Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Event Organizer Dalam Menjalankan Event IBC (Intensive Bible Course) Di Yayasan Giving Indonesia Menggunakan Metode Multi Objective Optimazation On The Basis Of Ratio Analysis
DOI:
https://doi.org/10.46576/syntax.v1i2.1138Abstract
Perkembangan zaman yang semakin maju seperti sekarang ini membuat kebutuhan masyarakat semakin meningkat pula. Terlebih lagi didorong dengan adanya kemajuan teknologi yang sangat cepat. Pengaruh perkembangan teknologi telah menjamah berbagai bidang, contohnya saja pada bidang Penyedia Jasa Profesional Event Organizer (EO). Teknologi telah masuk didalamnya sebagai alat bantu untuk mengerjakan suatu pekerjaan ataupun melakukan identifikasi seperti kelayakan seorang EO untuk menjalankan suatu acara.
Oleh karena itu dalam menentukan EO perlu dirancang suatu sistem pendukung keputusan menggunakan metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis atau yang disebut MOORA. Sistem ini diharapkan dapat membantu memecahkan masalah dan diharapkan sistem ini membantu pengguna jasa yang ingin menggunakan jasa EO, sehingga tidak mendapat kekecewaan ketika berlangsungnya event tersebut.
References
Dicky, N., & Prof. Dr. Sarjon,D, S.Kom.,M.Sc, (2017). Multi criteria decision making (MCDM). Yokyakarta: CV Budi Utama
Kusrini, (2007). Konsep dan aplikasi sistem pendukung keputusan. Yogyakarta: Andi
Rosa A.S., & M.Shalahuddin. 2015. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Downloads
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY), yang berarti Jurnal Syntax berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.





