REPOSISI ORGANISASI KEMASYARAKATAN (ORMAS) SEBAGAI AKTOR STRATEGIS CIVIL SOCIETY DALAM KONSTELASI DEMOKRASI QUADRO POLITICA DI INDONESIA

Igam Arya Wada, Tegar Raffi Putra Jumantoro, Wikan Lanang Adhyaksa, Daffa Faaris Akbar

Abstract


Organisasi kemasyarakatan (ormas) merupakan komponen strategis dari civil society yang berperan sebagai penyeimbang kekuasaan negara dalam sistem demokrasi. Namun, meskipun regulasi seperti Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 (UU Ormas) telah mengatur legalitas ormas, ruang partisipasi deliberatif dan fungsi kontrol terhadap kebijakan publik belum berjalan optimal. Ketidakjelasan mekanisme pelibatan ormas dalam proses pengambilan keputusan menyebabkan posisi ormas lebih sering berada sebagai objek pembinaan negara daripada aktor demokrasi yang mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi reposisi ormas sebagai pilar civil society melalui kerangka demokrasi quadro politica yang melihat interaksi kekuasaan antara negara, masyarakat politik, pasar, media, dan civil society. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan statute approach dan conceptual approach, melalui telaah peraturan (UU Ormas, Permendagri, Permenkumham, Permenlu), doktrin, jurnal ilmiah, serta pemberitaan media yang kredibel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas regulasi ormas tidak ditentukan oleh keberadaan aturan, tetapi oleh orientasi penafsirannya, yakni segi administratif atau pemberdayaan. Reposisi ormas hanya dapat tercapai apabila negara membuka ruang deliberasi, menjamin akses partisipasi dalam kebijakan publik, serta memperkuat kapasitas advokasi ormas. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan civil society adalah prasyarat bagi demokrasi yang sehat dan mencegah pemusatan kekuasaan pada elit politik dan ekonomi.

Keywords


Organisasi Kemasyarakatan, Civil Society, Quadro Politica, Demokrasi, Regulasi.

Full Text:

PDF

References


Adiputra, W. M., Irawanto, B., & Kurnia, N. (2023). Arena Komunikasi Politik di Indonesia: Bagaimana Masyarakat Sipil Menggunakan Media Baru sebagai Komunikasi Politik. Jurnal Komunikasi, 17(2), 225–242. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art6

Afriandi, F., & Ariyadi, F. (2023). Peranan Masyarakat Sipil dalam Demokrasi: Studi Kasus: LSM Kelompok Kerja 30 dan Jaringan Advokasi Tambang dalam Permasalahan Korupsi di Kota Samarinda - Kalimantan Timur Tahun 2014. Madika: Jurnal Politik dan Governance, 3(1), 67–79. https://doi.org/10.24239/madika.v3i1.1902

Ahmad Rofik. (2014). Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia. PATTIRO. https://pattiro.org/2014/12/seri-pembelajaran-pattiro-keterbukaan-informasi-publik-di-indonesia/

Ajeng Dwita Ayuningtyas. (2025). Berapa Skor Kebebasan Pers Indonesia? GoodStats. https://goodstats.id/article/berapa-skor-kebebasan-pers-indonesia-CqkGx

Amer, N. (2020). Analisis Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan dalam Perspektif Negara Hukum. Jurnal Legalitas, 15(1), 1–15.

Anastasya Rasita Br Pa, Drep Salna Saskia Br Sitepu, Elixabhet, G., Relita Siburian, & Zahwa Redho Adianingsih. (2024). Peranan Advokasi LSM Dalam Mendorong Penegakan Hukum dan HAM di Era Reformasi. Journal Of Law and Social Society, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.70656/jolasos.v1i2.128

Angelika Fortuna Dewi, Bona Tua, Dwi Aris Subakti, Nanang Farid Syam, & Rony K. Pratama. (2024). Memperkuat Ruang Sipil (Civic Space) dalam Aksesi Indonesia Menuju Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD). Jakarta: International NGO Forum on Indonesian Development.

Aria Wiratama Heriansyah. (2025). The Problematic Nature of Presidential Defamation Provisions in a Democratic Rule of Law State: Problematika Pasal Penghinaan Presiden dalam Negara Hukum Demokratis. Peradaban Hukum Nusantara, 2(1), 91–109. https://doi.org/10.62193/14c0fn50

Aris Munandar & Endang Susanti. (2025). The Contribution of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in Strengthening Democracy in Indonesia: A Study of Moderate Islamic Politics. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 1(1), 123–136.

Asrida, W., Marta, A., & Hadi, S. (2021). Civil Society, Demokrasi dan Demokratisasi. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 26–37. https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.225

Asshiddiqie, J. (2023). Fenomena Regresi Demokrasi: Potret Demokrasi Masa Kini di Indonesia dan Australia. Jimly Legal Yustisia Journal, 1(1), 1–12.

Azara, F., Asikin, A. S., Khoirot, M. U., Mardhiyah, I. M., Lawalata, S., & Saputra, A. (2025). Analisis Pemahaman Masyarakat Terkait Objek, Subjek dan Waktu dalam Pengujian Undang-Undang ke Mahkamah Konstitusi. Veteran Society Journal, 6(2), 97–117.

Bertelsmann Transformation Index (BTI). (2024). Laporan Negara Indonesia 2024. Bertelsmann Transformation Index (BTI). https://bti-project.org/en/reports/country-report/IDN

David Tan. (2021). Metode Penelitian Hukum: Mengupas dan Mengulas Metodologi dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 2463-2478.

Dewi Sartika Mokoagow. (2024). Abusive Law Making (Analisis Penurunan Partisipasi Publik dalam Proses Pembentukan Undang-Undang). Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(7), 4733–4748.

Endang Purwaningsih. (2022). Metode Penelitian Hukum. Jambi: Sonpedia Publishing.

Fahira, Y. (2025). Sistem Checks and Balances dalam Menjaga Prinsip Demokrasi di Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6), 1–14.

Farhan, M., & Jaelani, E. (2025). Korelasi Keterbatasan Pendanaan Partai Politik terhadap Kualitas Demokrasi di Indonesia: Tinjauan Yuridis-Empiris. PUBLIC SPHARE: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 4(1), 34–43.

Farida, A. (2021). Konstitusionalitas Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan Melalui Surat Keputusan (Beschikking). Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam, 24(1), 170–197. https://doi.org/10.15642/alqanun.2021.24.1.170-197

Friess, D. (2021). Collective Civic Engagement and Civic Counter Publics: Theoretical Reflections upon a New Phenomenon. Proceedings of the Weizenbaum Conference 2020. https://doi.org/10.34669/WI.CP/3.7. Weizenbaum Institute

Gabriel Lele. (2024). Kebijakan Publik Untuk Transformasi Sosial: Sebuah Pendekatan Kritis-Agonistik. Yogyakarta: UGM Press.

Hasjad, Ahmad Wali, Jurgen R. Litualy, Yeni Santi, Irfan Syafar, Zuhdi Arman, Mardhatillah Suaka, Agsel Awanisa, Firman Firman, & La Ode Muhammad Rauda Agus Udaya Manarfa. (2025). Hukum Tata Negara: Teori, Sistem dan Praktik Ketatanegaraan Indonesia. Padang: CV. Gita Lentera.

Hasri, G. I., Kasman Siburian, & Hisar Siregar. (2024). Analisis Yuridis Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan. Nommensen Journal of Legal Opinion, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.51622/njlo.v5i2.2365

Hawari, A. Y., Suwaryo, U., & Kartini, D. S. (2023). Perbandingan Peran Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam Politik di Indonesia. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK), 5(1), 41–53. https://doi.org/10.18196/jpk.v5i1.19187

Hetifah Sj Sumarto. (2025). Inovasi, Partisipasi dan Good Governance: 20 Prakarsa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hogemann, E. R. (2024). The Selectivity of the Public Sphere and Subaltern Public Spheres: Perspectives of Habermas and Nancy Fraser and Their Impact on Human Rights Public Policies. Revista Internacional Consinter de Direito, 1(1), 307–325. https://doi.org/10.19135/revista.consinter.00019.13

Ikbal, M., Anshari, M. B., Syafiqal, M. F., & Rasyid, A. (2025). Meninjau Peran Ormas Keagamaan dalam Sektor Pertambangan Pasca PP 25/2024. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2), 248–259. https://doi.org/10.71153/wathan.v2i2.261

Jackson, S. J., & Kreiss, D. (2023). Recentering Power: Conceptualizing Counterpublics and Defensive Publics. Communication Theory, 33(2), 102–111. https://doi.org/10.1093/ct/qtad004

Jimly Asshiddiqie. (2021). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Jonaedi Efendi & Prasetijo Rijadi. (2023). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Jakarta Timur: Prenada.

Kenda, N. (2015). Implementasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Pemerintah Provinsi Gorontalo. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 19(3), 165–186.

Latifah, M. (2020). Pelindungan HAM dalam Mekanisme Pembubaran Ormas Berbadan Hukum Berdasarkan Undang-Undang No. 16 Tahun 2017. Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 11(1), 83–103. https://doi.org/10.22212/jnh.v11i1.1584

Maritza, D. F., & Taufiqurokhman, T. (2024). Peranan Masyarakat Sipil dalam Peningkatan Akuntabilitas Birokrasi Melalui Pengawasan Publik yang Aktif. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 14(1), 71–84. https://doi.org/10.33592/jiia.v14i2.4679

Muhamad Rezky Pahlawan MP. (2020). Tinjauan Yuridis Normatif terhadap Fenomena Penolakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Terhadap Penerapan Undang-Undang No. 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Pamulang Law Review, 1(2), 51–58. https://doi.org/10.32493/palrev.v1i2.5326

Muwaffiqillah, Moch. (2022). Revitalisasi Civil Society Melalui Teologi Sosial Pasca Dua Dasawarsa Reformasi. ASKETIK, 6(2), 225–241. https://doi.org/10.30762/asketik.v6i2.530

Nasywa Rahma Qanita Putri Chandra. (2025). Urgensi Ketahanan Nasional Terhadap Proxy War. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(8), 5519–5526.

Nelly, S. (2024). Partisipasi Masyarakat dalam Proses Pembuatan Kebijakan Publik. Jurnal Sociopolitic: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 6(1), 86–94.

Oktavia, N. (2025). Aspirasi Publik Sebagai Pondasi Pembentukan Undang-Undang yang Berkeadilan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(1), 266–279.

Pandu Dewanata. (2017). Pembubaran Ormas Anti-NKRI dan Kebebasan Berserikat. NU Online. https://www.nu.or.id/opini/pembubaran-ormas-anti-nkri-dan-kebebasan-berserikat-tZ2Zj

Pertiwi, S. F., Herawati, N. R., Erowati, D., & Soedarto, J. H. (2023). Pengawasan Kepada Organisasi Kemasyarakatan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang Tahun 2022 (Sesuai Permendagri Nomor 56 Tahun 2017). Journal of Politic and Government Studies, 12(4), 1–17.

Porman Dame Perjuangan Manalu & Haposan Siallagan. (2023). Tinjauan Yuridis Kebebasan Berorganisasi Berdasarkan UndangUndang Nomor 17 Tahun 2013. Nommensen Journal of Constitutional and Administrative Law, 2(2), 106–124.

Pramono, W. I., & Munandar, A. I. (2020). Peran Undang-Undang Ormas Terhadap Penyelesaian Konflik Antar Ormas. Jurnal Ilmiah Living Law, 12(1), 54–62. https://doi.org/10.30997/jill.v12i1.2296

Pratama, K. J. (2021). Mengoptimalkan Mekanisme Pengawasan dalam Jaringan Terhadap Organisasi Kemasyarakatan Berbadan Hukum Perkumpulan di Indonesia. Majalah Hukum Nasional, 51(2), 239–260.

Prawira Gustama, F., Widjayanti, A., & Rivai, F. H. (2025). Implementasi Kebijakan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan Bidang Keagamaan. Journal of Public Policy and Applied Administration, 7(1), 119–136. https://doi.org/10.32834/jplan.v7i1.875

Prayudi, Aryo Wasisto, Juniar Laraswanda, & Debora Sanur Lindawaty. (2022). Peran Organisasi Masyarakat dalam Negara. Jakarta: Publica Indonesia Utama.

Purba, S. F., & Hariyadi, H. (2023). Relasi Bauran Aspek Demokrasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 14(2), 165–188. https://doi.org/10.14710/politika.14.2.2023.165-188

Rahimallah, M. T. A. & Ricky. (2023). Keterbukaan Informasi Publik: Holistikasi dan Akselerasi Good Governance. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 12(2), 62–75. https://doi.org/10.33701/jiwbp.v12i2.2911

Rahmah, A., & Subadi, W. (2022). Implementasi Prinsip-Prinsip Good Governance dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabalong. Jurnal Mahasiswa Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 5(2), 966–982.

Reporters Without Borders. (2025). 2024 World Press Freedom Index—Journalism Under Political Pressure. Reporters Without Borders. https://rsf.org/en/2024-world-press-freedom-index-journalism-under-political-pressure

Rizky Argama. (2026). Salah Kaprah UU Ormas dan Basa-Basi Penegakan Hukum. Pusat Studi Hukum Dan Kebijakan Indonesia (PSHK). https://pshk.or.id/blog-id/salah-kaprah-uu-ormas-dan-basa-basi-penegakan-hukum/

Rohmatullah Assidiqi & Sujono. (2025). Perlindungan Hukum dan Kebebasan Berserikat dalam Konteks Organisasi Kemasyarakatan di Era Digital. Journal Scientific of Mandalika, 6(5), 1194–1208.

Sahid, F. N. (2022). Membangun Organisasi Masyarakat Sipil yang Sehat dan Akuntabel. Parapolitika: Journal of Politics And Democracy Studies, 3(1), 1–18.

Saputra, M. R. (2024). Sistem Politik Tanpa Partai di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Dampaknya Terhadap Demokrasi. Jurnal Lanskap Politik, 2(2), 77–105. https://doi.org/10.31942/jlp.2024.2.2.11507

Suarlin & Fatmawati. (2022). Demokrasi dan Hak Asasi Manusia. Bandung: Penerbit Widina.

Sufiarina, S., Alias, N., Sopyan, Y., & Enijaya, E. (2024). The Authority Analysis of Non-Legal Entity Organization and Opportunities for Dispute Resolution Through Litigation. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 13(3), 635–662. https://doi.org/10.25216/jhp.13.3.2024.635-662

Susanto, M., Saputra, R., & Kurniawan, A. K. (2017). Koalisi Pemantau Peradilan: Refleksi dari Masyarakat Sipil, Keterlibatan Tokenisme, Hingga Merajut Modal Sosial. Jurnal Peradilan Indonesia, 6(1), 77–100.

Tami, N. A., & Hanani, R. (2024). Implementasi Kebijakan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang. Nova Idea: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 1(3), 1–15.

Tarmudi, T., Widagdo, G. S., Putra, R. K., Saragih, G. M., & Amelia, R. (2024). Kebebasan Berserikat dan Berkumpul dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 8(3), 849–870. https://doi.org/10.24269/ls.v8i3a.10654

Titis Nurdiana. (2025). Flawed Democracy. Insight Kontan. https://insight.kontan.co.id/news/flawed-democracy

Tokan, C. F., Zaskiyah, A., & Reko, M. M. I. (2025). Peran Mahkamah Konstitusi dalam Menjaga Konstitusionalitas Undang-Undang di Indonesia. Jurnal Multilingual, 5(1), 399–415.

Ubaidillah, N., & Syalafiyah, N. (2025). Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia Perspektif Fiqh Siyasah Dusturiyah. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 10(1), 139–154. https://doi.org/10.53429/iljs.v10i1.1451

Viri, K., Cornellius Bramantya, & Pardede, J. N. (2021). Urgensi Rancangan Undang-Undang Perkumpulan. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 324–336. https://doi.org/10.54629/jli.v18i3.763

Wafa, M. K. (2023). Peran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Undang-undang. Siyasah Jurnal Hukum Tatanegara, 3(1), 85–100. https://doi.org/10.32332/siyasah.v3i1.6883

Wardani, R. (2024). Perkembangan Arah Non-Governmental Organization (NGO) serta Civil Society di Indonesia: Periode 2024-2025. Jurnal Sosial Teknologi, 4(9), 669–679. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i9.1381

Wawan Edi Kuswandoro. (2024). Kebijakan Publik Perspektif Politik: Advokasi Civil Society dan Kepartaian. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Zaetama, M. K. (2024). Peran Hukum dalam Mewujudkan Keadilan Sosial dan Hak Asasi Manusia. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 450–457.




DOI: https://doi.org/10.46576/lj.v6i2.8324

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF – 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Law Jurnal

Law Jurnal Terindex pada:

     

Member Of :

Google Scholar Citation

 

Diterbitkan oleh :

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Email : law_jurnal@dharmawangsa.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.