PERAN GENERASI MUDA DALAM MENANGKAL PENYEBARAN HOAKS DEMI MENJAGA KEHARMONISAN SOSIAL

Abdul Qodir Zailani, Jihan Sajidah Hutajulu, Rani Harfiah, Vanky Eka Chaya Buana

Abstract


Perkembangan media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi secara cepat. Namun, perkembangan tersebut juga menyebabkan meningkatnya penyebaran hoaks di ruang digital. Hoaks merupakan informasi palsu yang dapat menimbulkan konflik sosial, keresahan masyarakat, serta mengganggu keharmonisan sosial. Rendahnya literasi digital dan kurangnya sikap kritis masyarakat menjadi salah satu faktor utama penyebaran hoaks di era digital. Artikel ini membahas peran generasi muda dalam menangkal penyebaran hoaks melalui peningkatan literasi digital dan penggunaan media sosial secara bijak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal, artikel, dan sumber resmi pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mengurangi penyebaran hoaks, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi

Keywords


Generasi Muda; Hoaks; Literasi Digital; Media Sosial; Keharmonisan Sosial

References


Ardiansyah, M. 2019. “Literasi Digital dalam Menanggulangi Hoaks di Media Sosial.” Jurnal Pendidikan Indonesia, Vol. 8, No. 2.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2021. Isu Hoaks COVID- 19 di Indonesia. Jakarta: Kominfo.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2023a. Peran Literasi Digital dalam Menangkal Hoaks. Jakarta: Kominfo.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2023b. Bijak Bermedia Digital. Jakarta: Kominfo.

Kompas.com. 2017. “Lawan Hoaks dengan Literasi Digital.” Diakses Mei 2026.

Mafindo. 2024. Data dan Edukasi Hoaks di Indonesia. Jakarta: Masyarakat Anti Fitnah Indonesia.

Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Prasetyo, A., dan Irwansyah. 2020. “Media Sosial, Hoaks, dan Literasi Digital Masyarakat.” Jurnal Kajian Komunikasi, Vol. 8, No. 1.

Rahadi, Dedi Rianto. 2017. "Perilaku Pengguna dan Informasi Hoaks di Media Sosial." Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 5, No. 1.

Siberkreasi. 2023a. Gerakan Nasional Literasi Digital. Jakarta: Siberkreasi.

Siberkreasi. 2023b. Modul Literasi Digital Nasional. Jakarta: Siberkreasi.

Setiawan, Wawan. 2018. "Era Digital dan Tantangannya." Seminar Nasional Pendidikan.

UNESCO. 2021. Media and Information Literacy: Think Critically, Click Wisely. Paris: UNESCO Publishing.

Wardle, Claire dan Hossein Derakhshan. 2018. Information Disorder: Toward an Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making. Strasbourg: Council of Europe.

World Health Organization. 2020. Infodemic Management: Managing the COVID-19 Infodemic. Geneva: WHO.

Zubiaga, Arkaitz, dkk. 2018. “False Information on Web and Social Media: A Survey.” ArXiv Journal




DOI: https://doi.org/10.46576/jpr.v13i1.8909

Article Metrics

Abstract view : 2 times
PDF (Bahasa Indonesia) – 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Vanky Eka Chaya Buana, Abdul Qodir Zailani, Rani Harfiah, Jihan Sajidah Hutajulu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING :

  

   

MEMBER of :

 

Jurnal Publik Reform Published By :

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PUBLIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Email : jurnalpublik@dharmawangsa.ac.id

 

Creative Commons License

Jurnal Publik Reform By Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at 

http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/jupublik/index