KEADILAN HOLISTIC BAGI ISTERI DALAM POLIGAMI: PERSPEKTIF MASLAHAT
Abstract
Syariat Islam memperkenankan praktik poligami dengan mensyaratkan berlaku adil terhadap seluruh istri. Akan tetapi, pemahaman tentang keadilan dalam konteks poligami di tengah masyarakat cenderung tereduksi pada pemenuhan hak-hak kebendaan semata, yakni seputar distribusi nafkah ekonomi dan pembagian waktu bermalam secara bergiliran. Sementara itu, kebutuhan emosional dan dimensi spiritualitas para istri justru kurang mendapat perhatian yang memadai. Kesenjangan antara idealitas normatif dengan kenyataan empiris ini membuka peluang terjadinya ketimpangan yang bersifat hakiki dalam kehidupan berumah tangga. Penelitian ini berupaya menelaah bagaimana fuqaha dan mufasir kontemporer memandang persoalan keadilan dalam poligami, sekaligus mengeksplorasi konsepsi keadilan yang bersifat menyeluruh dan mencakup pemenuhan aspek jasmani, rohani, dan kejiwaan yang seharusnya diperoleh para istri dalam ikatan poligami dengan berlandaskan pada prinsip maslahat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif melalui studi kepustakaan dengan kerangka konseptual. Data primer diperoleh dari khazanah kitab-kitab fiqh dan tafsir klasik maupun kontemporer, diperkaya dengan rujukan akademis terkini yang memiliki relevansi. Proses analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengintegrasikan dimensi normatif teks-teks keagamaan dan orientasi kemaslahatan sebagai tujuan substantif syariat Islam. Temuan ini menggarisbawahi bahwa keadilan dalam poligami tidak boleh dipahami secara terpotong-potong, melainkan mesti dimaknai sebagai kesatuan utuh yang meliputi terpenuhinya kebutuhan fisik, terjaganya stabilitas psikologis, serta terpeliharanya kehidupan spiritual para istri. Perspektif maslahat menegaskan bahwa praktik poligami baru dapat dilegitimasi secara syar’i manakala benar-benar mendatangkan kemanfaatan konkret bagi istri dan anggota keluarga lainnya secara komprehensif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, Muhammad Husni. “The Role of Family Law in Confronting Polygamy Practices in Contemporary Society.” Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 3, no. 2 (2023): 132–33.
Ahsani, Muhammad Riyan, Silva Samanta, Achmad Khudori Soleh, and M Aunul Hakim. “Problematika Keadilan Dalam Praktik Poligami : Telaah Aksiologis Atas Etika Dan Estetika.” EQUALITA: Jurnal Studi Gender Dan Anak 6, no. 2 (2024): 260–73.
Al-Ghazali, Abu Hamid. Iḥyā’ ’Ulūm Al-Dīn. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 2011.
Al-Krenawi, Alean. “Mental Health and Polygamy: The Syrian Case.” Journal of Muslim Mental Health 7, no. 2 (2013): 1–16.
Al-Krenawi, Alean, and John R. Graham. “A Comparison of Family Functioning, Life Satisfaction, and Mental Health of Women in Polygamous and Monogamous Marriages.” International Journal of Social Psychiatry 52, no. 1 (2006): 5–17.
Al-Krenawi, Alean, John R. Graham, and Rachel Lev-Wiesel. “Polygamous Marriages and Mental Health of Women: A Systematic Review.” Journal of Family Issues 43, no. 7 (2022): 1831–53.
Al-Qurtubi, Muḥammad ibn Ahmad. Al-Jāmi’ Li Aḥkām Al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2006.
Al-Tabari, Muḥammad ibn Jarir. Jāmi’ Al-Bayān ’an Ta’wīl Āy Al-Qur’ān. Kairo: Dar al-Hajar, 2001.
Annisaa, Winona Nur. “Wife’s Right to Reject Polygamy: Islamic Family Law, Indonesian Positive Law, and the Maslahah Mursalah Perspective.” Unisia 43, no. 2 (2025).
Anwar, Syamsul. “Justice and Gender in Contemporary Islamic Family Law: Reinterpreting Polygamy.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 21, no. 2 (2021): 245–64.
Davarani, Moghimy Nejad. “A Critique and Analysis of Jurisprudential References to Verses 3 and 129 of Surah An-Nisa As to Justice Among Spouses.” Biannual Journal of Family Law And Jurisprudence 30, no. 82 (2025): 221–48.
Diniyati, Yayat, and Ferlina Revian Astuti. “Prinsip Keadilan Dalam Poligami (Studi Kasus KH. Ahmad Masruh IM, M.H Dan KH. Muhammad Farid Zaini Lc.).” At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Mu’amalah 11, no. 101 (2023): 79–95.
Halim, Abdul, and Muhammad Yusuf. “Polygamy and Women’s Rights in Muslim Societies: Between Normativity and Reality.” Journal of Islamic Law Studies 6, no. 1 (2022): 1–18.
Hasanah, Uswatun, Muhammad Iqbal Irham, and Muhammad Faisal Hamdani. “THE WIFE AS THE PRIMARY BREADWINNER OF THE FAMILY: PERSPECTIVES FROM CLASSICAL FIQH, GENDER STUDIES, AND CONTEMPORARY FIQH.” Journal Analytica Islamica 12, no. 1 (2025): 286-296`.
Herawati, Netty, Nailur Rohmah, and Nur Mahmudiyah. “Regulasi Emosi Suami Yang Melakukan Perkawinan Poligami Di Desa Tlogosadang.” Jurnal Psikologi Terapan 5, no. 1 (2023): 21–29.
Hosen, Nadirsyah, and Mansour Faqih. “Substantive Justice and Islamic Family Law Reform in Indonesia.” Islamic Law and Society 30, no. 2 (2023): 172–98.
Irham, Muhammad Iqbal. “NAFAS KESADARAN DAN MENGHIDUPKAN SPIRITUALITAS MELALUI INTEGRASI TASAWUF DAN PSIKOLOGI.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 6, no. 1 (2016): 117–38.
———. “Sufism Psychotherapy: Hudur Al-Qalb Method For Mental Health.” Journal of Asian Wisdom and Islamic Behavior 1, no. 2 (2023): 94–103.
Kamali, Mohammad Hashim. Maqasid Al-Shariah, Ijtihad and Civilisational Renewal. London: International Institute of Islamic Thought, 2021.
———. Maqasid Al-Shariah Made Simple. London: International Institute of Islamic Thought, 2023.
Mardhiah, Ainul, Muhammad Syahnan, and Muhammad Iqbal Irham. “SEXUAL VIOLENCE IN MARRIAGE (MARITAL RAPE): A FIQH PERSPECTIVE AND THE SEXUAL VIOLENCE CRIMES LAW (UU TPKS).” Journal Analytica Islamica 14, no. 3 (2025): 1637–48.
Marpaung, Zaid Alfauza, M. Iqbal Irham, and Achyar Zein. “POLIGAMI TANPA IZIN ISTERI: PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN POSITIF Oleh:” Jurnal Hukum Kaidah 23, no. 3 (2024): 275–84.
Mir-Hosseini, Ziba. “Gender Justice, Islamic Legal Tradition, and Family Law Reform.” Religion and Human Rights 16, no. 2 (2021): 119–38.
Nasution, Khoiruddin. “Rethinking Justice in Polygamous Marriage: A Maqasid-Based Approach.” Indonesian Journal of Islamic Law 7, no. 1 (2024): 45–63.
Nurlaelawati, Euis. “Expansive Legal Interpretation and Muslim Judges’ Approach to Polygamy in Indonesia.” Hawwa 18, no. 2 (2020): 295–324.
Qudamah, Ibn. Al-Mughnī. Kairo: Dar al-Hadits, 1997.
Rahman, Fazlur, and Abudllah Saeed. Contemporary Approaches to Qur’anic Interpretation. Oxford: Oxford University Press, 2021.
Rida, Muhamamad Rashid. Tafsīr Al-Manār. Kairo: Dar al-Manar, 1999.
Rushd, Ibn. Bidāyat Al-Mujtahid Wa Nihāyat Al-Muqtaṣid. Beirut: Dar al-Fikr, 2002.
Septiandan, Dian, Ani Triwati, and Efi Yulistyowati. “Kemaslahatan Dalam Perkawinan PoligamiDalam Kajian Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia.” Jurnal Ius Constituendum 8, no. 3 (2023): 466–81.
Siregar, Lili Rahmawati, and M Iqbal Irham. “Perempuan Sebagai Kepala Keluarga : Tafsir Qira’ah Mubadalah.” Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak 4, no. 2 (2022): 219–24. https://doi.org/10.29300/hawapsga.v4i2.
DOI: https://doi.org/10.46576/lj.v6i2.8338
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF – 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Law Jurnal
Law Jurnal Terindex pada:
Member Of :
Google Scholar Citation
Diterbitkan oleh :
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS DHARMAWANGSA
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190
Email : law_jurnal@dharmawangsa.ac.id
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














