Peran Kepercayaan Dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Belanja Online

Penulis

  • Nirwaty Tarigan Politeknik Unggul LP3M Medan

DOI:

https://doi.org/10.46576/wdw.v20i2.8678

Kata Kunci:

kepercayaan, persepsi risiko, keputusan belanja online.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan dan persepsi risiko terhadap keputusan belanja online. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja, dari konvensional menjadi berbasis online. Namun, dalam proses tersebut, kepercayaan dan persepsi risiko menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan mahasiswa dan pernah melakukan belanja online. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan belanja online, sedangkan persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan belanja online. Secara simultan, kepercayaan dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap keputusan belanja online. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan, maka keputusan pembelian akan meningkat, sementara semakin tinggi persepsi risiko, maka keputusan pembelian akan menurun. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku bisnis online dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta meminimalkan risiko yang dirasakan, sehingga dapat mendorong peningkatan keputusan pembelian.

Referensi

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2015). Consumer Behavior (11th ed.). Pearson Education.

Solomon, M. R. (2017). Consumer Behavior: Buying, Having, and Being (12th ed.). Pearson.

Tjiptono, F. (2019). Strategi Pemasaran (Edisi 4). Andi.

Sangadji, E. M., & Sopiah. (2013). Perilaku Konsumen. Andi.

Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2020). E-Commerce: Business, Technology, Society (16th ed.). Pearson.

Pavlou, P. A. (2003). Consumer acceptance of electronic commerce: Integrating trust and risk with the technology acceptance model. International Journal of Electronic Commerce, 7(3), 101–134.

Gefen, D., Karahanna, E., & Straub, D. W. (2003). Trust and TAM in online shopping: An integrated model. MIS Quarterly, 27(1), 51–90.

Kim, D. J., Ferrin, D. L., & Rao, H. R. (2008). A trust-based consumer decision-making model in electronic commerce. Decision Support Systems, 44(2), 544–564.

Jarvenpaa, S. L., Tractinsky, N., & Vitale, M. (2000). Consumer trust in an internet store. Information Technology and Management, 1(1–2), 45–71.

Hawkins, D. I., & Mothersbaugh, D. L. (2016). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy (13th ed.). McGraw-Hill.

Priansa, D. J. (2017). Perilaku Konsumen dalam Persaingan Bisnis Kontemporer. Alfabeta.

Alma, B. (2018). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Alfabeta.

Suryani, T. (2013). Perilaku Konsumen di Era Internet. Graha Ilmu.

Jogiyanto. (2017). Sistem Informasi Keperilakuan. Andi.

Diterbitkan

2026-04-29

Terbitan

Bagian

Artikel Vol. 20 No. 2 (2026)