PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH BUAH-BUAHAN PEPAYA, NANAS DAN SEMANGKA TERHADAP PERTUMBUHAN MAGGOT BSF (Hermetia illucens)

Dicky Syahputra, Uswatul Hasan, Helentina Mariance Manullang

Abstract


Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Maret 2022 sampai dengan tanggal 07 April 2022 di Laboratorium Basah Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen atau pengamatan secara langsung dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan biomassa mutlak tertinggi maggot terdapat pada perlakuan D (limbah buah-buahan 30% papaya, 40%   nanas dan 30% semangka /1 gram telur BSF) dengan biomassa rata-rata 2.077 gram, sedangkan biomassa terendah terdapat pada perlakuan B (limbah nanas 100% /1 gram telur BSF) dengan biomassa rata-rata 1.347 gram. Hasil anava menunjukkan berpengaruh sangat nyata (highly significant) (P>0.01). Populasi tertinggi maggot terdapat pada perlakuan D dengan populasi rata-rata 65.318,67 ekor, sedangkan populasi terendah maggot terdapat pada perlakuan A (limbah pepaya 100% /1 gram telur BSF) dengan populasi rata-rata 61.783,33 ekor. Hasil anava menunjukkan berpengaruh sangat nyata (highly significant) (P>0.01). Panjang tertinggi maggot terdapat pada perlakuan A dan perlakuan D dengan panjang rata-rata 0,60 cm, sedangkan panjang terendah maggot terdapat pada perlakuan B dengan panjang rata-rata 0,53 cm. Hasil anava menunjukkan berpengaruh nyata (significant) (P>0.05).


Keywords


Limbah; Maggot; Nanas; Pepaya; Pertumbuhan; Semangka

Full Text:

PDF

References


Fatmasari, L. 2017. Tingkat desitas populasi, bobot dan panjang maggot (Hermetia illucens) pada media yang berbeda. Skripsi. Universitas Islam Negri Raden Intan Bandar Lampung.

Firdaus. 2009.

http://budidayanannoclhoropsis.blogspot.com/2009/05/teknik-budidaya-nannoclhoropsis.html.

Gary. 2009. Black Soldier Fly Larva. http://www.microponics.net (on-line). 9 Desember 2016.

Gobbi P., Martínez-Sánchez A. & Rojo S. 2013. Pemeliharaan Massal Hermetia illucens (Diptera: Stratiomyidae) : mengidentifikasi hambatan dalam produksi telur. - Banteng. Entomol. Res (inpress).

Hakim, A. R., Prasetya, A. and Petrus, H. T. B. M. 2017. Hermetia illucens Feeding Rates Study on the Bioconversion of Tuna Processing

Waste using Hermetia illucens Maggote.

Hartami, Prana, Sri Nanda Rizki, dan Erlangga. 2015. Tingkat Densitas Populasi Maggot Pada Media Yang Berbeda. Berkala Perikanan Terubuk 43.2: 14-24

Hem S, Toure S, Sagbla C, Legendre M. 2008. Bioconversion of palm kernel meal for aquaculture: Experiences from the forest region (Republic of Guinea). African Journal of Biotechnology Vol.7(8), pp. 1192-1198.

Katayane AF, Wolayan FR, Imbar MR. 2014. Produksi dan Kandungan Protein Maggot (Hermetia illucens) dengan Menggunakan Media Tumbuh Berbeda. J Zootek. 34:27-36.

Kiran, E, U,. Trzcinski, A, P,. Ng, W, J,. & Liu, Y. 2014. Biokonversi Limbah Makanan Menjadi Energi : Sebuah Tinjauan. Bahan Bakar Jurnal. Halaman 389–399.

Mangunwardoyo, W,. Aulia., & Hem, S. 2011. Penggunaan Bungkil Inti Kelapa Sawit Hasil Biokonversi Sebagai Substrat Pertumbuhan Maggot (Hermetia illucens). Jurnal Biota. Volume 16 ISSN 0853–8670. Hal. 166–172.

McShaffrey, D. 2013. Black Soldier Fly-Hermetia illucens. Diakses pada 1 Maret 2018, https://bugguide.net/node/view/874940.

Minggawati, Infa, et al. 2019. Pemanfaatan Tumbuhan Apu-Apu (Pistia stratiotes) Untuk Menumbuhkan Maggot (Hermetia illucens) Sebagai Pakan Ikan. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian 44.1 (2019): 77-82.

Muhayyat, M. S. 2016. Pengaruh Jenis Limbah dan Rasio Umpan pada Biokonversi Limbah Domestik Menggunakan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Jurnal Rekayasa Proses , 10, 23-29.

Rini FM, H. Saurin dan Wayan S. 2009. Potensi Maggot Untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Status Kesehatan Ikan. Loka Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar. Depok. 16436.

Sartika, E., Siswoyo, B.H., Syafitri, E. 2021. Pengaruh Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus rubrofuscus). J.Aquac.Indnes, 1(1): 28-37. http://dx.doi.org/10.46576/jai.vlil.1437.

Sastrosupadi, Adji. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Kanisius: Yogyakarta.

Suciati, R., & Faruq, H. 2017. Efektifitas media pertumbuhan maggots Hermetia illucents (lalat tentara hitam) sebagai solusi pemanfaatan sampah organik. Biosfer : Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 2(1), 8–13.

Susanto. 2002. Pupuk dan Pemupukan. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

Sutardi, 2001. Revitalisasi Peternakan Sapi Perah melalui Penggunaan Ransum Berbasis Limbah Perkebunan dan Suplementasi Mineral Organik. Laporan Akhir RUT VII 1, Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta.

Tomberlin, J. K., & Sheppard, D. C. 2002. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan daan oviposisi lalat tentara hitam (Diptera: Stratiomyidae) dalam suatu koloni. Jurnal Ilmu Entomologi, 37(4), 345–352. https://doi.org/10.18474/0749-8004-37.4.345.




DOI: https://doi.org/10.46576/jai.v2i2.2092

Article Metrics

Abstract view : 178 times
PDF – 268 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Dicky Syahputra, Uswatul Hasan, Helentina Mariance Manullang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal AQUACULTURE Indonesia [JAI] telah terindex pada

 

 

JOURNAL CITATION

 

 

JURNAL AQUACULTURE INDONESIA [JAI] published by :

PROGRAM STUDI AKUAKULTUR, FAKULTAS PERIKANAN, UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : jai_dw@dharmawangsa.ac.id

 

Creative Commons License

Jurnal AQUACULTURE Indonesia by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/akuakultur/index