Peran E-Musrenbang Dalam Penyampaian Aspirasi Oleh Masyarakat Di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kota Medan

Penulis

  • Puspa Sindy Ayu Universitas Dharmawangsa Medan
  • Jhon Simon Universitas Dharmawangsa Medan
  • Siswati Saragi Universitas Dharmawangsa Medan

DOI:

https://doi.org/10.46576/jpr.v11i1.4939

Kata Kunci:

E-Musrenbang, Aspirasi Masyarakat, dan Kelurahan Tanjung Mulia Hilir

Abstrak

E-musrenbang atau Electronic Musyawarah Perencanaan Pembangunan adalah salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui e-musrenbang, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan masukan terkait pembangunan secara online. Peran e-musrenbang dalam penyampaian aspirasi masyarakat sangat penting karena memungkinkan partisipasi yang lebih luas dan terbuka, tidak terbatas oleh jarak dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan e-musrenbang dalam penyampaian aspirasi oleh masyarakat di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kota Medan dan untuk mengetahui apa yang menjadi kelebihan serta kelemahan e-musrenbang tersebut.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui e-musrenbang berperan positif dan dapat membantu masyarakat Kelurahan Tanjung Mulia Hilir dalam menyampaikan aspirasi dengan mudah, transparan, dan efisien. Seluruh usulan juga akan tersimpan dalam database yang dapat diakses oleh semua pihak. Prosesnya juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan diketahui dapat menekan waktu serta biaya dalam proses musyawarah. Setiap usulan yang disampaikan oleh masyarakat akan disaring dan ditelaah lebih dulu mengenai usulan yang bersifat urgent dan perlu diprioritaskan. Sehingga tidak semua usulan masyarakat mutlak diterima. Adapun yang menjadi kelebihan e-musrenbang adalah efisiensi waktu dan biaya, transparansi, memfasilitasi partisipasi masyarakat, serta akurasi data. Namun, kekurangannya adalah keterbatasan akses internet, keterbatasan teknologi, kurangnya interaksi sosial, dan tidak semua masyarakat paham akan teknologi.

Referensi

Algifari, Guritno Mangkoesoebroto. (1998). Teori Ekonomi Makro. Yogyakarta: STIE YKPN.

Chalvin Alif Baskoro. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Berbasis Website E-Musrenbang (Studi Kasus Di Kelurahan Romokalisari Kecamatan Benowo Kota Surabaya). UIN Sunan Ampel Surabaya.

Elfa Safira. (2020). Pemanfaatan E-Musrenbang Dalam Meningkatkan Efektivitas Perencanaan Pembangunan Daerah Di Tingkat Kelurahan Kota Medan. Univesitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Medan.

Fikri Azhar. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) di Kelurahan Pegirian Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Universitas Airlangga.

Moleong, L. (2015). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja.

Salman, Jumaili. (2005). Kepercayaan Terhadap Teknologi Sistem Informasi Baru

Dalam Evaluasi Kinerja Individual. SNA VIII Solo.

Salman, Aristo. (2009). Garuda di Dadaku. Bandung: DAR! Mizan.

Surahman, Rachmat dan Supardi S. (2016). Metodologi Penelitian: Modul Bahan Ajar Cetak Farmasi. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan.

Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Sugiyono. (2018). Mesode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV

Alfabeta.

Soerjono Soekanto. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Pierre. (2010). Dominasi Maskulin. Yogyakarta: Jalasutra.

Poerwadarminta W.J.S. (1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Unduhan

Diterbitkan

2024-09-12

Terbitan

Bagian

Artikel Vol. 11 No. 1 JUNI 2024