akuakultur.
  • Sosial Ekonomi, Penyuluhan, Manajemen, Kebijakan, dan Pengembangan Industri Akuakultur.

 

Peer Review Process

Setiap artikel yang ditujukan kepada staf editorial akan dipilih melalui proses Tinjauan Awal oleh Dewan Editorial. Kemudian, artikel-artikel tersebut akan dikirim ke Mitra Bestari / peer reviewer dan akan masuk ke seleksi berikutnya oleh Double Blind Peer Review Process.

Setelah itu, artikel akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi. Proses ini memakan waktu satu sampai dua bulan (delapan minggu) untuk waktu maksimum. Dalam setiap naskah, Mitra Bebestari/peer reviewer akan dinilai dari aspek substansial dan teknis.

Mitra Bestari/peer reviewer yang bekerja sama dengan JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia adalah pakar di bidang Ilmu akuakultur dan masalah-masalah di sekitarnya. Mereka berpengalaman dalam jurnal dan publikasi bergengsi yang tersebar di seluruh nasional dan luar negeri.

 

Publication Frequency

JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia adalah jurnal peer review dengan kajian ilmiah akuakultur diterbitkan setiap bulan Mei dan November (satu volume dan dua nomor) oleh Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

 

Open Access Policy

Semua artikel penelitian yang diterbitkan dalam JAI: Jurnal AQUACULTURE Indonesia sepenuhnya OPEN-ACCESS: segera tersedia untuk dibaca, diunduh, dan dibagikan secara gratis.

Artikel diterbitkan di bawah persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun asalkan karya aslinya dikutip dengan benar.