Pengaruh Suhu Yang Berbeda Terhadap Derajat Penetasan Telur Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Di Balai Benih Dan Budidaya Ikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v4i1.5850Keywords:
Fase perkembangan telur, Hatching rate, Ikan Mas, Kelangsungan hidup, SuhuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkatan suhu yang berbeda terhadap derajat penetasan telur Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Balai Benih dan Budidaya Ikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18 Maret sampai dengan 6 April 2024 bertempat di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan. Metoda Penelitian yang digunakan adalah Metoda Eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perbedaan suhu yang berbeda dalam penetasan telur Perlakuan salinitas yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (highly significant) terhadap daya tetas telur ikan mas (Cyprinus carpio). Rata-rata daya tetas ikan mas tertinggi terdapat pada Perlakuan P3 (suhu 29 oC) yaitu 87,67 %, dan untuk daya tetas terendah terdapat pada Perlakuan P4 (suhu 32 oC) yaitu sebesar 45,33 %. Lama waktu penetasan telur ikan mas tercepat diperoleh pada Perlakuan P4 (suhu 32 oC) yaitu selama 38 jam dan di ikuti Perlakuan P3 (suhu 29 oC) selama 42 jam, kemudian Perlakuan P2 (suhu 26oC) selama 45 jam, dan penetasan terlama pada Perlakuan P1(suhu 23 oC) yaitu selama 47 jam.Tingkat kelangsungan hidup larva ikan mas tertinggi terdapat pada Perlakuan P3 (suhu 29 oC) yaitu 97,73 % dan kelangsungan hidup terendah terdapat pada Perlakuan P4 (suhu 32 oC) yaitu sebesar 91,09 %. Parameter kualitas yang diukur selama penelitian antara lain perbedaan suhu P1 = suhu 32 oC), P2 = suhu 26 oC), P3 = suhu 29 oC), P4 = suhu 32 oC), Derajat keasaman pH berkisar 7,40 – 7,70, DO berkisar antara 7,82- 8,25.References
Afifah, B., Abdulgani, N., & Mahasri, G. (2021). Efektifitas Perendaman Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio) dalam Larutan Perasan Daun Api-Api (Avicennia marina) terhadap Penurunan Jumlah Trichodina sp. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 3(2): 2337-3520.
Andriyanto, W., B. Slamet, & I. M. D. J. Ariawan. (2020). Perkembangan Embrio dan Rasio Penetasan Telur Ikan Kerapu Raja Sunu (Plectropoma laevis) pada Suhu Media Berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 5(1), 192-207.
Effendie, M. I. (2019). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.
Hanafi, M. (2020). Pengaruh Suhu yang Berbeda Terhadap Daya Tetas, Perkembangan Telur, dan Kelulushidupan Larva Ikan Puyu (Anabas testudineus), Skripsi, Universitas Islam Riau.
Kurnianti, S. (2021). Pengaruh Pemberian Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Larva Ikan Tambakan (Helostoma Temminckii), Skripsi, Universitas Islam Riau.
Nugraha D, Supardjo NM, Subiyanto. (2020). Pengaruh Perbedaan Suhu terhadap Perkembangan Embrio, Daya Tetas Telur, dan Kecepatan Penyerapan Kuning Telur Ikan Black Ghost (Apteronotus albifrons) Pada Skala Laboratorium. Journal of Management of Aquatic Resources, 1(1): 1-6.
Saparinto. (2019). Budidaya Ikan Air Tawar. Jakarta: Penebar
Swadaya. Soviawati, E. (2019). Pengaruh Kejutan Suhu Panas (Heat Shock) terhadap Derajat Penetasan Telur (Hatching Rate) dan Kelulusan Hidupan (Survival Rate) Larva Ikan Mas (Cyprinus carpio) pada Proses Androgenesis Mitosis. Skripsi, Universitas Jember.
Sukendi. (2019). Biologi Reproduksi dan Pengendalian dalam Upaya Pembenihan Ikan Baung (Mytus nemurus cv.) dari Perairan Sungai Kampar Riau, Disertasi, Institut Pertanian Bogor.
Supriatna, Y. (2020). Budi Daya Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Kolam Hemat Air. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Taman, B. (2020). Pengaruh Kejutan Suhu Panas terhadap Tingkat Penetasan dan Kelulusan Hidupan pada Ginogenesis Meiosis Ikan Mas (Cyprinus carpio). Jurnal Embrio, 8(1), ISSN 0216-0188.
Van, B. E., & Scarpa, Z. E. (2019). The Standard of Gouramy Aquaculture. Netherlands: Amsterdam.
Yuliyanti, B.E. (2021). Pengaruh Suhu terhadap Perkembangan Telur dan Larva Ikan Tor (Tor tambroides), Skripsi, Universitas Lampung.
Downloads
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




