KAMUFLASE PRINSIP AKUNTANSI SYARIAH TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN KSPPS KOTA BOJONEGORO DALAM PERSPEKTIF ULAMA KHOS​​

Penulis

  • Eka Prahesti Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Edy Suprianto Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.46576/wjs.v5i2.8455

Kata Kunci:

Akuntansi syariah, koperasi syariah, KSPPS, kamuflase syariah, pengelolaan keuangan.

Abstrak

Perkembangan koperasi syariah di Indonesia menunjukkanpeningkatan yang signifikan sebagai alternatif lembaga keuanganyang diharapkan mampu menyediakan layanan keuangan yang adildan bebas riba. Namun, dalam praktiknya terdapat indikasi bahwasebagian lembaga menggunakan label syariah tanpa sepenuhnyamenerapkan prinsip akuntansi syariah secara substansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsipakuntansi syariah dalam pengelolaan keuangan Koperasi SimpanPinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) di Kota Bojonegoro, mengidentifikasi adanya indikasi kamuflase dalamimplementasinya, serta memahami faktor-faktor yang menyebabkanketidakpatuhan terhadap prinsip syariah melalui perspektif ulama khos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi pada empat KSPPS di Kota Bojonegoro, yaitu BMT Kemitraan, BMT Amanah, BTM Dinar Nasyiah, dan BMT Darussalam. Analisis data dilakukanmenggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksidata, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar KSPPS telah berupayamenerapkan prinsip akuntansi syariah sesuai regulasi dan standarsyariah, namun masih ditemukan beberapa praktik yang berpotensimenjadi bentuk kamuflase, seperti penentuan margin yang menyerupai bunga, keterbatasan transparansi laporan keuangan, serta ketidaksesuaian dalam praktik akad tertentu. Perspektif ulama khos menekankan pentingnya menjaga keaslian nilai-nilai syariah dalam praktik keuangan agar tidak hanya bersifat simbolik, tetapibenar-benar mencerminkan prinsip keadilan, transparansi, dan keberkahan dalam aktivitas ekonomi.

 

Referensi

Anshori, R., Yulianti, L., & Effendi, R. (2025). Analisis penerapan PSAK 459 pada pencatatan akuntansi produk simpanan wadiah: Studi pada KSPPS BMT Nusa Ummat Sejahtera Kantor Cabang Cileunyi Bandung.

Asyifa, N., & Abdullah, A. (2023). Sharia enterprise theory dalam perspektif akuntansi syariah.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Puspitasari, S. M., Imron, A., & Suripto. (2023). Analisis penerapan akuntansi pembiayaan murabahah berdasarkan PSAK 102 (Studi kasus pada KSPPS di Kabupaten Pemalang).

Retno. (2017). Kamuflase dalam praktik ekonomi dan akuntansi syariah.

Sitorus, A. P., & Siregar, S. (2022). Pengembangan Penerapan Praktek dan Teori Akuntansi Syariah di Indonesia. 8(01), 806–814

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

2026-04-01

Terbitan

Bagian

Artikel VOL.5 NO. 2 2026