Editorial Policies

Focus and Scope

Sabilarrasyad Journal is a journal related to education and peer-reviewed academic staff, published twice a year [January and July] by UHDHAR Press, Dharmawangsa University, Medan Indonesia. It is available online as an open access source or in printed form.

 

Section Policies

Artikel

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

 


 

Kode Etik

Kode Etik Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan.
  2. Menentukan keanggotaan dewan editor.
  3. Mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bebestari, dan pihak lain dalam suatu kontrak.
  4. Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang, editor, maupun mitra bebestari.
  5. Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  6. Melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada pengarang, dewan editor, mitra bebestari, dan pembaca.
  7. Membuat panduan kode berperilaku bagi editor dan mitra bebestari.
  8. Mempublikasikan jurnal secara teratur.
  9. Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.
  10. Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran.
  11. Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.

 

Proses Peer Review

Jurnal Sabilarrasyad published twice a year [January and July] since 2017, is a bilingual (English and Indonesia), peer-reviewed journal, and specializes in contemporary Islam and Muslim societies in Indonesia. All submitted papers are subject to double-blind review process.

The entire article will be review at least two reviewers, and the results of the review will be published after approval from the board of editors.

Contribution to Editorial Decisions

Peer review assists the editor in making editorial decisions and through the editorial communications with the author may also assist the author in improving the paper.

Promptness

Any selected referee who feels unqualified to review the research reported in a manuscript or knows that its prompt review will be impossible should notify the editor and excuse himself from the review process.

Confidentiality

Any manuscripts received for review must be treated as confidential documents. They must not be shown to or discussed with others except as authorized by the editor.

Standards of Objectivity

Reviews should be conducted objectively. Personal criticism of the author is inappropriate. Referees should express their views clearly with supporting arguments.

Acknowledgement of Sources

Reviewers should identify relevant published work that has not been cited by the authors. Any statement that an observation, derivation, or argument had been previously reported should be accompanied by the relevant citation. A reviewer should also call to the editor's attention any substantial similarity or overlap between the manuscript under consideration and any other published paper of which they have personal knowledge.

Disclosure and Conflict of Interest

Privileged information or ideas obtained through peer review must be kept confidential and not used for personal advantage. Reviewers should not consider manuscripts in which they have conflicts of interest resulting from competitive, collaborative, or other relationships or connections with any of the authors, companies, or institutions connected to the papers.

 

 

 

Publication Frequency

Jurnal Sabilarrasyad is published two times a year (January-June and July-December).

 

 

Plagiarism

Jurnal Sabilarrasyad as a respected national journal, wants to ensure that all authors are careful and comply with international standards for academic integrity, particularly on the issue of plagiarism.


Plagiarism occurs when an author takes ideas, information, or words from another source without proper credit to the source. Even when it occurs unintentionally, plagiarism is still a serious academic violation, and unacceptable in international academic publications.


When the author learns specific information (a name, date, place, statistical number, or other detailed information) from a specific source, a citation is required. (This is only forgiven in cases of general knowledge, where the data is readily available in more than five sources or is common knowledge, e.g., the fact that Indonesia is the most populous Muslim country in the world.)


When the author takes an idea from another author, a citation is required—even if the author then develops the idea further. This might be an idea about how to interpret the data, either what methodology to use or what conclusion to draw. It might be an idea about broad developments in a field or general information. Regardless of the idea, authors should cite their sources. In cases where the author develops the idea further, it is still necessary to cite the original source of the idea, and then in a subsequent sentence the author can explain her or his more developed idea.


When the author takes words from another author, a citation and quotation marks are required. Whenever four or more consecutive words are identical to a source that the author has read, the author must use quotation marks to denote the use of another author’s original words; just a citation is no longer enough.

Jurnal Sabilarrasyad use Turnitin to correct articles before publishing.

 

Author Free Charge

Sabilarrasyad Journal does not charge APCs, submission charges, or another fee. All processes of article publication are free of charge.

 

Publication Ethics

ETIKA PENERBITAN

Jurnal Pendidikan adalah Salah satu poin penting dalam menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi oleh dosen adalah melaksanakan penelitian dan mempublikasikan hasil pemikiran serta analisisnya tersebut. Kinerja dosen yang selanjutnya menjadi kinerja jurusan, fakultas dan perguruan tinggi sangat dipengaruhi oleh seberapa luas dan berkualitasnya publikasi para dosen tetapnya. Tuntutan publikasi yang dilakukan komunitas akademik Perguruan Tinggi memberikan dampak yang cukup besar terhadap kesadaran para dosen pentingnya melakukan kajian, penelitian serta menulis karya ilmiah. Keabsahan kode etik penerbitan/publikasi karya ilmiah berdasarkan pada Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etik Penerbitan/Publikasi Karya Tulis Ilmiah Jurnal, yaitu:

  1. Netral, bermakna bebas dari pertentangan kepentingan proses penerbitan
  2. Jujur, bermakna bebas dari duplikasi, fabrikasi dan falsifikasi, serta plagiasi (DF2P) penerbitan
  3. Bebas Nilai, bermakna tidak ada intervensi dari pihak-pihak manapun

WEWENANG DAN TUGAS

  • Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, keberkalaan, dan akreditasi apabila diperlukan.
  • Menentukan keanggotaan Editor/Tim.
  • Mendefinisikan hubungan antara penerbit, Editor/Tim, Kemitraan, dan pihak lain.
  • Menghargai hal-hal yang bersifat rahasia, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang/penulis, Editor/Tim, maupun kemitraan.
  • Menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual, khususnya hak cipta.
  • Melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada penulis, Editor/Tim, Kemitraan, dan pembaca.
  • Membuat panduan kode etik.
  • Mempublikasikan jurnal secara teratur.
  • Menjamin ketersediaan sumber dana untuk keberlanjutan penerbitan jurnal.
  • Membangun jaringan kerja sama dan pemasaran.
  • Melakukan peningkatan  mutu jurnal.
  • Mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.
  • Editor/Tim memberikan komentar terhadap tulisan penulis agar pembaca dapat mengerti apa yang ingin disampaikan penulis, melalui komentar yang dituliskan pada naskah.
  • Editor/Tim memberikan komentar terhadap tulisan penulis sesuai dengan bahasa PUBI (Ejaan Yang Disempurnakan) ataupun  bahasa yang sesuai dengan standarisasi dari jurnal.
  • Editor/Tim mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan
  • Editor/Tim mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif
  • Editor/Tim menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan.
  • Editor/Tim memastikan bahwa tulisan penulis tidak menyangkut SARA atau apapun yang dapat merugikan Penerbit serta mengkoordinasikan tulisan penulis kepada pimpinan redaksi penerbit apabila tulisan tersebut sedikit kontroversial.
  • Editor/Tim menerima, menelaah, dan menindaklanjuti keluhan dari seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan jurnal.
  • Editor/Tim mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi
  • Editor/Tim tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif.
  • Editor/Tim mendorong pengarang/penulis, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.
  • Editor/Tim melakukan layout naskah yang  akan diterbitkan sehingga sesuai dengan template jurnal.
  • Editor/Tim membantuk pemimpin redaksi dalam melakukan finalisasi terhadap kumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format dan layout.

KERJA TIM TATA LETAK DAN IT SUPPORT

Tim yang bertanggung jawab atas proses dan pengelolaan halaman situs web site jurnal. Secara spesifik, ruang lingkupnya meliputi:

  1. Mengelola halamana situs web site jurnal
  2. Mengkonfigurasi dan mengelola akun pengguna
  3. Mengelola pendaftaran Editor/Tim, reviewer dan penulis
  4. Mengelola fitur-fitur yang ada pada jurnal
  5. Memantau statistik pengunjung, pembaca pendownload artikel jurnal
  6. Memastikan bahwa karya ilmiah penelitian yang sudah berstatus ditolak tidak diterbitkan pada jurnal.

HAL-HAL LAIN TERKAIT KEMITRAAN

  1. Memberikan masukan tertulis yang membangun dan tanpa bias mengenai nilai-nilai keilmiahan dan sumbangsih naskah terhadap pengembangan ilmu dan teknologi
  2. Menyertakan pernyataan bahwa penulisan naskah jelas, lengkap, relevan, dan artikel telah sesuai dengan ruang lingkup yang dibutuhkan
  3. Memberikan komentar yang bersifat naturalis/alamiah berdasarkan data dan fakta serta menjaga kerahasiaan naskah dengan tidak memberikan informasi pada pihak lain.