PENGARUH KOMBINASI MADU DAN VITAMIN C DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v3i1.3899Keywords:
Kelulushidupan, Madu, Nila, Pertumbuhan, Vitamin CAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi madu dan vitamin C dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei sampai dengan 3 juni 2023 bertempat di Laboratorium Basah Fakulatas Perikanan Program Studi Akuakultur Universitas Dharmawangasa. Ikan nila ukuran 3–5 cm dipelihara pada ember berukuran 20 L dengan padat penebaran 15 individu ember selama 56 hari. Pakan yang diberikan adalah pellet yang di campur madu dan Vitamin C dengan dosis: A Kontrol pakan ikan komersial, B Vit C 200 mg + madu 200 ml/kg, C Vit C 200 mg + madu 400 ml/kg dan D Vit C 200 mg + madu 600 ml/kg. Frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari yaitu pagi, siang dan sore hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian madu dan vitamin C berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila. rerata pertumbuhan berat dan panjang tertinggi terdapat pada perlakuan D yaitu Vit C 200 mg + madu 600 ml/kg sebesar 8,06 gr dan kelulushidupan benih ikan nila pada perlakuan D menunjukkan hasil 100%.References
Abadi, A. S., Hariati, A. M., & Sanoesi, E. (2018). Effect of Add Vitamins C in Spesific Growth Rate of Red Rainbow Fish (Glossolepsis incisus Weber). Jurnal Airaha, VII (2).
Arief, M., Fitriani, N., & Subekti, S. (2014). Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda Pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan Dan Efisiensi Pakan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.). Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 6(1), 5.
Arikunto dan Suharsimi. (2019). Penelitian Tindakan Kelas. Cetakan ke-11. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Dabrowski, K., & Ciereszko, A. (2001). Ascorbic acid and reproduction in fish: Endocrine regulation and gamete quality. Aquaculture Research, 32(8), 623–638. https://doi.org/10.1046/j.1365-2109.2001.00598
Darmawan, 2008. Asam Amino – Arginin. http://www.google.com/artikel. 23/08/2009.
Hvas, C. L. odber., Jensen, M. D. a., Reimer, M. C. hristin., Riis, L. B. uh., Rumessen, J. J., Skovbjerg, H., Teisner, A., & Wildt, S. (2015). Celiac disease: diagnosis and treatment. In Danish medical journal (Vol. 62, Issue 4).
Intanwidya. 2005. Analisa Madu dari Segi Kandungannya dan Khasiatnya MasingMasing. www.alumniakabogor.net.12/05/2005.
Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP]. 2013. Data Produksi Perikanan Budidaya Indonesia: Kerapu, Rumput Laut, Nila. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta
Kumar, V., Vandana, K., Sehgal, N., & Prakash, O. (2013). Fish & Shell fi sh Immunology Immunostimulatory effect of arti fi cial feed supplemented with indigenous plants on Clarias gariepinus against Aeromonas hydrophila. Fish and Shellfish Immunology, 35(6), 1924–1931. https://doi.org/10.1016/j.fsi.2013.09.029
Lamerkabel, J. 2004. Lebah Madu Hasil Hutan Ikutan dan Ternak Harapan. http://www.google.com/artikel-madu.htm. 11/09/2008
Merrifield, D. L., Dimitroglou, A., Foey, A., Davies, S. J., Baker, R. T. M., B??gwald, J., Castex, M., & Ring??, E. (2010). The current status and future focus of probiotic and prebiotic applications for salmonids. In Aquaculture.
Mudjiman, 2001. Makanan Ikan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sandes, K.1991 . Studies on vitamin C in fish nutrient. Fisheries and Marine Biology. Univ. of Bergen. Norway.
Suranto, 2004. Khasiat dan Manfaat Madu Herbal. Agromedia Pustaka. Jakarta
Udoh, J. P., Emah, A. U., George, I. E., & Philip, A. E. (2017). Growth performance and haematological response of Clarias gariepinus broodstock fed diets enriched with bitter leaf meal. 10(5), 1281–1296.
Yanuar V. 2016. Perbedaan Suhu Air Dalam Akuarium Pemeliharaan Terhadap Laju Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochiomis Niloticus). Juristek, Vol. 5, No. 1, Juli 2016, Hal. 152-158
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




