EVALUASI AUDIT SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN COBIT 5 SEBAGAI KERANGKA KERJA
DOI:
https://doi.org/10.46576/syntax.v5i2.5407Abstract
Kemajuan teknologi saat ini telah menjadi kebutuhan penting bagi berbagai organisasi, termasuk perguruan tinggi, untuk mendukung proses manajemen dan pembelajaran. Salah satu teknologi yang diterapkan adalah sistem informasi perpustakaan yang berfungsi mengelola koleksi buku, mendata pengguna, dan mengontrol manajemen perpustakaan. Penelitian ini mengevaluasi kapabilitas sistem informasi perpustakaan di STMIK Kaputama menggunakan kerangka kerja COBIT 5 untuk memahami seberapa penting audit sistem dalam meningkatkan tata kelola perpustakaan berbasis TI. Audit difokuskan pada domain DSS, yang meliputi operasi sistem, permintaan layanan, keamanan, keberlanjutan, dan pengelolaan masalah, dengan hasil menunjukkan kapabilitas berada di Level 3 (Established Process). Rekomendasi disusun untuk meningkatkan kapabilitas menuju Level 4 (Predictable Process), sehingga sistem lebih terukur dan mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih baik. Masalah utama yang ditemukan mencakup kurangnya dokumentasi insiden, pemantauan infrastruktur yang minim, dan pengujian keamanan yang belum rutin dilakukan. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan pencatatan insiden berbasis digital, pemantauan infrastruktur secara berkala, penguatan keamanan sistem, serta peningkatan kapabilitas staf melalui pelatihan. Implementasi rekomendasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas sistem informasi perpustakaan untuk mendukung tata kelola TI yang lebih efektif dan efisien.
Kata Kunci: Audit, System, Information, COBIT
ABSTRACT
The advancement of technology has become a crucial necessity for various organizations, including universities, to support management and learning processes. One of the technologies implemented is a library information system that manages book collections, records users, and controls library management. This study evaluates the capabilities of the library information system at STMIK Kaputama using the COBIT 5 framework to understand the importance of system audits in enhancing IT-based library governance. The audit focuses on the DSS domain, which includes system operations, service requests, security, sustainability, and issue management. The results show that the capability level is at Level 3 (Established Process). Recommendations are provided to improve the capability toward Level 4 (Predictable Process), making the system more measurable and better supporting library management. Key issues identified include insufficient incident documentation, minimal infrastructure monitoring, and irregular security testing. Improvement recommendations include implementing digital incident recording, conducting regular infrastructure monitoring, strengthening system security, and enhancing staff capabilities through training. The implementation of these recommendations is expected to improve the library information system's capability to support more effective and efficient IT governance.
Keywords: Audit, System, Information, COBIT.
References
ISACA. (2012). COBIT 5: A Business Framework for the Governance and Management of Enterprise IT. Illinois: ISACA.
Ira Susiyana, Joko Triloka, Sutedi. (2023). Audit Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Menggunakan Frame Work Cobit 5 Pada SMAN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah.
FARERA MESSAKH, N.S. (2021). # Analisis Audit Sistem Informasi Pelayanan Perpustakaan Menggunakan Framework Cobit 5. Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika, Vol.2(4), DOI: https://doi.org/10.61132/merkurius.v2i4.165.
Rahayu Utami, Lala Arika, Sri Dewi Novita. (2024). Analisis Audit Sistem Informasi Pelayanan Perpustakaan Menggunakan Framework Cobit 5. Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika, Vol.2(4), DOI: https://doi.org/10.61132/merkurius.v2i4.165.
Adi Nurantojo. (2015). Penerapan COBIT 5 Domain DSS.
Ira Susiyana, Joko Triloka, Sutedi. (2023). Audit Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Menggunakan Frame Work Cobit 5 Pada SMAN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah.
Julisar. (2010). Audit Sistem Informasi Untuk Mewujudkan Tata Kelola Sistem Informasi di Organisasi Berbasiskan Teknologi Informasi.
Hanindito, G. A. (2017). Analisis dan Audit Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada Instansi Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga.
Rahardjo, Budi. (2005). Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet. PT. Insan Indonesia.
Accurate. (2020). Audit Sistem Informasi: Pengertian, Tahapan, & Tujuannya. Diakses dari https://accurate.id/teknologi/audit-sistem-informasi/
Fikti. (2020). Audit Sistem Informasi: Pengertian , Tujuan , Jenis dan Tahapan. Diakses dari https://fikti.umsu.ac.id/audit-sistem-informasi-pengertian-tujuan-jenis-dan-tahapan/
Laudon, K.C., & Laudon, J.P. (2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm. Pearson.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY), yang berarti Jurnal Syntax berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.





