PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI CACING TANAH, MAGGOT, JENTIK NYAMUK DAN DAPHNIA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MAS KOI (Cyprinus rubrofuscus)
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v2i1.2070Keywords:
, Cyprinus rubrofuscus, FCR, Koi, Pakan Alami, PertumbuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami (cacing tanah, maggot, jentik nyamuk dan daphnia) terhadap pertumbuhan dan kelulusan hidup benih ikan mas koi (Cyprinus rubrofucus). Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 14 Maret 2022 sampai selesai 14 April 2022 bertempat di UPT BBI Melati II Serdang Berdagai. Hasil penelitian diperoleh tingkat pertumbuhan panjang terbaik pada perlakuan A (cacing tanah) dengan nilai rata-rata 1,19 cm. Untuk Pertumbuhan berat terbaik diperoleh pada perlakuan B (maggot) dengan nilai rata-rata 0,85 g. Kelulusan hidup perlakuan A (cacing tanah), B (maggot) dan C (jentik nyamuk) memperoleh nilai 100% dan pada perlakuan D (daphnia) 87%. Selanjutnya untuk FCR terbaik diperoleh pada perlakuan D (daphnia) dengan nilai 1,5 diikuti perlakuan A (cacing tanah) dengan nilai 1,6, perlakuan C (jentik nyamuk) dengan nilai 1,61 dan perlakuan B (maggot) dengan nilai 1,66. Kualitas air selama pengukuran diperoleh pH 6,5-8,1, DO berkisar 5-7,9 dan suhu berkisar 24,5°C-29°C
References
Agus M, M. Tri Yusufi, Nafi Bisrul. 2010. Pengaruh Perbedaan Jenis Pakan Alami Daphnia, Jentik Nyamuk Dan Cacing Sutera Terhadap Pertumbuhan Ikan Cupang Hias (Betta splendens). Di akses tgl 28-03-2014.
Anonim, 2014. Kandungan Unsur Hara Kotoran Sapi Kambing Domba dan Ayam. https:// organik.co/12/html. Diakses 15 Maret 2019.
Bender J, Lee R, Sheppard M, Brinkley K, Philips P, Yeboah Y, Wah RC. 2004. A waste effluent treatment system based on microbial mats for black sea bass Centropristis striata recycled water mariculture. Aquaculture Engineering 31 : 73–82.
Effendi, I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta
Effendi, Izral. 2004. Pengantar Akuakultur , Penebar Swadaya
Effendie. 1979. Rumus perikanan. Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor.
Emaliana, S. Usman, dan I. Lesmana. 2016. Pengaruh Perbedaan Suhu terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio). Jurnal Aquacoastmarine, 4(3) : 1-10.
Fahmi, M. R. (2015). Optimalisasi proses biokonversi dengan menggunakan minilarva Hermetia illucens untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan. Proseding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1, hal. 139-144.
Hanafiah, K. A. 1991 Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Maulidiyanti., Santoso L., Hudaidah S., 2015. Pengaruh pemberian pakan alami daphnia sp. Yang diperkaya dengan tepung spirulina terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan komet (carassius auratus). e- jurnal
Muhasdika, C., Rosyadi, dan T. Iskandar Johan. 2015. Pemberian Pupuk Bokashi dengan Dosis Berbeda pada Medai Air Limbah Rumah Tangga terhadap Perkembangan Populasi Moina sp. Jurnal Dinamika Pertanian, 30(1) : 69-76.
Sartika, E., Siswoyo, B. H., & Syafitri, E. (2021). Pengaruh Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus rubrofuscus). Jurnal Aquaculture Indonesia, 1(1), 28-37.
Steel, R.G.D. and J. H. Torrie. 1993. Principles and Procedures 23960/
of Statistics. 2ed. Mc. Graw-Hill Book Co. Inc., New York.
Widinata, E., K. Muslih, dan A.Kurniawan. 2016. Pengaruh Pemberian Pakan Kombinasi Ekstrak Bunga Marigold (Tagetas erecta) dan Udang Rebon (Acetes) pada Pakan terhadap Kecerahan Warna Ikan Koi (Cyprinus carpio carpio). Akuatik. Jurnal Sumberdaya Perairan, 10(2) : 62 – 71.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




