Metode Keteladanan (Modeling), Pembiasaan Rutin, Dan Pendekatan Kooperatif Untuk Pembelajaran Karakter Pada Sekolah Rakyat

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.46576/wdw.v20i2.8644

Kata Kunci:

Keteladanan, Pembiasaan Rutin, Karakter.

Abstrak

Perkembangan media sosial, digitalisasi, dan maraknya perundungan menuntut penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat Bekasi Timur agar teknologi dan lingkungan belajar mendukung akhlakul karimah. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara semi-terstruktur (5 siswa, 2 guru, 1 orang tua), observasi partisipatif, dan kajian dokumen; data dianalisis secara tematik melalui reduksi, pengkodean, dan triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa metode keteladanan (modeling), pembiasaan rutin, dan pendekatan kooperatif saling melengkapi dalam membentuk karakter siswa. Modeling efektif bila guru konsisten menunjukkan perilaku jujur, disiplin, dan empati; pembiasaan rutin (doa pagi, piket, refleksi) menginternalisasi kebiasaan positif apabila disertai pemaknaan; pendekatan kooperatif mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan tanggung jawab kolektif namun memerlukan mekanisme penilaian individu dan pembagian tugas jelas. Temuan juga menekankan perlunya psikoedukasi dan keterlibatan komunitas untuk mencegah perilaku menyimpang serta memediasi penggunaan media digital. Integrasi ketiga metode dalam kurikulum dan budaya sekolah meningkatkan efektivitas pembelajaran karakter. Direkomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam praktik modeling dan fasilitasi kelompok, penguatan makna dalam rutinitas harian, rubrik penilaian kerja kelompok, monitoring berkala, serta keterlibatan orang tua dan komunitas untuk memastikan kesinambungan dan relevansi nilai dalam konteks modern.

Referensi

Afrida, Z. N., Mujab, S., Pamungkas, S. D., Doa, F., Aviesenna, M., & Ramdhani, Z. (2025). Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja dan Pergaulan Bebas Pada Siswa SMA Sekolah Rakyat Babelan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2329–2333. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2700

Anisa, A. N. (2023). KI HAJAR DEWANTARA DAN REVOLUSI PENDIDIKAN PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL DI INDONESIA. JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 3(1), 88–96. https://doi.org/10.22437/jejak.v3i1.24821

Arie Prabowo, H., Manurung, L., Arie Prabowo, H., Manurung, L., Alifah, S., Nurisman, H., Setyowati, L., Mila Vernia, D., Widiyarto, S., Natalia Sartono, L., & Suyana, N. (2024). Penyuluhan dan Penguatan Karakter Pancasila pada Siswa SMK Bunda Auni Kota Bekasi. https://doi.org/10.46306/jub.v4i1

Effendi, Y. R. (2020). MODEL PENDEKATAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH BERBASIS NILAI-NILAI BUDAYA, HUMANISTIK, DAN NASIONALISME DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2). https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.31645

Hidayah, L. N., Hasjim, N., & Al-Ma’ruf, A. I. (2022). Nilai Karakter Nasionalis dan Gotong Royong dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(2), 453–472. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i2.359

Hofifah, A. H., Aeni, A. N., & Syahid, A. A. (2025). The Influence of TikTok Social Media on the Moral Character (Akhlakul Karimah) of Elementary School Students. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 6(4), 446–453. https://doi.org/10.54371/ainj.v6i4.1048

Lesmana, G. (2025). Sekolah Rakyat. Umsu Press.

Puspitasari, E., Amin, F., Rizal, A., Nurraharjo, E., & Sutanto, F. A. (2024). Peningkatan kompetensi digital marketing MGMP pemasaran dalam dimensi penguatan karakter pelajar pancasila. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(1), 181–195. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i1.20880

Sahrani, R., Hastuti, R., & Dharma, A. S. (2020). Psikoedukasi Kebijaksanaan (Wisdom) untuk Meningkatkan Pengetahuan Pemecahan Masalah pada Siswa Sekolah Rakyat Ancol (SRA). Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran, 2(2), 29–34. https://doi.org/10.15294/panjar.v2i2.36594

Sari, M. A. P., Permadi, R. N., & Sandiza, T. M. H. (2025). Sekolah Rakyat: Menjawab Tantangan, Mewujudkan Harapan. Suara Analis Kebijakan, 3(3).

Saring, S., & Widiyarto, S. (2023). Problematika Manajemen Kurikulum Merdeka pada Siswa Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7925–7932. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5890

Sofanudin, A. (2015). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Bangsa Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Sma Eks-Rsbi Di Tegal. Smart, 1(2). https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.248

Tasya Wislim, Yelfa Desica Jusman, & Zefanya Fathiha Waldina. (2024). Pentingnya Pengembangan Kompetensi Guru Terhadap Kualitas Pendidikan. Sintaksis : Publikasi Para Ahli Bahasa Dan Sastra Inggris, 2(1), 98–105. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v2i1.272

Utami, T. K., & Aridhayandi, M. R. (2020). REGULASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI MAHASISWA DI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SURYAKANCANA DALAM RANGKA MENINGKATKAN SOFTSKILL DAN LITERASI KEUANGAN. Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 6(1), 71. https://doi.org/10.35194/jhmj.v6i1.1076

Widiyarto, S., & Purnomo, B. (2023). Freedom to Learn in Ki Hajar Dewantara’s Perspective: Historical Studies and Their Relevance to Character Education. In International Journal of Business (Vol. 4, Number 2).

Widiyarto, S., Setyowati, L., Mubasyira, thia, Rizkiyah, N., Sandiar, L., Natalia Sartono, L., Indraprasta PGRI Jakarta, U., & Raya Tengah Jakarta Timur, J. (2023). Efektivitas Story Telling dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri 6 Kota Bekasi. Journal on Education, 05(04), 16334–16341.

Diterbitkan

2026-04-24

Terbitan

Bagian

Artikel Vol. 20 No. 2 (2026)