HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN SEMBILANG (Plotosus canius) DI SUNGAI BELAWAN
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v1i1.1388Keywords:
Ikan Sembilang (Plotosus canius), Panjang Berat, Pertumbuhan, Sungai BelawanAbstract
Tujuan peneitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan dan hubungan panjang berat ikan sembilang di Sungai Belawan. Pengambilan sampel ikan dimulai pada bulan Mei–Juli 2019. Penangkapan ikan menggunakan bubu dan pancing. Penentuan stasiun pengamatan menggunakan teknik purposive random sampling menggunakan Global Positioning System (GPS). Ikan diambil pada 3 titik stasiun pengamatan yang ditentukan berdasarkan luas badan perairan. Ikan yang tertangkap dilakukan pengukuran panjang total (total lenght) dan bobotnya. Analisis data menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2010. Berdasarkan hasil analisis pola pertumbuhan ikan menunjukan nilai a = 0,0276 dan nilai b = 2,4701 serta nilai R2 = 0,849. Pola pertumbuhan ataupun hubungan panjang dan berat ikan sembilang di Sungai Belawan bersifat alometrik negatif. Kondisi faktor lingkungan berdasarkan hasil pengamatan menunjukan suhu air (29-31oC), Kecerahan air (46-141 cm), pH air (6,8-7,1), salinitas (15-20‰), DO (5,5-5,8 mg/L), BOD (2,900-3,400 mg/L), Nitrit (0,369-0,388 mg/L), Nitrat (2,0-4,9 mg/L), dan Posfat (0,30-0,80 mg/L)References
Effendie, M. I. (1979). Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri.
Fatah, K., & Asyari, A. (2017). BEBERAPA ASPEK BIOLOGI IKAN SEMBILANG (Plotosus canius) DI PERAIRAN ESTUARIA BANYUASIN, SUMATERASELATAN. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 3(4), 225. https://doi.org/10.15578/bawal.3.4.2011.225-230
Harteman, E. (2015). Korelasi Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Sembilang (Plotosus Canius) di Estuaria Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Hewan Tropika, 4(1), 6–11.
Kottelat, M., & Whitten, A. J. (1996). Freshwater fishes of western Indonesia and Sulawesi: additions and corrections.
Mardiana, N., Waluyo, S., & Ali, M. (2014). ANALISIS KUALITAS IKAN SEMBILANG (Paraplotosus albilabris) ASAP DI KELOMPOK PENGOLAHAN IKAN " MINA MULYA " KECAMATAN PASIR SAKTI LAMPUNG. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 3(3), 283–290.
Muchlisin, Z. A., & Siti-Azizah, M. N. (2009). Diversity of freshwater fish in Aceh waters, Indonesia. International Journal of Zoological Research, 5(2), 62–79.
Muharram, D. (2016). Aspek Biologi Ikan Sembilang (Plotosus Canius, Bleeker 1858) Di Perairan Pantai Singaraja-Majakerta, Indramayu, Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor.
Mulfizar, Muchlisin, Z. A., & Dewiyanti, I. (2012). Hubungan panjang berat dan faktor kondisi tiga jenis ikan yang tertangkap di perairan Kuala Gigieng, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Depik, 1(1), 1–9.
Putri, W. A. E., Purwiyanto, A. I. S., Fauziyah, F. A., Agustriani, F., & Suteja, Y. (2019). KONDISI NITRAT, NITRIT, AMONIA, FOSFAT DAN BOD DI MUARA SUNGAI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(1), 65–74. https://doi.org/10.29244/jitkt.v11i1.18861
Supriadi, I. H. (2001). Dinamika Estuaria Tropik. Oseana, 4, 1–11
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




