KOMBINASI PUPUK KOTORAN AYAM, BURUNG PUYUH DAN KULIT SINGKONG TERFERMENTASI PADA MEDIA KULTUR DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia sp.

Fuji Syafitri, Dwi Tika Afriani, Helentina Mariance Manulang

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan pada Febuari 2022, bertempat di Labolatorium Basah Universitas Dharmawangsa. Untuk mengetahui kombinasi pupuk kotoran ayam, burung puyuh, dan larutan kulit singkong fermentasi terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang di jadikan penelitian yaitu: P1 = Kotoran ayam 25%, Kotoran burung puyuh 75%, larutan kulit singkong 0,10 g/mL (100 ml), P2 = Kotoran ayam 25% / Kotoran burung puyuh 75%, larutan kulit singkong 0,15 g/mL (150 ml), P3 = Kotoran ayam 25% ,  Kotoran burung puyuh 75%, kulit singkong 0,20 g/mL (200 ml). Berdasarkan hasil percobaan ternyata perlakuan A menghasilkan pertumbuhan populasi mutlak sebanyak 1.084,214 Ind/L, diikuti dengan perlakuan C dengan dosis kotoran ayam (25%) kotoran burung puyuh (75%) dan larutan kulit singkong terfermentasi (0,20 ml) menghasilkan pertumbuhan populasi Daphnia sp. sebanyak 938,881 Ind/L, sedangkan perlakuan terendah pada perlakuan B dengan dosis kotoran ayam (25%) kotoran burung puyuh (75%) dan larutan kulit singkong terfermentasi (0,15 ml) menghasilkan pertumbuhan populasi Daphnia sp. sebanyak 825,464 Ind/L. Pemberian dosis kotoran ayam, kotoran puyuh dan larutan kulit singkong terfermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp. Hasil pengukuran kualitas air meliputi pH air berkisar 6,7-7,8, suhu air berkisar 27-27,7˚C dan ammonia


Keywords


Populasi, Daphnia sp., Kotoran Ayam, Kotoran Puyuh, Kulit Singkong

Full Text:

PDF

References


Anonim.2011. http:// thlbanyumas.blogspot.com/2011/08/ kandungan pupuk pada kotoran hewan.html.diakses tgl 6 november 2012.

Ansaka D. 2002 Pemanfaatan ampas sagu Metroxylon sagu Rottb dan eceng gondok Elchhornia crassipes dalam kultur (Daphnia sp.). Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor,Bogor.

Bogut I., Adamek Z., Puskadija Z.,Galovic D. dan Badakos D. 2010.Nutritional value of planktonic cladoceran Daphnia magna forcommon carp (Cyprinus carpio)fry feeding. Ribastvo. 68(1):1-10

Cusmuji. 2002.â€Penggunaan Supernatan Kotoran Ayam Dan Tepung Terigu Dalam Budidaya Daphnia sp.â€. Institut Pertanian Bogor. 40 hal.

Clare, J. 2002. Daphnia :An aquarist’s Guide. Freshwater Biological Asociation: United kingdom.

Ebert D. 2005.Ecology, Epidemiology, End Evolution Of Parasitism In Daphnia Basel University Switzerland.

Eli Sartika1, Bambang Hendra Siswoyo, Emmy Syafitri, November 2021. Pengaruh Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus rubrofuscus) Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan, Universitas Dharmawangsa. Jurnal Aquaculture Indonesia, 2808-9634

Hanafiah KA. 2010. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Haryati.2005.Pengaruh Pergantian Artemia Salina Dengan Daphnia sp.Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Gurame (Osphronemus gouramy L.) Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Herman, H. Y, Andriani. A, Sahidin. T, Hidayat. And T, herawati. 2018. Culture of Daphnia sp. (crustacean-cladocera) : the effect of manure variation on the growth, natality, and mortality. IOP Conf. Series : Earth and Enviromental science. 137.

Hidayat C. 2009. Peluang penggunaan kulit singkong sebagai pakan unggas. Makalah pada Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor. 13 - 14 Agustus.

Huri, E., dan Syafriadiman. 2007. Jenis dan Kelimpahan Zooplankton dengan Pemberian Dosis Pupuk Kotoran Burung Puyuh yang Bebeda. Jurnal Berkala Perikanan Terubuk. 35 (1): 1-19.

Ibnu Hasani, M. Bahrus Syakirin dan Tri Yusufi Mardiana. 2017, Pengaruh Pemerian Pupuk Kotoran Ayan Dan Burung Puyuh Pada Media Kultur Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan Populasi Daphnia sp. Pena Akuatik. Vol 15 (1).

Jusadi, D., D. Sulasingkin., dan I. Mokoginta. 2005. Pengaruh Konsentrasi Ragi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Populasi Daphnia sp. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. Jilid. 12 (1) : 17-21.

Lingga, P., 1986. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta. 155 hal.

Mokoginta I. 2003. Bidang budidaya ikan program keahlian budidaya ikan air tawar budidaya pakan alami ikan air tawar modul : budidaya Daphnia. Departemen Pendidikan Nasional.

Mubarak,A.S., D.T.R. Tias., dan L. Sulmartiwi. 2009. Pemberian Dolomit pada Kultur Daphnia spp. Sistem Daily Feeding pada Populasi Daphnia sp. dan Kestabilan Kualitas Air. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Vol 1 (1): 67 – 73

Muhiddin NH., Nuryati J. dan AryanthaINP. 2001. Peningkatan kandungan protein kulit umbi ubi kayu melalui proses fermentasi. Jurnal Matematika dan Sains. 6(1):1-12.

Pangkey H. 2009. Daphnia dan penggunaannya. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 5(3):33-3

Pennak, R.W. 1989. Freshwater invertebrates of United States. The Ronald Press company, New York. 580 pp.

Perikanan, B. P. dan P. K. dan. (2014). Rekomendasi Teknologi Kelautan dan Perikanan. Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Ramaiyulis dan Nilawati., 2009. Buku Ajar Protein dan Formulasi Ransum. Politeknik Pertanian Negeri Payah kumbuh.

Rheda.E.L,dan J.Subagja.1999.Tabel Kehidupan Daphnia Pulex setelah aplikasi pupuk organik. TEKSONAINS.12(3):297-308. Program Studi Biologi Program Pasca Sarjana UGM,Yogyakarta.

Suprimoto, Dede Jubaedah, Muslim. 2016. Pertumbuhan Populasi Daphnia sp. Dengan Pemberian Larutan Kulit Singkong Terfermentasi. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia,4(1): 27-39.

Utarini, D.R., S.R. Casmudi., dan Kusbiyanto. 2012. Pertumbuhan populasi Daphnia sp. pada media kombinasi kotoran puyuh dan ayam dengan padat tebar awal berbeda, Prosiding Seminar Nasional. Fakultas Biologi Universitas Jendral Soederman. Purwokerto.




DOI: https://doi.org/10.46576/jai.v2i1.2055

Article Metrics

Abstract view : 224 times
PDF – 60 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Fuji Syafitri, Dwi Tika Afriani, Helentina Mariance Manulang

Jurnal AQUACULTURE Indonesia [JAI] telah terindex pada

1 Google Scholar3 Garuda

JOURNAL CITATION

 

 

JURNAL AQUACULTURE INDONESIA [JAI] published by :

PROGRAM STUDI AKUAKULTUR, FAKULTAS PERIKANAN, UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : jai_dw@dharmawangsa.ac.id

 

Creative Commons License

Jurnal AQUACULTURE Indonesia by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/akuakultur/index