Dampak Komunikasi Online Terhadap Hubungan Interpersonal
DOI:
https://doi.org/10.46576/wdw.v20i2.8675Keywords:
Komunikasi Online, Hubungan Interpersonal, Media Sosial, Interaksi Sosial.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak komunikasi online terhadap hubungan interpersonal di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi masyarakat dari komunikasi tatap muka menjadi komunikasi berbasis digital melalui berbagai platform media sosial. Perubahan ini menimbulkan berbagai dampak, baik positif maupun negatif, terhadap kualitas hubungan interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi online memiliki tingkat penggunaan yang tinggi dengan nilai rata-rata 4,1, sedangkan hubungan interpersonal berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 3,8. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa komunikasi online berpengaruh positif dan signifikan terhadap hubungan interpersonal dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi online dapat meningkatkan hubungan interpersonal apabila digunakan secara tepat. Namun demikian, komunikasi online juga memiliki potensi dampak negatif, seperti berkurangnya interaksi tatap muka dan kemungkinan terjadinya kesalahpahaman. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara komunikasi online dan komunikasi langsung untuk menjaga kualitas hubungan interpersonal.
References
Adler, R. B., Rodman, G., & Du Pré, A. (2018). Understanding Human Communication (14th ed.). New York: Oxford University Press.
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2017). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Bungin, B. (2019). Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Cangara, H. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Devito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Boston: Pearson.
Effendy, O. U. (2017). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hidayat, D. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 120–130.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kurniawan, A. (2021). Dampak Komunikasi Digital terhadap Hubungan Interpersonal Remaja. Jurnal Komunikasi Digital, 5(1), 45–55.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2017). Theories of Human Communication (11th ed.). Illinois: Waveland Press.
McQuail, D. (2016). McQuail’s Mass Communication Theory. London: Sage Publications.
Nasrullah, R. (2018). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Rakhmat, J. (2018). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
West, R., & Turner, L. H. (2017). Introducing Communication Theory: Analysis and Application. New York: McGraw-Hill.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Jika makalah Anda diterima, penulis yang diidentifikasi sebagai penulis resmi yang sesuai untuk makalah tersebut akan menerima email yang meminta mereka untuk masuk ke Layanan Penulis; dan melakukan tahapan yang diarahkan untuk mempublish makalahnya






