MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.46576/wdw.v18i1.4267Kata Kunci:
Model Pembelajaran, Student Centered Learning, Keaktifan SiswaAbstrak
Model pengajaran adalah strategi Hal ini mungkin dapat dimanfaatkan oleh seorang guru untuk meningkat kecenderungan siswa untuk belajar, Dengan demikian, Model pembelajaran yang berpusat pada siswa merupakan salah satu pendekatan pendidikan yang dapat digunakan adalah pengajaran student centered learning. Student center elearning atau suatu model pembelajaran yang berfokus pada siswa, adalah salah satu metode intruksi lama yang sampai sekarang masih bisa diterapkan oleh guru dalam kegiatan mengajar, meskipun tidak sangat efektif dalam rencana pelajaran atau proses pengajaran mereka. Model pembelajaran student centered learning (SCL) dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan ketika siswa mengambil peran aktif dalam belajar mereka sendiri, maka anak tersebut cenderung lebih aktif dan termotivasi dalam belajarnya. Dan pembelajaran student centered learning ini sangat membantu memberikan keaktifan siswa dalam belajar sehingga mereka tidak kaku dalam belajar
Referensi
Maradona (2016). Jurnal pendidikan guru sekolah dasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa. Edisi 17.
Nursyaidah (2014). Jurnal forum paedagogik. Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar peserta didik. Edisi khusus.
Azizah (2011). Karakterisrtik Model Pembelajaran Student Centered Learning.
Trinora, Zulvia (2013). Student Centered Learning (SCL).
Priyatmojo (2010). Pendekatan Pembelajaran, Student Centered Learning.
Harden & Crosby (2000). Penekanan pada Siswa sebagai Pembelajaran yang dilakukan Siswa untuk Kesuksesan Siswa.
Agustina (2019:195). Keaktifan Siswa dalam Proses Pembelajaran.
Sudjana, Nana (2018:12). Keaktifan Siswa dapat dilihat dari Tugas Belajarnya.




