Komunikasi Interpersonal Pengajar Muda di Sekolah Budaya Adhikari

Penulis

  • Nyimas Sri Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung
  • Syanthia Wingy Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung
  • Aulia Nur Hasanah Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.46576/jnm.v9i1.8192

Kata Kunci:

Pengajar muda, komunikasi interpersonal, peserta didik, Pendidikan karakter

Abstrak

Komunikasi Interpersonal Pengajar Muda di Sekolah Budaya Adhikari dalam kategori berkomunikasi dengan para pengajar muda dan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menganalisis bagaimana pengajar muda membangun komunikasi interpersonal yang efektif dan adaptif, serta bagaimana nilai-nilai empati dan kesadaran budaya memengaruhi proses pembelajaran. Metode yang dilakukan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pengajar muda di Sekolah Budaya Adhikari. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi interpersonal yang digunakan berbasis empat pilar yaitu surti (empati), harti (pemahaman), bukti dan bakti (kebersamaan). Selain itu komunikasi interpersonal yang dilakukan juga berupa verbal maupun non-verbal, bentuk verbal adalah materi-materi pengajaran dan cara pengajar untuk bisa berkomunikasi lebih dalam untuk para pengajar lain ataupun peserta didik. Khusus untuk komunikasi interpersonal non-verbal pada peserta didik yaitu Pendidikan karakter dengan mengangkat nilai-nilai budaya sunda. Dari penelitian ini hal yang paling penting adalah bagaimana pengajar bukan hanya menerapkan komunikasi interpersonal tetapi juga harus bisa memahami kalimatkalimat yang digunakan mengingat latar belakang dari peserta didik cukup berbeda antara orang kota dan orang desa. Kata Kunci: Pengajar muda, komunikasi interpersonal, peserta didik, Pendidikan karakter.

Referensi

Afriyadi, F. (2015). Efektivitas komunikasi interpersonal antara atasan dan bawahan karyawan PT.

Borneo Enterprsindo Samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 362–376.

Anysa, D. (2015). Proses Komunikasi Interpersonal Dancer Gay (Studi Kasus “Peletek” pada Sebuah

Fenomena Dancer Gay dalam Komunitas Dancer di Tasikmalaya).

Bernice, D., Pramesti, A., & Lestari, P. (2025). Solidaritas Sosial Guru Lintas Generasi dalam Hubungan

Kerja. PENIPS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 5(1), 22–33.

Devito, A. J. (1995). The Interpersonal Communication book. Harpers and Row Publisher.

Dunggio, T. (2023). Peran Komitmen dan Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja. Jurnal Bisnis Dan

Manajemen West Science, 2(02), 102–110. https://doi.org/10.58812/jbmws.v2i02.320

Effendy, O. U. (2006). Ilmu Komunikasi. PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Fauzi, A., Winata, W., & Ansharullah, A. (2020). Pengembangan Karakter Kepedulian Melalui

Kurikulum “Sentra” Dengan Menggunakan Model Addie. Instruksional, 2(1), 64–69.

Iswadi. (2022). Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pelatihan Komunikasi

Interpersonal untuk Komunikasi Efektif pada Generasi Milenial. Almufi Jurnal Pengabdian Kepada

Masyarakat , 2(2), 1–8. http://almufi.com/index.php/AJPKMhttp://almufi.com/index.php/AJPKM

Izzatunissa. (2024). Pentingnya Strategi Pembelajaran Efektif Yang Berpusat Pada Siswa Sekolah

Dasar.Jurnal Pendidikan Berkarakter. 2(01), 01-10. 1.

Marwah, S. shafa, Syafe’i, M., & Sumarna, E. (2018). Relevansi Konsep Pendidikan. TARBAWY:

Indonesian Journal of Islamic Education, 5(1), 14–26.

Mulyana, D. (2022). Ilmu komunikasi suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.

Nursari Endah, Euis Eti Rohaeti, E. S. (2021). KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MARGAASIH KABUPATEN BANDUNG. Jurnal FOKUS,

file:///C:/Users/HP/Downloads/6600-18949-2-PB.pdf

Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian

Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and

Administration, 1, 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Roem, E. R., & Sarmiati. (2019). KOMUNIKASI INTERPERSONAL. CV IRDH.

Sihabudin Ahmad. (2013). Komunikasi Antarbudaya : Satu Perspektif Multidimensi. PT Bumi Aksara.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

St. Hajar, St. H., & Nanning, N. (2023). Pentingnya Pendidik Untuk Memahami Karakteristik Peserta

Didik Sebagai Acuan Dalam Melaksanakan Perencanaan Konsep Pembelajaran. Dialektika : Jurnal

Pendidikan Agama Islam, 1(2), 68–76. https://doi.org/10.35905/dialektika.v1i2.4333

Suci Ramadhani, P., Masliani Br Lubis, D., Fitriyani Sembiring, D., & Islam Negeri Sumatera Utara, U.

(2025). Komunikasi Interpersonal dalam Konteks Pendidikan dan Pembentukan Karakter. Jurnal

Pendidikan Tambusai, 9, 2603–2608.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistiani, I., & Nursiwi Nugraheni. (2023). MAKNA GURU SEBAGAI PERANAN PENTING

DALAM DUNIA PENDIDIKAN. Jurnal Citra Pendidikan, 3(4), 1261–1268.

https://doi.org/10.38048/jcp.v3i4.2222

Suranto. (2010). Komunikasi sosial budaya. Graha Ilmu.

Syntia Zhorina Kurniadini, T. D. P. (2025). Pola Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Indonesia

(Review of Literature). Jurnal Ilmu Komunikasi, 15, 83–102.

file:///C:/Users/HP/AppData/Local/Packages/5319275A.WhatsAppDesktop_cv1g1gvanyjgm/LocalS

tate/sessions/CD3A305F2516CC28D619752B3662EEA652B6F206/transfers/2026-

/1.+Layout+Jurnal+Kurniandini_Pola+Komunikasi.pdf

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Grasindo.

Yeni, A., & Susanti, M. (2023). Peran komunikasi interpersonal dan kelompok dalam konteks

pendidikan: Meningkatkan Keterampilan komunikasi untuk peningkatan pembelajaran dan prestasi

akademik. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 1(1), 19–27.

Diterbitkan

2026-02-01

Terbitan

Bagian

ARTIKEL VOL. 9 NO. 1 2026