ANALISIS KETERLAMBATAN RETENSI DAN PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT X

Authors

  • Masriani Situmaorang Universitas Awal Bros, Indonesia
  • Ana Mulyana Universitas Awal Bros, Indonesia
  • Mulia Nurwana Universitas Awal Bros, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46576/wdw.v17i2.3170

Abstract

ABSTRAK- Rumah Sakit ialah suatu organisasi atau lembaga kesehatan yang memberikan pelayanan perindividu sampai selesai, dengan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat (Kemenkes RI, 2018). Rekam medis adalah dokumen yang berisi data pribadi pasien, pemeriksaan, pengobatan, prosedur dan pelayanan lain yang diberikan kepada pasien. Rekam medis elektronik adalah rekam medis yang menggunakan sistem elektronik prioritas untuk mengelola catatan pasien. Penyimpanan rekam medis adalah proses pemindahan berkas pasien dari aktif ke tidak aktif, dimana berkas-berkas tersebut dipilah satu per satu untuk mengidentifikasi halaman-halaman yang berguna yang dapat digunakan untuk kepentingan puskesmas, rumah sakit bahkan klinik untuk kegiatan penelitian atau pelatihan. . , tetapi juga yang tidak memiliki nilai guna. dapat dipindahkan ke departemen penghancuran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab keterlambatan penyimpanan dan pemusnahan berkas medis di Rumah Sakit X. Metode kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab keterlambatan retensi dan pemusnahan berkas medis Rumah Sakit X. Subyek penelitian adalah pejabat/pegawai bagian informasi pasien rumah sakit X. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor sumber daya manusia (SDM) meliputi jumlah petugas, tingkat pelatihan petugas, dan pengetahuan petugas; faktor infrastruktur yang mencakup pemindai, penghitung kertas, dan perekaman grafik. Proposal penelitian adalah perlunya penambahan sumber daya manusia dan penambahan infrastruktur yang sesuai.
Kata Kunci: Keterlambatan, Retensi, Pemusnahan.

Published

2023-05-04

Issue

Section

Artikel Vol. 17 No. 2 (2023)