Pengaruh Kosentrasi Ekstrak Daun Dan Biji Kecubung (Datura Matel L) Terhadap Proses Pembiusan Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Selama Pengangkutan
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v4i1.5852Keywords:
Biji Kecubung, Ekstrak Daun, Ikan Nila, PengangkutanAbstract
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh ekstrak daun dan biji kecubung (Datura matel, L) dalam pembiusan ikan nila (Oreochromis niloticus) selama proses pengangkutan dan mengetahui rata-rata perlakuan yang terbaik pemberian ekstrak daun dan biji kecubung (Datura matel, L) dalam pembiusan ikan nila (O niloticus) selama proses pengangkutan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2018 bertempat di Belawan – Pematang Siantar. Metoda yang digunakan adalah metoda eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 4 Perlakuan dan 3 ulangan. Kelulusan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan D sebesar 96,67 % sedangkan perlakuan yang terendah terdapat pada perlakuan A (kontrol) sebesar 50%. Berdasarkan analisis variansi menunjukkan pemberian ekstrak daun dan biji kecubung pengaruh nyata (highly significant) terhadap kelangsungan hidup ikan nila ( P> 0.01%). Hasil rata-rata kualitas air bak pembugaran pH 7,1- 8,3 dan DO 3,5- 4,4 m/l, dan Suhu 25- 280C.References
Amri, K dan Khairuman 2008. Morfologi Ikan Nila. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Amri, K. dan Khairuman. 2003. Budi Daya Ikan Nila Secara Intensif. Agromedia Pustaka. Jakarta. 145 Halaman.
Arie, N.W. 1999. Pembesaran Ikan Nila Hitam, Makalah Manajemen Akuakultur Air Tawar 35 Halaman.
Asmawi S. 1983. Pemeliharaan Ikan Dalam Keramba. PT. Gramedia Jakarta.
Departemen Kelautan dan Perikanan. 2004. Akuakultur Masa Depan Perikanan Indonesia. Kinerja Pembangunan Akuakultur 2000-2003. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.
Hamid, N dan M. Mardjono. 1980. Pengangkutan dan Penampungan Benih Udang (Pedoman Pembenihan Udang Penaeid). Direktorat Jenderal Perikanan Departemen Pertanian. Jepara.
Herubawono. 2001. Pembiusan ikan mas koki dengan dosis efektif biji daun Kecubung .
Jangkaru, Z. 2003. Memelihara Ikan di Kolam Tadah Hujan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Kordi G.H. 2010. Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal. Penerbit Lily Publisher Yogyakarta. 104 Halaman.
Popma, T. dan M. Masser. 1999. Tilapia : Life History and Biology. SRAC.United
Suyanto, R. 1993. Nila. Penebar Swadaya. Jakarta. 105 Halaman.
Steel R.G.D dan J.H. Torres. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika: Suatu Pendekatan Biometrik. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Tjay, T.H., dan Rahardja, K., 2007. Obat-obat Penting (Khasiat penggunaan dan efek-efek sampingnya) Edisi VI. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Wibowo, AH. 1993. Pengaruh Berbagai Tingkat Salinitas terhadap kecepatan Menetas Telur Kakap Putih (Lates calcalifer) dan Presentase Larva yang dihasilkan (D-O) Skripsi Fakultas Perikanan Brawijaya Malang. 52 Halaman (Tidak diterbitkan)
Wibowo, S. 1993. Penerapan teknologi penanganan dan transportasi ikan hidup di Indonesia. Sub BPPI Slipi. Jakarta.
Zonneveld. N., E. A. Huisman dan J. H. Boon. 1991. Prinsip – Prinsip Budidaya Ikan. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




